Showing posts with label Tangkap. Show all posts
Showing posts with label Tangkap. Show all posts

Wednesday, September 19, 2012

Polisi Didesak Tangkap Enam Pemerkosa Siswi MTs

Polisi Didesak Tangkap Enam Pemerkosa Siswi MTs

Penulis : Kontributor Tana Luwu, Husain | Rabu, 19 September 2012 | 17:01 WIB

Dibaca:

LUWU, KOMPAS.com - Terkait belum ditangkapnya enam pelaku pemerkosaan salah seorang siswi MTs di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, orang tua korban mendesak polisi segera menangkap para pelaku.

"Saya orang tua korban berharap pada polisi untuk segera menangkap 6 pelaku yang memperkosa anak kami, mereka harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka yang mengakibatkan anak saya mengalami depresi dan tak lagi melanjutkan sekolahnya," kata MD, ayah ST Rabu (19/9/2012). Saat itu MD didampingi istrinya.

MD menambahkan, saat ini anaknya lebih banyak mengurung diri di rumah dan tak lagi mau melanjutkan sekolahnya sejak peristiwa pemerkosaan tersebut. Keenam pelaku itu memperkosa ST pada 9 Agustus 2012 lalu. Para pelaku yakni DN, AP, AK, SD, PD dan AK.

Sebenarnya plaku yang memerkosa korban berjumlah 9 orang. Namun tiga pelaku yaitu CN, IR dan SP sudah diringkus polisi. Sementara enam lainnya masih berstatus buron.

Kapolres Luwu Ajun Komisaris Polisi Rudi Heru Susanto saat dikonfirmasi menegaskan, keenam pelaku masih dalam pencarian dan dimasukan ke daftar pencarian orang (DPO).

"Tiga pelaku yang ditangkap sementara menjalani proses hukum. Sementara enam lainnya kita cari. Bahkan kami akan melayangkan surat panggilan kepada para orang tua pelaku untuk diminta keterangan terkait keberadaan anak mereka," ungkap Rudi.

19 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/19/17012237/Polisi.Didesak.Tangkap.Enam.Pemerkosa.Siswi.MTs
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Monday, September 17, 2012

PERLINDUNGAN ANAK: Pemborgolan 2 Bocah Langgar UU

Imam (kiri), bocah yang ditangkap dan diborgol oleh anggota TNI AU Lanud Adisumarmo mendapatkan rehabilitasi psikologis dari seorang anggota LSM Sahabat Kapas di kediamannya, Senin (17/9/2012). (Foto: Pilar Sidik Pratomo/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR—Kasus pemborgolan dua bocah di Karanganyar mendapat sorotan beberapa LSM.

Psikolog dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Kapas, Solo, Dian Sasmita, Senin (17/9/2012) malam, mengatakan pihaknya memberikan pendampingan psikologis kepada kedua anak tersebut.

"Kasus ini memang melanggar UU Perlindungan Anak dan bisa diperkarakan secara kelembagaan TNI AU maupun pengadilan umum. Namun, jauh lebih baik jika diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Dian saat ditemui Espos di tempat yang sama.

Dian akan fokus pada upaya pemulihan kondisi psikologis anak.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua bocah diborgol jari oleh oknum anggota TNI AU Lanud Adisoemarmo hanya gara-gara memetik jambu air tanpa izin di halaman rumahnya. Kejadian bermula saat Jumat (14/9/2012) lalu, keluarga Agus Prakoso yang merupakan warga RT 001/RW 012 Jetak, Bolon, Colomadu, Karanganyar, mengalami kejadian yang tidak mengenakkan.

Tepatnya pada Jumat sekitar pukul 16.00 WIB, salah satu anaknya, Imam, 10, disekap dan diborgol oleh anggota TNI bernama Supardi, yang terhitung masih tetangga satu RT.

Kejadian itu berawal ketika Imam bersama ketiga temannya, yakni Azis, Alex dan Ivan, bermain di sekitar rumah Supardi. Tak berapa lama, mereka kepincut pada jambu air yang ada di halaman rumah Supardi. Imam langsung memanjat pohon dan memetik beberapa jambu air, sementara ketiga temannya menunggu di bawah. Seusai mengambil jambu air tanpa izin, mereka langsung pergi.

Supardi yang mengetahui ulah sekawanan bocah itu langsung membuntuti dan menangkap mereka. Alex dan Ivan berhasil kabur, sedangkan Imam dan Azis tertangkap tangan. Malangnya, bocah yang baru duduk di kelas IV dan VI SD itu mendapat perlakuan yang tidak sewajarnya. Jari-jari mereka diborgol kemudian dimasukkan di gudang rumah Supardi. Kondisi itu telah membuat keduanya trauma.

Sementara itu, Ngatno, tetangga dekat Supardi, menyampaikan niat baik Supardi untuk meminta maaf kepada keluarga korban. Ngatno yang bertindak sebagai mediator itu mengatakan Supardi hendak berkunjung ke rumah Agus malam hari itu.

"Supardi mengaku khilaf dan hanya berniat memberikan pelajaran bagi anak-anak meskipun caranya salah," ujarnya.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adi Soemarmo, Maryono, menyatakan belum mendapat informasi tersebut. "Saya belum dapat info. Nanti kalau sudah dapat info, saya kabari," ujarnya

Rini Yustiningsih 18 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/18/perlindungan-anak-pemborgolan-2-bocah-langgar-uu-329833
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

PERLINDUNGAN ANAK: Gara-Gara Jambu Air, Dua Bocah di Karanganyar Diborgol

Imam (kiri), bocah yang ditangkap dan diborgol oleh anggota TNI AU Lanud Adisumarmo mendapatkan rehabilitasi psikologis dari seorang anggota LSM Sahabat Kapas di kediamannya, Senin (17/9/2012). (Foto: Pilar Sidik Pratomo/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR–Dua bocah diborgol jari oleh oknum anggota TNI AU Lanud Adisoemarmo hanya gara-gara memetik jambu air tanpa izin di halaman rumahnya. Senin (17/9/2012) sore, sekitar pukul 16.30 WIB, salah satu rumah di lingkungan RT 001/RW 012 Jetak, Bolon, Colomadu, Karanganyar, terlihat sepi. Di dalam rumah joglo itu, Agus Prakoso bersama istri dan anak-anaknya sedang menikmati sore dengan berbagai aktivitas.

Melihat keasyikan mereka, sekilas orang tak akan tahu jika beberapa hari sebelumnya, keluarga Agus baru saja mengalami kejadian yang tidak mengenakkan. Tepatnya pada Jumat (14/9/2012) sekitar pukul 16.00 WIB, salah satu anaknya, Imam, 10, disekap dan diborgol oleh anggota TNI bernama Supardi, yang terhitung masih tetangga satu RT.

Kejadian itu berawal ketika Imam bersama ketiga temannya, yakni Azis, Alex dan Ivan, bermain di sekitar rumah Supardi. Tak berapa lama, mereka kepincut pada jambu air yang ada di halaman rumah Supardi. Imam langsung memanjat pohon dan memetik beberapa jambu air, sementara ketiga temannya menunggu di bawah. Seusai mengambil jambu air tanpa izin, mereka langsung pergi.

Supardi yang mengetahui ulah sekawanan bocah itu langsung membuntuti dan menangkap mereka. Alex dan Ivan berhasil kabur, sedangkan Imam dan Azis tertangkap tangan. Malangnya, bocah yang baru duduk di kelas IV dan VI SD itu mendapat perlakuan yang tidak sewajarnya. Jari-jari mereka diborgol kemudian dimasukkan di gudang rumah Supardi. Kondisi itu telah membuat keduanya trauma.

Ibunda Imam, Sri Handayani, saat ditemui Espos  di rumahnya, mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah warga sekitar berkerumun meminta pembebasan dua bocah itu. Sri berkali-kali meminta anaknya supaya dibebaskan, tapi tak segera dilakukan Supardi. Ibu-ibu sampai bercucuran air mata menyaksikan kejadian itu. Bahkan, ada warga yang sampai membawa sabit. Akhirnya, keduanya dibebaskan sekitar pukul 16.30 WIB.

Ayah Imam, Agus Prakoso, juga telah melaporkan kasus ini lewat koleganya di bagian Provost TNI AU Lanud Adisoemarmo. Sementara itu, Ngatno, tetangga dekat Supardi, menyampaikan niat baik Supardi untuk meminta maaf kepada keluarga korban.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adi Soemarmo, Maryono, menyatakan belum mendapat informasi tersebut. "Saya belum dapat info. Nanti kalau sudah dapat info, saya kabari," ujarnya melalui pesan singkat yang dikirim ke nomor Espos, Senin malam.

Rini Yustiningsih 18 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/18/perlindungan-anak-gara-gara-jambu-air-dua-bocah-di-karanganyar-diborgol-329831
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Sunday, September 16, 2012

Tiga Pencuri Sepeda Motor Spesialis Minimarket di Dor

SEMARANG, KOMPAS.com - Tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor spesialis minimarket berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Gajahmungkur Semarang, Minggu (16/9/2012). Dua diantaranya dilumpuhkan dengan ditembak bagian kaki.

Dua pelaku yang ditembak yakni David (24) dan Yudi (19) warga Semarang Utara. Satu pelaku lagi yakni Irwanto (23) warga Semarang Utara. Dari para pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa sejumlah kunci T yang digunakan untuk mencuri sedikitnya 11 sepeda motor.

Selain tiga pelaku, dua pelaku lain yang termasuk dalam jaringan ini masih diburu polisi. Tersangka David mengaku sudah delapan kali melakukan aksi pencurian.

Ketiganya memiliki peran masing-masing dalam melakukan aksi kejahatan. Dua rekannya berjaga sedang David bertugas mengambil kendaraan.

"Biasanya mencari sasaran minimarket yang tidak ada yang jaga karena lebih mudah beraksi, selain itu juga kawasan pinggir jalan," katanya dalam gelar perkara di Polsek Gajahmungkur Semarang.

Ia mengatakan mengambil sepeda motor dalam waktu kurang dari 5 detik dan bisa mendapatkan motor lebih dari satu motor dalam semalam.

Sebelum ditangkap ia mengaku usai beraksi di sebuah minimarket, samping SPBU Sampangan, Semarang, pada Kamis (13/9/2012). Dari hasil kejahatan, motor dijual di daerah Salatiga dan sekitarnya.

Setelah mendapatkan motor curian, terdapat dua orang lagi yang bertugas mengantarkan barang curian. Satu motor dijual antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta tergantung merek dan kondisi motor.

Sementara itu Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan mengatakan ketiga pelaku merupakan satu kelompok yang ditangkap di tempat masing-masing. Ia mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasus ini.

"Dilihat dari barang buktinya pelaku cukup profesional. Kami masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringannya," ujarnya.

Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Eva Guna Pandia menambahkan pihaknya mengantisipasi kejahatan dengan memaksimalkan kembali pos keamanan keliling.

Sebab pelaku kejahatan tidak akan beraksi saat masyarakat terus bersiaga. "Dua tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," ujarnya.

17 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/17/03355843/Tiga.Pencuri.Sepeda.Motor.Spesialis.Minimarket.di.Dor.
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

INNOCENCE of MUSLIMS: Pemeran Perempuan Mengaku Dikhianati Nakoula

Artis Anna Gurji (kanan) bersama Nakoula Basseley Nakoula di sela-sela syuting film. (Daily Mail)

CALIFORNIA Salah satu aktris pemeran dalam film Innocence of Muslims, Anna Gurji, merasa ditipu oleh pembuat film tersebut, Nakoula Basseley Nakoula yang juga dikenal sebagai Sam Bacile. Bahkan kini Gurji mengaku ketakutan dan mengkhawatirkan keselamatan dirinya pascakontroversi seputar film menghujat Nabi Muhammad dan umat Muslim itu.

Sebuah foto yang menunjukkan Gurji tengah bersama Nakoula, secara eksklusif diperoleh The Mail, Minggu (16/9/2012). Pria kelahiran Mesir berusia 55 tahun penganut Kristen Koptik itu tampak duduk bersebelahan dengan Gurji, 21, yang mengenakan wig warna merah.

Dalam sebuah wawancara di California, seperti dilansir Daily Mail, Gurji yang memerankan pengantin muda bagi Muhammad, mengatakan soal ketakutannya atas kemungkinan balas dendam dan tentang "pengkhianatan" yang dilakukan Nakoula.

"Saya memainkan peran sebagai pengantin termuda dari sebuah karakter bernama George," tuturnya soal pengambilan gambar yang dilakukannya bersama Nakoula.

Anna Gurji (Daily Mail)

"Saya tidak tahu George kemudian diubah menjadi Muhammad. Saya dikurung di rumah saya. Saya takut orang-orang di Timur Tengah akan menyalahkan saya," paparnya.

Film besutan Nakoula tersebut memang telah memicu bentrokan anti-Amerika Serikat (AS) dari Maroko hingga Malaysia. Sejauh ini tujuh orang tewas, ribuan terluka dan bahkan pada Sabtu (13/6/2012) malam kerusuhan telah menyebar keSydney,Australia.

Sudan bahkan dilaporkan telah menolak permintaan AS untuk mengizinkan pengiriman Marinir guna melindungi kedutaan besar mereka. AS pun telah memerintahkan penarikan para staf diplomatiknya dari Tunisia dan Sudan.

"Saya penganut Katolik, sehingga mereka mungkin berpikir saya punya (maksud) tertentu melawan Muslim. Saya ahrus minum pil tidur. Saya menangis selama berhari-hari. Saya merasa dikhianati. Wajah saya ada di klip video itu. Orang yang melihat film mengerikan itu tentu melihat saya," paparnya lebih lanjut.

Nakoula sendiri telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian dan ditangkap polisi di rumahnya di Cerritos,California.

Nakoula Basseley Nakoula saat menyerahkan diri. (Daily Mail)

Lebih lanjut Gurji mengatakan, baik dirinya maupun rekan-rekannya sesama aktor percaya mereka sedang membuat sebuah film laga yang disebut Desert Warrior. Nakoula, atau 'Sam' seperti yang dikenalnya, tidak pernah membahas masalah agama.

"Saya menjadi Hilary, seorang pengantin termuda dari karakter bernama George. Film ini adalah tentang sebuah komet yang jatuh ke bumi di Timur Tengah kuno. Adasuku yang berpikir itu suci dan berperang merebutnya. Seharusnya ada banyak efek khusus, banyak pengambilan gambar dilakukan di depan layar hijau. (Film) itu super low-budget. Saya mendapatkan US$75 (sekitar Rp675.000) per hari dan semua adegan saya diambil bersama George di depan layar hijau. Saya tidak tahu bagaimana hal itu kemudian diputarbalikkan."

"Mungkin saya naïf, tapi memang tak ada peringatan sama sekali. Saya mengikuti audisi, lolos dan melakukan tugas saya. Tak satu pun dari kami yang terlibat di dalamnya mempunyai ide soal agenda rahasia," paparnya lebih lanjut.

Rini Yustiningsih 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/innocence-of-muslims-pemeran-perempuan-mengaku-dikhianati-nakoula-329449
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

NARKOBA: Mafia Ekstasi Belanda, Jerry Jabat Ketua RW & Aktif di Partai

Penyitaan Ribuan Ekstasi. (DetikNews)

SURABAYA – Penangkapan Jeri alias Azhar Abram, dalam kasus mafia besar ekstasi Belanda mengejutkan warga Perumahan Puri Maharani di Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Azhar Abram dikenal sebagai seorang tokoh masyarakat di kompleks tersebut.

Selain menjabat ketua RW, Azhar yang ditangkap tim gabungan Mabes Polri dan Polda Jatim tersebut juga aktif di parpol. "Saya enggak tahu pasti. Cuma, warga kompleks perumahan sudah mengenalnya cukup lama sebagai ketua Partai Gerindra wilayah Kecamatan Sukodono," kata Sumarno, Ketua RT 05 di kompleks Perumahan Puri Maharani, kepada sejumlah wartawan, Minggu (16/9/2012).

Dalam penelusuran detiksurabaya.com, Minggu, di depan rumah Azhar yang juga dipakai sebagai toko terdapat papan nama PAC Partai Gerindra. "Saya awalnya tidak percaya, kalau beliau (Azhar) ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Setelah saya lihat sendiri di televisi ternyata benar," ujar Sumarno

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Sidoarjo HM Rifa'I, mengaku jika salah seorang kadernya yang bernama Azhar masih aktif di Partai Gerindra. "Memang benar dulu Azhar itu sebagai Ketua PAC wilayah Kecamatan Sukodono. Tapi, sekarang sudah tidak lagi sebagai ketua PAC, berdasarkan SK yang baru," ujar Rifa'i saat dihubungi detiksurabaya.com secara terpisah.

Tidak menjabatnya Azhar sebagai ketua PAC Gerindra, lanjut Rifa'i, sudah sejak 5 September 2012.

Polisi mengungkap mafia ekstasi Belanda, menyusul penyitaan sekitar 300.000 ekstasi. Sebanyak tiga orang, Syahril, Jery alias Azhar Abram dan A Liong, ditangkap dari tiga lokasi, yakni Pelabuhan Merak, Stasiun Gambir dan Surabaya. Diduga kelompok ini bagian dari mafia narkoba di Indonesia.

Rini Yustiningsih 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/mafia-ekstasi-belanda-jerry-jabat-ketua-rw-aktif-di-partai-329437
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Kemewahan Sang Mantan Agen Rahasia Vladimir Putin

Laporan Kemewahan Putin (Daily Mail)

Istana, kapal pesiar, jam tangan emas putih, hingga toilet senilai 47.000 poundsterling atau sekitar Rp681,5 juta, hanyalah sejumlah kecil keistimewaan yang dinikmati Vladimir Putin sebagai presiden Rusia. Setidaknya, itu menurut sebuah laporan terbaru yang diungkapkan baru-baru ini oleh Boris Nemtsov, seorang mantan wakil perdana menteri Rusia.

Nemtsov memperkirakan, pemeliharaan rutin hanya untuk tempat tinggal, jet-jet dan mobil-mobil Putin mencapai Rp23,2 triliun setahun. Padahal, dalam sebuah konferensi pers pada 2008, pria yang kembali menduduki kursi kepresidenan Rusia setelah sempat "turun tahta" itu menyebut hidupnya saat menjabat tak berbeda jauh dengan "budak kapal".

Namun, daftar kemewahan yang dinikmati Putin seperti pengungkapan Nemtsov itu menjungkirbalikkan pengakuannya sekaligus mengundang berbagai kritik. Seperti dilansir Daily Mail, Nemtsov menyebutkan daftar kemewahan Putin dalam dokumen setebal 32 halaman.

Daftar ini berisi mulai dari 58 pesawat dan helikopter, 20 rumah lengkap dengan perabot super mewah, hingga 11 arloji yang masing-masing senilai beberapa kali gaji tahunan Putin. Diterbitkan dengan judul ironis, Gaya Hidup Budak Kapal, dokumen itu menyebut pengeluaran mewah Putin sebagai penghinaan terhadap jutaan rakyat Rusia yang hidup dalam kemiskinan.

Salah satu kemewahan Putin yang dibahas dalam laporan itu adalah sebuah yacht mewah sepanjang 53,7 meter, lengkap dengan interior mewah, kolam spa, air terjun dan bar anggur penuh dengan minuman anggur nomor satu di dunia. Selain foto 11 arloji mewah yang pernah tertangkap kamera melingkar di pergelangan Putin, laporan itu juga dilengkapi dengan daftar sejumlah rumah, jet, helikopter dan mobil mewah Putin, berdasarkan berbagai sumber yang pernah diterbitkan media-media Rusia.

Putin telah lama membantah rumor dirinya telah menimbun kekayaan pribadi yang sangat besar jumlahnya. Namun, setidaknya ada tambahan sembilan rumah mewah dalam daftar kekayaan mantan agen mata-mata dinas intelijen KGB itu sejak menjabat sebagai presiden pada 2000.

Atas kemunculan laporan kontroversial itu, Kremlin yang selama ini selalu mencitrakan Putin, 59, sebagai seorang pria sederhana dengan minat besar terhadap berbagai jenis olah raga populer, tidak segera berkomentar. Nemtsov sendiri mengaku sempat kesulitan mendapatkan media yang bersedia memublikasikan daftar kekayaan Putin tersebut.

Vladimir Putin di salah satu yahct-nya. (Daily Mail)

Daftar kemewahan Hidup Putin:

1. 20 Istana dan vila mewah

2. 15 helikopter

3. 43 Pesawat, termasuk jenis Airbus, dua jet eksekutif Dassault Falcon dan Ilyushin Il-96 yang dilengkapi  peralatan dan perhiasan senilai US$11 plus toilet US$75.000

 4. Yacht sepanjang 53,7 meter yang dilengkapi kolam spa, air terjun dan bar anggur

5. 11 Jam tangan mewah

Niken Ari Purwanti 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/kemewahan-sang-mantan-agen-rahasia-vladimir-putin-329418
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Saturday, September 15, 2012

Polda Sulsel Selidiki Jaringan Teroris Makassar

Polda Sulsel Selidiki Jaringan Teroris Makassar

Penulis : Kontributor Makassar, Hendra Cipto | Minggu, 16 September 2012 | 05:38 WIB

Dibaca:

KOMPAS.COM/Hendra Cipto Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Mudji Waluyo.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Terkait dengan pengakuan tersangka teroris yang ditangkap di Ambon, Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menyelidiki adanya jaringan teroris di Makassar. Selain menyelidiki jaringan teroris tersebut, polisi saat ini makin gencar melakukan razia di Kota Makassar.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Inspektur Jendral (Irjen) Polisi Mudji Waluyo yang dikonfirmasi terkait dengan adanya jaringan teroris di Makassar, Sabtu (15/09/2012), mengatakan pihaknya belum mengetahui persis hal tersebut. Namun, saat ini polisi sedang menyelidiki jaringan teroris di Makassaar sesuai dengan pengakuan jaringan teroris yang tertangkap di Ambon.

"Kami belum mengetahui adanya jaringan teroris di Makassar. Tapi, kita sementara menyelidiki jaringan teroris di Makassar yang diungkapkan tersangka teroris di Ambon. Untuk mengantisipasi aksi teror di Makassar, kami sudah melakukan razia dan akan makin gencar dilakukan," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Komisaris Besar Hary Prasetyo mengungkapkan, sejumlah tersangka teroris yang ditangkap tim antiteror Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, di Ambon dan Tual, Provinsi Maluku, memiliki jaringan dengan kelompok teroris Indonesia timur di Makassar.

Dari hasil penyelidikan, W selama ini berperan sebagai penghubung antarjaringan seperti dengan kelompok Makassar dan seterusnya. I berperan sebagai pemasok senjata dan S berperan sebagai perantara. Ketiga tersangka teroris ini mempunyai target tertentu di Ambon.

Namun, Hary mengaku tidak bisa menjelaskan secara detail apa target mereka tersebut. Seusai ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung diterbangkan ke Jakarta demi kepentingan pengembangan lebih lanjut. Selain membawa ketiganya, Densus 88 juga membawa sejumlah barang bukti berupa senjata, amunisi, dan dokumen lainnya ke Jakarta.

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

16 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/16/05385567/Polda.Sulsel.Selidiki.Jaringan.Teroris.Makassar
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Polisi Bekuk Pencuri Motor Lintas Kabupaten

shutterstock Ilustrasi.

PAREPARE, KOMPAS.com - Jajaran Polres Parepare berhasil menangkap pelaku pencurian kendaran bermotor, yang akhir-akhir ini meresahkan sejumlah pemilik kendaraan, utamanya kendaraan roda dua. Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Emile R Hartanto, kepada sejumlah wartawan Sabtu (15/9/2012) di kantor Mapolreta Parepare, mengatakan, pihaknya telah menangkap pelaku Curanmor atas nama Awal (22).

"Awal tersangka pelaku pencurian becak motor (bentor) dan beberapa kendaraan roda dua lainnya. Awal adalah pencuri lintas kabupaten. Ia kita tangkap di rumahnya di jalan Adikyasa, Pangkajenne, Kabupaten Sidrap," ungkapnya.

Polisi menyita barang bukti satu unit motor Yamaha Mio. "Korban memarkir motor di rumahnya di jalan Ketilang, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, dalam keadaan terkunci, modus merusak kunci dengan menggunakan kunci bentuk T, saat motor terparkir di rumah korban dengan pagar yang tidak dikunci," Jelas Emile.

Kata Emile, atas laporan korban atas nama Angraini (20), seorang mahasiswa alamat Jalan Kebun Sayur nomor 28, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang yang kehilangan motornya, polisi langsung melakukan pencarian.

"Sementara ini, anggota masih dalam pengejaran empat barang bukti lainnya, yang diduga masih hasil kejahatan Awal," kata Emile.

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

16 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/15/23514944/Polisi.Bekuk.Pencuri.Motor.Lintas.Kabupaten.
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Polisi Musnahkan Ratusan Liter Miras di Ambon

Polisi Musnahkan Ratusan Liter Miras di Ambon

Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Sabtu, 15 September 2012 | 19:57 WIB

Dibaca:

AMBON, KOMPAS.com - Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Sabtu (15/9/2012) petang, memusnahkan 600 liter minuman keras (miras) tradisional jenis Sopi yang disita selama bulan September. Sebelumnya dalam bulan yang sama, polisi juga memusnahkan 3.575 liter miras berbagai jenis.

Pemusnahan ratusan liter miras ini dipimpin Kepala Satuan Narkoba, Ajun Komisaris Polisi, Hendra Haurissa dan dan Kepala Bagian Ops, Ajun Komisaris Polisi Umar Natsekay di depan Mapolres Pulau Ambon dan Pulau -Pulau Lease.

Miras ini sebelumnya disita dari sejumlah mobil angkutan umum saat sweeping digelar polisi. Ajun Komisaris Polisi Hendra Haurissa mengatakan, pemusnahan miras ini dilakukan sesuai arahan dan perintah Kapolres setempat. Ia juga mengungkapkan, tidak ada pemilik yang ditahan, namun selama bulan September ini pihaknya telah menyita dan memusnahkan 6.175 liter miras berbagai jenis.

"Tidak ada pemilik miras yang ditangkap, namun kita berhasil menyita dan memusnahkan 6175 liter miras selama bulan ini," kata Hendrik. Menurutnya, dalam bulan ini saja sudah dua kali dilakukan pemusnahan miras, pemusnahan kata Hendrik dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan minuman tersebut.

Hendrik menegaskan, operasi miras di masyarakat akan terus dilakukan pihaknya untuk menciptakan kondisi yang nyaman di tengah-tengah masyarakat.

15 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/15/19575865/Polisi.Musnahkan.Ratusan.Liter.Miras.di.Ambon
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Mafia Narkoba Belanda Bawa 300.000 Butir Ekstasi Diringkus

Foto: ilustrasi/http://i.ytimg.com/

Foto: ilustrasi/http://i.ytimg.com/

JAKARTA – Mabes Polri menangkap anggota jaringan penyelundup narkoba buatan Belanda. Tiga ratusan ribu butir ekstasi kualitas tinggi bernilai milyaran rupiah disita dari tangan pelaku.

"Ada 2 jenis ekstasi, yang merah 120 ribu butir. Ini kualitas bagus buatan Belanda, yang satu warna abu-abu ada 195 ribu butir," jelas Direktur Narkoba Polri Brigjen Pol Arman Depari dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (15/9/2012).

Arman menjelaskan, ekstasi jenis merah itu ada cap bergambar gajah, yang maknanya memiliki kekuatan lebih besar dari ekstasi yang ada. Harganya tentu saja lebih tinggi dibandingkan ekstasi yang umumnya beredar.

"Ini jenis bagus dan tidak ada di Indonesia," terang Arman.

Dia menuturkan, para pelaku ditangkap dalam serangkaian penangkapan sejak pekan lalu. Tersangka pertama yang ditangkap yakni Syahril di Pelabuhan Merak, Banten.

Berdasar keterangan Syahril, polisi menangkap tersangka lainnya atas nama Jefri. Kemudian terakhir polisi menangkap bandar narkoba kelompok ini, bernama A Liong di Surabaya. Semuanya adalah WNI. "Disita juga 15 kg ketamin, bahan pembuat sabu," tegasnya.

"Masih ada tersangka lainnya big bos kelompok ini yang kita kejar," tambahnya lagi. JIBI/dtc

Mulyanto Utomo 15 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/15/mafia-narkoba-belanda-bawa-300-000-butir-ekstasi-diringkus-329182
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Friday, September 14, 2012

Tebang Pohon Tanpa Izin Berakhir di Bui

ilustrasi

BOYOLALI--Sugiyo, 65, warga Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. Yang bersangkutan ditangkap polisi lantaran dilaporkan telah menebang kayu jati milik PT Perhutani di wilayah Resort Pemangku Hutan (RPH) Bogor BKBH Guwo KPH Telawa, tanpa izin.

Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, melalui Kasubbag Humas, AKP Margono, mengemukakan penangkapan tersangka berawal dari laporan dari petugas RPH Bogor BKBH Guwo KPH Telawa yang saat tengah berpatroli, Selasa (11/9/2012), sekitar pukul 06.30 WIB, memergoki tersangka telah menebang pohon jati di kawasan hutan itu. Diduga, untuk menyamarkan bekas tebangan, pohon yang sudah ditebang digeser oleh tersangka sejauh 3 meter (m) dari lokasi semula. Petugas pun segera mengamankan pelaku dan menginterogasinya.

"Dari interogasi tersebut, tersangka mengakui telah menebang pohon itu tanpa izin karena tidak memiliki surat-surat resmi. Pohon yang ditebang saat itu ada dua batang pohon jati," terang Margono ketika ditemui wartawan di Mapolres Boyolali, Jumat (14/9/2012).
Dari pengakuan tersangka, satu batang pohon jati sudah dibawa pulang ke rumah, sementara satu batang masih tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tersangka berikut barang bukti sebuah gergaji dan dua batang kayu jati kemudian diserahkan ke Mapolres Boyolali untuk penyidikan lebih lanjut. Sedangkan modus yang digunakan tersangka yakni menebang kayu jati hasil hutan, kemudian membawa dengan tidak disertai surat keterangan sahnya hasil hutan.

Margono menyatakan hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Tersangka pun dijerat dengan Pasal 50 ayat (3) huruf e dan f Jo Pasal 78 ayat (7) Undang-undang (UU) No 41/1999 tentang Kehutanan.

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/tebang-pohon-tanpa-izin-berakhir-di-bui-328922
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

PENEBANGAN ILEGAL: Tebang Tanpa Izin, Warga Wonosegoro Dibui

Ilustrasi pencurian kayu di Boyolali. (JIBI/SOLOPOS/Farida Trisnaningtyas)

BOYOLALI--Sugiyo, 65, warga Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, harus berurusan dengan pihak berwajib. Yang bersangkutan ditangkap polisi lantaran dilaporkan telah menebang kayu jati milik PT Perhutani di wilayah Resort Pemangku Hutan (RPH) Bogor BKBH Guwo KPH Telawa, tanpa izin.

Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, melalui Kasubbag Humas, AKP Margono, mengemukakan penangkapan tersangka berawal dari laporan dari petugas RPH Bogor BKBH Guwo KPH Telawa yang saat tengah berpatroli, Selasa (11/9/2012), sekitar pukul 06.30 WIB, memergoki tersangka telah menebang pohon jati di kawasan hutan itu.

Diduga, untuk menyamarkan bekas tebangan, pohon yang sudah ditebang digeser oleh tersangka sejauh 3 meter (m) dari lokasi semula. Petugas pun segera mengamankan pelaku dan menginterogasinya.

"Dari interogasi tersebut, tersangka mengakui telah menebang pohon itu tanpa izin karena tidak memiliki surat-surat resmi. Pohon yang ditebang saat itu ada dua batang pohon jati," terang Margono ketika ditemui wartawan di Mapolres Boyolali, Jumat (14/9/2012).

Dari pengakuan tersangka, satu batang pohon jati sudah dibawa pulang ke rumah, sementara satu batang masih tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tersangka berikut barang bukti sebuah gergaji dan dua batang kayu jati kemudian diserahkan ke Mapolres Boyolali untuk penyidikan lebih lanjut. Sedangkan modus yang digunakan tersangka yakni menebang kayu jati hasil hutan, kemudian membawa dengan tidak disertai surat keterangan sahnya hasil hutan.

Margono menyatakan hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Tersangka pun dijerat dengan Pasal 50 ayat (3) huruf e dan f Jo Pasal 78 ayat (7) Undang-undang (UU) No 41/1999 tentang Kehutanan.

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/penebangan-ilegal-tebang-tanpa-izin-warga-wonosegoro-dibui-328819
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Simpan Sabu, Istri Oknum Polisi Ditangkap

Simpan Sabu, Istri Oknum Polisi Ditangkap

Jumat, 14 September 2012 | 17:07 WIB

Dibaca:

Sabu Ilustrasi Narkoba

JAMBI, KOMPAS.com - Anggota Satuan Resnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang wanita berinisial AD yang juga seorang istri oknum polisi berpangkat brigadir karena diduga menyimpan dan memiliki narkoba.   

Kepada wartawan di Jambi, Jumat (14/9/2012), juru bicara Kepolisian Daerah Jambi AKBP Almansyah mengatakan, AD diamankan di kediamannya yang ada di daerah Pulau Pinang, Kabupaten Sarolangun pada Jumat dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB.

"AD ditangkap dari hasil pengembangan atas kasus narkoba dengan tersangka S yang terlebih dahulu diamankan di Desa Bernai, Kabupaten Sarolangun," ujar Alamansyah.

Dari tangan S, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket diduga narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp 200 ribu. Dari pengembangan itulah, polisi kemudian menangkap AD di rumahnya.

Lebih lanjut Almansyah mengatakan, dari penggeledahan di rumah AD, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang diduga hasil penjualan narkoba sebesar Rp 2,7 juta, dua buah telepon genggam merek Nokia, satu buah "Blackberry" dan plastik diduga bekas sabu-sabu.

Dari hasil penggeledahan itu juga diketahui, AD mencoba menghilangkan barang bukti sabu-sabu dengan cara membuangnya ke kloset kamar mandi.

"Menurut dia (AD, red) upaya membuang barang bukti sabu-sabu itu atas perintah suaminya melalui pesan singkat melalui telepon genggam," kata Almansyah.

Almansyah menambahkan, kini, suami AD, berinisial Brigadir AS ditetapkan statusnya dalam daftar pencarian orang (DPO) dan rencananya akan menjalani sidang komisi kode etik (KKE) kepolisian.

"Saat penggeledahan AS tidak ada di rumah, yang ada hanya istrinya. Tersangka AD dan S serta barang bukti kami amankan di Mapolres Sarolangun guna penyelidikan lebih lanjut," tambah Almansyah.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/17072647/Simpan.Sabu..Istri.Oknum.Polisi.Ditangkap
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Thursday, September 13, 2012

Tersangka Narkoba di Kalteng 294 Orang

PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Sopir serta pekerja tambang dan perkebunan merupakan profesi yang mendominasi pengguna narkoba di Kalimantan Tengah. Jumlah tersangka kasus narkoba pada Januari-Agustus 2012 sebanyak 294 orang dan 268 orang diantaranya adalah karyawan swasta.

Menurut Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Kalteng Komisaris Besar Slamet Rahardjo di Palangkaraya, Kalteng, Kamis (13/9/2012), sekitar 70 persen dari karyawan swasta tersangka kasus narkoba itu bekerja sebagai sopir serta pekerja tambang dan perkebunan.

Daerah tempat banyak tersangka ditangkap antara lain Kota Palangkaraya, dan Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan, serta Kapuas. "Tempat penangkapan misalnya diskotik, lokalisasi, dan barak. Pengiriman narkoba dilakukan melalui semua jalur baik darat, laut, maupun udara," tuturnya.

Jalur darat misalnya, menggunakan rute dari provinsi tetangga yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Slamet mengatakan, pengiriman dari Kalbar dilakukan dari Pontianak menuju Kabupaten Sukamara, Lamandau, dan Kotawaringin Barat di Kalteng.

Sementara, narkoba asal Kalsel dikirimkan dari Banjarmasin menuju Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Barito Selatan, Barito Utara, dan Barito Timur. "Kalau pengiriman dengan jalur udara dan laut dilakukan dari Surabaya, Semarang, dan Jakarta menuju Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya," ujarnya.   

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/13/22060491/Tersangka.Narkoba.di.Kalteng.294.Orang
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tuesday, August 14, 2012

Kristen Stewart Didepak dari Sekuel 'Snow White and the Huntsman'

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jakarta - Setelah tertangkap kamera selingkuh dengan sutradara Rupert Sanders, sepertinya Kristen Stewart tak akan lagi terlibat di sekuel 'Snow White and the Huntsman'. Lalu, siapa karakter penggantinya?

Menurut laporan The Hollywood Reporter, Rabu (15/8/2012), Universal Pictures sudah membuat keputusan. Studio tersebut dikabarkan mendepak Kristen dari sekuel film tersebut.

Alur cerita pun kemudian sedikit berubah. Universal berencana untuk membuat semacam film spin-off yang berfokus pada karakter Chris Hemsworth.

Tapi, menurut Los Angeles Times, Kristen masih memiliki kemungkinan 'memerankan sebuah karakter di film itu'. Seorang sumber dalam produksi mengatakan Rupert Sanders masih dipercaya menyutradarai sekuel film tersebut.

Selain harus merelakan Kristen Stewart, Universal Pictures juga kehilangan David Koepp sebagai penulis skenario. David keluar dari proyek film tersebut karena cerita 'Snow White and the Huntsman' sudah keluar dari jalur yang ia buat.

(ich/ich)

15 Aug, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590264/s/2263e49c/l/0Lhot0Bdetik0N0Cmovie0Cread0C20A120C0A80C150C10A37120C19918450C2290Ckristen0Estewart0Edidepak0Edari0Esekuel0Esnow0Ewhite0Eand0Ethe0Ehuntsman/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Bobby Brown Masuk Pusat Rehabiltasi Lagi

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Los Angeles - Mantan suami mendiang Whitney Houston, Bobby Brown ternyata belum bisa menghilangkan kecanduannya terhadap alkohol. Baru-baru ini, Bobby pun masuk pusat rehabilitasi lagi.

Seperti dilansir Showbiz Spy, Rabu (15/8/2012), hal itu pun diungkapkan oleh istri baru Bobby, Alicia Etheredge. Bobby dan Alicia menikah secara diam-diam dua bulan lalu.

"Saat ini, dia (Bobby) baik-baik saja," ujarnya.

Sebelumnya, penyanyi RnB yang berjaya di era 80-an itu ditangkap polisi karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Polisi menghentikan mobil yang dikendarai Bobby ketika melintas di kawasan Reseda, California, Senin (26/3/2012).

Setelah dilakukan tes, Bobby terbukti berada di bawah pengaruh alkohol. Pria berusia 43 tahun itu pun digelandang ke kantor polisi terdekat dan langsung dibawa ke penjara Van Nuys.

Namun, Bobby tak sempat dijebloskan ke penjara. Ia bebas setelah membayar uang jaminan sebesar US$ 5 ribu atau sekitar Rp 45,9 juta.

(hkm/hkm)

15 Aug, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590264/s/22630b6a/l/0Lhot0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A80C150C0A80A4150C19917160C230A0Cbobby0Ebrown0Emasuk0Epusat0Erehabiltasi0Elagi/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Wednesday, August 8, 2012

Kisah Ariel Bertemu Abu Bakar Ba'asyir di 'Kampung Atas'

Jakarta - Sesaat setelah video seksnya beredar, sosok Ariel pun menjadi 'buruan' banyak orang. Tak hanya media yang mencarinya, tapi juga pihak kepolisian.

Ariel akhirnya mendapat panggilan pertama ke Bareskrim Mabes Polri atas kasus tersebut. Ia pun menyerahkan diri dan menjadi hunian resmi di 'Kampung Atas', sebuah sebutan di blok rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri.

Kisah hari pertama Ariel pun tertuang dalam buku 'Kisah Lainnya' yang ditulisnya sendiri selama mendekam di Rutan Kebon Waru, Bandung.

Sebagai artis terkenal, sambutan hangat diterima Ariel saat menjadi 'warga' baru di 'Kampung Atas'. Namun, Aril tetap gugup dengan 'status' barunya sebagai tahanan. Berbagai karakter unik orang pun ditemui Ariel di rumah tahanan itu.

Ariel mengaku mendapat pelajaran dari pertemuan dengan orang-orang baru itu. Salah satu yang paling unik adalah pertemuannya dengan pejabat-pejabat negara tersangka kasus korupsi, dan tokoh kondang Abu Bakar Ba'asyir yang ditangkap atas tuduhan aksi terorisme.

Di lingkungan 'Kampung Atas', Abu Bakar Ba'asyir dipanggil 'Pak Ustad', dan Ariel punya kesan tersendiri terhadapnya. Ada kata-kata dari Pak Ustad yang terus diingatnya.

"Jangan berkecil hati, manusia diciptakan di dunia ini memang untuk bikin kesalahan, lalu memperbaiki diri," kenang Ariel menirukan nasihat Abu Bakar Ba'asyir.

"Kalau semua orang sudah tidak bikin kesalahan lagi, maka semua ini akan dimatikan Tuhan karena tidak ada tujuan hidup," tambahnya.

(fk/mmu)

09 Aug, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590264/s/2232b26c/l/0Lhot0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A80C0A90C1155520C19870A660C230A0Ckisah0Eariel0Ebertemu0Eabu0Ebakar0Ebaasyir0Edi0Ekampung0Eatas/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tuesday, August 7, 2012

Paris Hilton Bermesraan dengan Pria Misterius di Pantai

Jakarta - Saat ini Paris Hilton tengah menikmati liburannya di Prancis. Di sana, Paris tak sendirian. Perempuan berusia 31 tahun itu terlihat ditemani oleh seorang pria.

Paris pun tertangkap kamera bermesraan dengan pria tersebut saat mereka berada di salah satu pantai di sana. Ia pun nampak seksi dengan mengenakan swimsuit berwarna hitam.

Paris terlihat sangat nyaman bersama pria itu. Bahkan, selama di pantai tersebut, pria yang belum diketahui identitasnya itu nampak beberapa kali menciumnya.

Seperti dilansir TMZ, Selasa (7/8/2012) kabarnya pria yang bersama Paris adalah seorang pengusaha yang cukup sukses di Eropa. Paris pun sudah cukup lama mengenalnya.

Beredarnya foto itu pun membenarkan kabar yang menyebutkan bahwa Paris sudah tidak berpacaran dengan DJ Afrojack.

(hkm/hkm)

07 Aug, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590264/s/2221802b/l/0Lhot0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A80C0A70C17430A0A0C19855520C230A0Cparis0Ehilton0Ebermesraan0Edengan0Epria0Emisterius0Edi0Epantai/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Anak Rano Karno Bayar Narkoba dengan Cara Mencicil

Selasa, 7 Agustus 2012 16:03 wib
Elang Riki Yanuar - Okezone

Raka (Foto: Amba Dini/Okezone)

Raka (Foto: Amba Dini/Okezone)

TANGERANG- Anak Rano Karno, Raka kembali menjalani persidangan kasus narkoba. Dalam persidangan terungkap, Raka membayar tagihan pembelian ekstasi dari Malaysia dengan cara mencicil.

Cicilan yang dilakukan Raka secara tiga kali transaksi melalui Bank BCA. Untuk kiriman pertama sebesar Rp600 ribu, kedua Rp100 ribu, dan yang terakhir Rp260 ribu.

"Saya transfer tiga kali. Dua kali yang pertama dan kedua saya yang transfer, dan yang ketiga saya meminta OB kantor Karnos Film," papar Raka dalam persidangan, Selasa (7/8/2012) di PN Tangerang.

Raka juga menjelaskan, bahwa ketiga transaksi itu dikirimkan kepada Liliyati, yang diakui Raka tidak dikenalnya.

"Saya hanya diminta Jimos mentransfer ke rekening itu, dan dilakukan tiga kali," ungkap Raka saat hakim menanyakan apakah cara transfer tiga kali ini dilakukan untuk mengelabui.

Setelah seluruh pembayaran lunas, baru Jimos yang disebut-sebut Raka sebagai pemasok butiran ekstasi ini mengirimkan barang yang dipesannya, hingga akhirnya Raka dan Karina ditangkap polisi yang mengelabui sebagai petugas Fed Ex.

Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) rencananya akan dilanjutkan pekan depan, tepatnya pada 14 Agustus 2012.

(rik)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry

07 Aug, 2012


-
Source: http://celebrity.okezone.com/read/2012/08/07/33/674510/anak-rano-karno-bayar-narkoba-dengan-cara-mencicil
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com