Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

Thursday, September 20, 2012

Renuka Coalindo Incar Produksi 5 Jt MT Batu Bara di 2016

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Ilustrasi. (Foto: Daylife)

Ilustrasi. (Foto: Daylife)

JAKARTA - PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) akan meningkatkan produksi anak usahanya, PT Jambi Prima Coal (JPC) menjadi lima juta metrik ton (mt) pada 2016.

"JPC telah memulai rencana ekspansi logistik untuk mendukung rencana peningkatan produksi," kata Direktur Keuangan Renuka Shantanu Lath dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/9/2012).

Total keseluruhan sumber daya batu bara (JORC) untuk JPC mencapai 120,3 juta mt. Adapun cadangan batu bara sebesar 92,6 juta mt.

"Cadangan batu bara saat ini cukup untuk mempertahankan operasi tambang pada tingkat produksi lima juta mt per tahun selama 18 tahun," jelas dia.

Dia melanjutkan, perusahaan kini dalam diskusi dengan beberapa customer di India dan Indonesia untuk kontrak jangka panjang guna merencanakan produksi tambahan.

Untuk menggenjot produksinya itu, perusahaan berencana membangun dermaga baru di dekat mulut tambang dan tongkang batu bara langsung ke kapal induk untuk menghindari jalan pada saat mengangkut. (wdi)

21 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/21/278/693044/renuka-coalindo-incar-produksi-5-jt-mt-batu-bara-di-2016
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

KPEI Rangkul Korea Securities Depository

Logo KPEI. (Dok KPEI)

Logo KPEI. (Dok KPEI)

JAKARTA - PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Korea Securities Depository (KSD) melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) untuk berbagi informasi di bidang kliring.

Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi menjelaskan, kerjasama ini diharapkan menjadi dasar hubungan yang saling menguntungkan antara KPEI dan KSD pada waktu mendatang. Serta untuk mempererat hubungan kedua lembaga antara kedua negara agar saling menguntungkan.

"Berbeda dengan MoU yang sebelumnya, kali ini diperluas bentuk kerjasamanya. Namun tidak terbatas di edukasi dan sharing informasi saja, tapi diperluas menjadi join development pada bidang kliring," katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (20/9/2012).

Hasan menambahkan, kerjasama ini sebagai salah satu dukungan kerjasama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan dalam mengembangkan industri jasa keuangan Indonesia dan Korea.

Selain itu, kerjasama tersebut diharapkan juga agar dapat terus memperbaharui pertukaran informasi dari waktu ke waktu dan mendukung kegiatan dan kerjasama dalam hubungan persahabatan di antara kedua institusi.
 
Di samping itu, kerjasama ini bisa dilakukan secara optimal berkontribusi dalam pengembangan industri pasar modal internasional.

"Kerjasama bilateral penting karena KPEI dituntut untuk mengadopsi rekomendasi internasional untuk menjamin tugasnya berjalan lancar," tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan Chairman & Ceo KSD Kyung Dong Kim, dengan penandatanganan MoU ini kedua lembaga sepakat untuk melanjutkan hubungan yang erat dan saling menguntungkan di masa-masa mendatang.
 
"Tujuan lain dari MoU ini yakni untuk meningkatkan pertumbuhan dari kedua institusi di pasar modal masing-masing negara," kata dia. (ade)

20 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/20/278/692868/kpei-rangkul-korea-securities-depository
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tuesday, September 18, 2012

Investasi KIK-EBA Alternatif Investor Berinvestasi

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - Produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun aset (KIK-EBA) berjenis sekuritisasi aset dinilai pelaku pasar berpotensi menjadi satu alternatif baik berinvestasi bagi investor. Namun minat investor terhadap produk EBA ini masih tergolong rendah karena pemahaman masih dirasa kurang.

Data dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), sepanjang 2012 total sekuritisasi empat produk KIK-EBA baru mencapai Rp1,95 triliun. Keempat produk EBA tersebut adalah Danareksa SMF I-KPR BTN, Danareksa SMF II-KPR BTN, Danareksa BTN01-KPR dan Danareksa BTN02-KPR.

Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Lydia Trivelly Azhar mengatakan, sosialisasi produk EBA harus sering dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) kepada investor. Selain itu, APEI akan mendorong bursa agar pemahaman AB terhadap produk EBA bisa lebih maksimal, sehingga investor lebih memahami keuntungan dan risiko dari EBA ini.

"Pemahaman investor yang masih minim akan produk KIK-EBA ini karena sosialisasi yang masih belum gencar. Otoritas Bursa dan seluruh pelaku industri disarankan harus mulai masif melakukan sosialisasi agar produk ini dapat likuid ditransaksikan investor," katanya di BEI Jakarta, Selasa (18/9/2012).
 
Lydia menambahkan, bahwa nilai sekuritisasi EBA di bursa global jumlahnya sudah sangat besar dan likuid ditransaksikan oleh investor.

"Minimnya jumlah originator (penerbit) yang bersedia mensekuritisasi aset keuangan berupa tagihan untuk menjadi produk KIK-EBA membuat instrumen ini kurang likuid ditransaksikan," tambah dia. (ade)

18 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/18/278/691724/investasi-kik-eba-alternatif-investor-berinvestasi
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Monday, September 17, 2012

Jaksa Agung Beri Sinyal Lidik Rekening Liar Rp 8 Miliar di TTU

Jaksa Agung Beri Sinyal Lidik Rekening Liar Rp 8 Miliar di TTU

Penulis : Kontributor Timor Barat, Sigiranus Marutho Bere | Senin, 17 September 2012 | 23:48 WIB

Dibaca:

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Hebohnya ratusan rekening liar senilai Rp 8 miliar lebih pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemda Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menjadi perhatian khusus dari Kejaksaan Agung Repulbik Indonesia. Setelah menerima surat pengaduan dari masyarakat, Kejagung memberi sinyal kuat soal keseriusan penanganan kasus itu melalui surat perintah kepada Kejaksaan Negeri Kefamenanu.

"Saya sudah terbitkan surat perintah (sprint) penyelidikan hari ini untuk menyelidiki dugaan 115 rekening liar, sesuai surat perintah Jaksa Agung yang dikirim via faximile," jelas Diding Kurniawan SH di ruang kerjanya, Senin (17/09/2012).

Kata Diding, sistim pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme, namun yang jelas semua pimpinan dan bendahara SKPD maupun pimpinan daerah akan diperiksa. Soal rekening liar ini, banyak pihak di Kefamenanu menduga ini merupakan modus baru yang dilakukan oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah untuk menyelewengkan uang negara.

Sebelumnya diberitakan oleh sejumlah media bahwa Pemerintah Daerah Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, dituding memelihara 115 rekening liar senilai Rp 8 miliar lebih selama dua tahun. Rekening tersebut diduga sengaja dibuka oleh beberapa pimpinan SKPD untuk menyimpan sejumlah uang milik Pemda TTU.

Dari informasi yang dihimpun sebelumnya, rekening liar itu tidak tercantum pada daftar rekening kas di kas daerah dan tidak dilaporkan ke Bendahara Umum Daerah (BUD). Hal ini membuka peluang besar terjadinya penyelewengan keuangan.

Rincian penyebaran jumlah rekening di beberapa bank tercatat, 108 rekening di Bank NTT Cabang Kefamenanu dan 18 rekening lainnya di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kefamenanu.

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

18 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/17/23485595/Jaksa.Agung.Beri.Sinyal.Lidik.Rekening.Liar.Rp.8.Miliar.di.TTU
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Belanja Modal Provident Agro Dialokasikan Rp426 M

Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)

Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)

JAKARTA - PT Provident Agro Tbk menghabiskan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp426 miliar pada kuartal I-2012.

"Untuk belanja modal sebesar Rp426 miliar tersebut, sebesar 85 persennya akan digunakan untuk belanja modal berikutnya," ungkap Direktur Keuangan Provident Agro Devin Antonio Ridwan, di Jakarta, Senin (17/9/2012).

Seperti diketahui, perseroan merencanakan initial public offering (IPO) dengan harga penawaran pada kisaran Rp420-Rp460. Harga tersebut berdasarkan EP per hektare (ha) tertanam.

"Penawaran tersebut berdasarkan valuasi yang digunakan EP per hektar tertanam, karena saat ini masih ada 50 persen yang tertanam dan belum menghasilkan apa-apa. Sedangkan untuk harga per hektar USD10.500," ungkap Direktur Indo Premier Securities Moleonoto.

Saat ditanya mengenai PKS, internal Managemen menghitung produksi secara periodik, untuk membangun satu PKS dibutuhkan waktu dua tahun, selain itu juga kita harus menghitung utilities PKS yang akan kita bangun sehingga kami belum bisa memberi informasi kapan akan dibangunnya

"Yang pasti kami akan lihat pertumbuhan pergerakan dari produksi definti dan pembelian TBS, tapi yang diutamakan adalah produksi inti, baru kita bisa menghitung jumlah kebutuhan kapasitas PKS yang akan dibangun," jelas Presiden Direktur Tri Boewono. (ade)

17 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/17/278/691149/belanja-modal-provident-agro-dialokasikan-rp426-m
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Friday, September 14, 2012

Korupsi Raskin, Lurah dan Sekcam Dibui

Korupsi Raskin, Lurah dan Sekcam Dibui

Penulis : Kontributor Tana Luwu, Husain | Jumat, 14 September 2012 | 18:40 WIB

Dibaca:

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Ilustrasi raskin

PALOPO, KOMPAS.com - Dua terpidana korupsi beras miskin (raskin) tahun 2009 dijemput paksa Kejaksaan Negeri Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (14/9/2012) sekitar pukul 11.00 Wita. Kedua terpidana korupsi raskin adalah Lurah Sampoddo Zainuddin Laila, dan Sekteraris Kecamatan (Sekcam) Wara Selatan Hartati.

"Keduanya langsung di jebloskan di Lapas Palopo," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Palopo Oktovianus.

Sesuai putusan Pengadilan Tipikor di Makassar Februari lalu, Hartati dan Zainuddin diganjar tiga bulan penjara dan denda masing-masing Rp 2,5 juta dan subsider empat bulan penjara. Atas putusan tersebut, keduanya langsung menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) RI.

Beberapa waktu lalu, putusan kasasi Mahkamah Agung sudah diterima dan hasilnya menguatkan vonis pengadilan Tipikor Makassar.

"Keduanya telah dipanggil ke Kejaksaan untuk ditahan. Tetapi terpidana tidak pernah datang memenuhi panggilan," tegas Oktovianus, Jumat (14/9/2012).

Karena mengabaikan surat panggilan, sejumlah jaksa bersama dua anggota kepolisian, dipimpin Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Palopo Ashari Syam, sebagai jaksa Eksekutor pun menjemput kedua terdakwa.

Awalnya, tim eksekutor menjemput kedua tersangka di kantor lurah tempat terpidana bertugas. Namun keduanya tidak ada di tempat, petugas lalu menjemput kedua terpidana di rumahnya yang berada di komplek BTN Nyiur Palopo.

Selain Hartati dan Zainuddin, dalam kasus korupsi raskin Kota Palopo tahun 2009, sebanyak 18 lurah lainnya juga menjadi terpidana. Namun, mereka sudah divonis terlebih dahulu. Dalam kasus ini, sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara akibat korupsir raskin sebesar Rp 230 juta.

Para terpidana tidak menyalurkan jatah beras miskin untuk warganya selama beberapa bulan. Mereka malah bekerja sama dengan penyalur raskin untuk menjualnya ke pedagang karena harganya lebih tinggi.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/18403719/Korupsi.Raskin..Lurah.dan.Sekcam.Dibui
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Stabilitas Keuangan Terjaga, Perbankan Bergerak Positif

© 2007 - 2012 okezone.com, All Rights Reserved
Connection by: BizNET
read/ rendering in 0.0175 seconds [77]

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/457/690042/stabilitas-keuangan-terjaga-perbankan-bergerak-positif
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6,8%

KUTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 diyakini bisa mencapai 6,8 persen mengingat sejumlah indikator fundamental ekonomi bergerak ke arah positif.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan keyakinan pemerintah itu, berdasar indikator perkembangan perekonomian belakangan yang terus membaik.

Indikator pertama bisa dilihat semakin tingginya minat investor berinvestasi di Tanah Air, program percepatan pembangunan infrastruktur hingga realisasi proyek P3EI.

"Kita lihat, konsumsi rumah tangga masih cukup tinggi, aktivitas ekspor diharapkan mulai membaik, didorong pemulihan demand global, depresiasi nilai tukar," papar Agus saat menjadi pembicara kunci pada Rapat Koordinasi Bidang Finansial dan Keuangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), di Hotel Pullman Kuta, Bali, Jumat (14/9/2012).

Keyakinan lainnnya, tambahnya, dilihat dari dukungan kebijakan stimulus seperti rencana kenaikan PTKP, pemberian fasilitas perpajakan dan lainnya. Terkait kinerja ekonomi 2012, secara umum berjalan cukup baik dan sesuai ekspektasi pemerintah.

"Dalam triwulan pertama dan kedua 2012, ekonomi Indonesia juga masih tumbuh sangat baik yaitu berekspansi pada level 6,3-6,4 persen," tegasnya.

Pertumbuhan ekonomi tersebut juga ditopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih cukup tinggi serta peningkatan kontribusi investasi.

Pencapaian lainnya adalah terjaganya stabilitas ekonomi Indonesia sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga triwulan kedua kemarin.

Tercatat laju inflasi periode Januari hingga Agustus 2012, sebesar 3,48 persen, sedang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam kisaran Rp9.270 (rata-rata sampai dengan Agustus 2012).

Melihat membaiknya beberapa indikator penting dalam pembangunan di Indonesia setahun terakhir ini, kata Agus, pemerintah optimistis hingga akhir tahun 2012 pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,3-6,5 persen. (gna)

(rhs)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/20/690031/pemerintah-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-6-8
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

HOTEL MALIYAWAN: Aset Hotel Belum Diserahkan Walikota ke PD Citra Mandiri

Hotel Maliyawan (JIBI/SOLOPOS/Ayu Prawitasari)

SOLO–Anggota panitia khusus (Pansus) Persetujuan Pelepasan Aset Maliyawan, Hartati, membantah jika bangunan sudah diserahkan oleh Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), ke perusahaan daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah pada 10 Juni 2011. Hal itu disampaikannya berdasarkan temuan data di Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) Solo.

"Tanggal 10 Juni 2011 bukan penyerahan aset Maliyawan ke provinsi melainkan Jokowi hanya mengajukan surat izin memasukkan Maliyawan ke neraca aset pemkot. Data-data ada di DPPKA," katanya kepada wartawan, Jumat (14/9/2012), di DPRD Solo.

Dijelaskannya, pada 10 Juni 2011 tidak ada penyerahan aset Maliyawan, melainkan hanya penyerahan surat persetujuan penilaian aset untuk dimasukkan dalam neraca aset pemkot. Sehingga, terhitung mulai 10 Juni tersebut hingga saat ini aset Maliyawan masih milik pemkot. "Belum ada persetujuan pelepasan. Saya pikir kemarin terjadi salah paham," ungkap politisi dari PDIP tersebut.

Ditambahkannya, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17/2007 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah menyatakan jika semua aset pemkot harus terdata dan masuk neraca aset. Bangunan Maliyawan, lanjutnya, belum masuk neraca aset sejak 1960 hingga 2007, padahal APBD tetap menganggarkan operasional Maliyawan.

Alhasil, pada 10 Juni 2011 pemkot memasukkan aset bangunan Maliyawan ke neraca. "Akhirnya, pemkot memasukkan ke neraca aset. Hal itu dilakukan untuk mengamankan aset tersebut," tambahnya.

Karena aset Maliyawan dinilai tidak produktif, jelasnya, pemkot berniat melepas aset tersebut. Guna melepas aset tersebut, pemkot mengajukan permit ke dewan.

Lebih lanjut, Hartati mengatakan pansus hanya melakukan pembahasan terkait bangunan yang ada di Maliyawan.

"Hotel Maliyawan masih jadi aset pemkot. Belum ada ganti rugi sesuai apprasial Rp493 juta. Yang disampaikan Pak Jokowi dan Pak Rudi [Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo] memang benar terkait Maliyawan," ungkapnya.

Sebelumnya, salah satu anggota pansus persetujuan pelepasan aset Maliyawan, Reny Widyawati, mengatakan Jokowi sudah menyerahkan aset Maliyawan ke PD Citra Mandiri Jawa Tengah pada 10 Juni. Hal itu disampaikannya berdasarkan informasi yang didapatkan pansus saat menanyakan status Maliyawan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar.

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/hotel-maliyawan-aset-hotel-belum-diserahkan-walikota-ke-pd-citra-mandiri-328907
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Agustus, Aset Bank Muamalat Capai Rp34 T

JAKARTA - PT Bank Muamalat membukukan aset per Agustus 2012 ini sebesar Rp34 triliun.

"Aset kita per Juni 2012 sudah mencapai Rp32,69 triliun, Agustus mungkin sudah mencapai Rp34 triliun," ujar Direktur Keuangan Bank Muamalat Hendrianto ditemui di Gedung Sindo, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Angka asetnya yang mencapai Rp34 triliun ini, menurut dia, telah mengalami kenaikan sekira 30 persen (yoy).

"Sedangkan financing (pembiayaan) kami mencapai Rp27 triliun dengan Non Performing Financing (NPF) 1,8 persen dandengan loan to deposit ratio (LDR) Rp 99 persen," tambah dia.

Hendrianto juga menyebut, bahwa sektor retail seperti usaha mikro dan kecil menengah, KPR dan kredit kepemilikan kendaraan bermotor masih mendominasi pembiayaan.

"Porsinya retail 60 persen, korporat 40 persen," tandasnya.

Meski begitu, Bank Muamalat juga membiayai berbagai bidang seperti perdagangan, kontraktor, energi, energi terbarukan dan infrastruktur seperti pembangunan jalan. (gna)
(rhs)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/457/690000/agustus-aset-bank-muamalat-capai-rp34-t
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Thursday, September 13, 2012

QE3 Akan Bawa Rupiah Menguat

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini diprediksi akan menguat. Keputusan Bank Sentral AS, The Federal Reserve akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan mata uang di Asia.

Analis Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, menjelaskan The Fed akhirnya memutuskan memberikan pelonggaran kuantitatif tahap III (QE3) sebesar USD40 miliar setiap bulannya. Kendati ekspektasi ini sudah diperkirakan sebelumnya, tetapi pasar Asia hari ini masih berpotensi menguat.

"Untuk rupiah kami masih melihat ada potensi penguatan dikisaran antara Rp9.570 hingga Rp9.590 per USD," ungkap dia dalam riset hariannya di Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Dia menambahkan, the Fed memang memutuskan memberikan QE3 senilai USD40 miliar per bulan, akan tetapi tidak jelas sampai kapan injeksi tersebut dilakukan.
Dengan QE3 ini, the Fed akan membeli obligasi berbasis mortgage dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan dan mengurangi tingkat pengangguran.

Di sisi lain BI Rate dan FasBI yang tetap, akan memberikan sentimen positif. RDG kemarin memutuskan BI rate dan FasBI tetap, masing-masing 5,75 persen dan 4 persem. Tingkat suku bunga tersebut dipandang masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sebagaimana target inflasi BI.

Keputusan tersebut juga dilandasi dengan keyakinan terhadap perbaikan neraca pembayaran pada triwulan ke-3 2012 terutama ekspektasi surplus di neraca modal dan finansial seiring dengan meningkatnya kepercayaan terhadap Indonesia.

"Kinerja perekonomian masih sejalan dengan kapasitas pereknomian domestik. Keputusan BI ini tampaknya juga mempertimbangkan keputusan ECB yang cukup positif mengurangi tekanan risiko di pasar keuangan global," tukas dia. (mrt)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/278/689666/qe3-akan-bawa-rupiah-menguat
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Manajemen PSIM Sayangkan Keputusan Mundur HS

Haryadi Suyuti (JIBI/Harian Jogja/dok)

JOGJA—Manajemen menyayangkan pernyataan Haryadi Suyuti yang menyatakan siap mundur dari kursi Ketua Umum PSIM lantaran terbentur persoalan regulasi.

Direktur Teknik PSIM Dwi Irianto, kepada Harian Jogja mengakui, ia berharap Haryadi Suyuti tetap bertahan. Ia menandaskan, sosok Haryadi memang pantas. Pasalnya, berkaca dari perjalanan PSIM musim kompetisi 2011/2012 lalu, terlebih dengan kondisi keuangan PSIM yang karut-marut di akhir kompetisi, ia tak bisa membayangkan jika tak ada HS.

"Komitmen dia yang membawa klub ini bisa bertengger di posisi empat besar meski kondisi klub seperti itu," sanjungnya.

Ia menilai Haryadi berhasil memimpin dan membawa Laskar Mataram masuk ke babak empat besar. "Sangat tidak mudah mengurusi dan memimpin klub yang berada pada kondisi di ujung tanduk seperti PSIM saat itu. Tapi buktinya, beliau tetap bisa mempertahankan nama baik klub ini," tegasnya.

Pihaknya merasa berat melepas sosok Haryadi. Apalagi dengan kondisi non teknis klub yang masih compang-camping seperti ini. Meski begitu, jika memang kendalanya adalah terkait regulasi, dalam hal ini adalah Permendagri Nomor 1/2011, maka pihaknya pun tak punya pilihan lain. "Kalau memang alasannya regulasi, apa yang bisa kami lakukan. Kami harus menghormati regulasi yang berlaku," ucapnya.

Sebaliknya, Media Director Ajiek Tarmidzi, sebelumnya menegaskan pada dasarnya ada sesuatu yang salah dalam Permendagri tersebut. Ia menegaskan, Permendagri tersebut  bermuatan politis. Pasalnya, larangan pemakaian APBD termasuk keterlibatan pejabat publik untuk sepak bola professional tendensius dan tidak adil. "Saya melihat aturan itu politis sekali. Ketika itu, aturan tersebut dibuat kan untuk menggulingkan rezim Nurdin Halid saja. Apalagi, cabornya kenapa hanya sepak bola," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PSIM Haryadi Suyuti menyatakan siap mundur sebagai ketua umum jika memang regulasi yang berlaku menghendaki demikian.

Harian Jogja 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/olahraga/manajemen-psim-sayangkan-keputusan-mundur-hs-328597
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Thursday, August 30, 2012

Pria Jenis Ini Harus Anda Hindari (I)



DALAM dunia sekarang ini, cinta seperti sebuah permainan. Dan dalam permainan ini, jika Anda tidak bermain cerdas, Anda pasti akan kalah.

 

Berikut adalah 10 jenis pria yang sebaiknya dihindari, seperti dilansir Mag for Women.

 
The Player

 

Orang ini suka bermain-main dengan cinta. Baginya, segala sesuatu adalah permainan, termasuk Anda. Jika dia terus bermain dengan emosi Anda sepanjang waktu, berubah pikiran dengan cepat, dan benar-benar tidak terduga serta tidak dapat diandalkan, Anda mungkin saja sedang berkencan dengan seorang pemain.

 
The Emotional Fool

 

Jika si dia sering membesar-besarkan semua yang Anda lakukan, tidak mempercayai Anda sama sekali dan melakukan pemerasan emosional sebagai cara untuk mendapatkan semua hal yang diinginkannya sepanjang waktu, Anda mungkin terjebak dengan orang dengan tipe ini. Pria seperti ini seperti rasa sakit di leher, menganggu!

 
The Gold Digger

 

Pria ini hanya mengejar uang Anda. Cinta Anda berarti apa-apa baginya. Dia menanyakan terlalu banyak pertanyaan pribadi tentang keuangan Anda, berharap agar Anda selalu memberinya hadiah atau menghabiskan uang untuknya. Hal ini jelas menunjukkan bahwa ia adalah cowok matre.

 
The Philanderer

 

Pria hidung belang adalah seorang Casanova. Dia begitu terbiasa bergonta-ganti pacar dan tidak bisa tetap setia kepada satu wanita bahkan jika ia ingin. Jika seorang pria terus berselingkuh di belakang Anda berulang kali, tidak ada keraguan bahwa Anda sedang menjalin hubungan dengan hidung belang.

 
The Abuser

 

Pelecehan atau penganiayaan tidak boleh ditoleransi, baik verbal atau fisik. Sebagai pacar, adalah hak Anda untuk menuntut rasa hormat. Tidak ada alasan baginya untuk melecehkan Anda. Pria seperti ini adalah larangan terbesar untuk dikencani. (ina)
(tty)




Orignal From: Pria Jenis Ini Harus Anda Hindari (I)

Tuesday, August 28, 2012

Inilah Alasan Umum Penyebab Perceraian (II)



PERCERAIAN seringkali menjadi keputusan yang diambil oleh pasangan suami-istri. Namun, apa sajakah yang sering menyebabkan hal ini terjadi?

Menyatukan dua individu dalam sebuah pernikahan tentu saja tidak mudah. Sebab, setiap orang tentunya memiliki persepsi dalam memandang sebuah masalah. Seringkali saat tak ada lagi kata sepakat dalam pernikahan, cerai dianggap merupakan jalan terbaik. Lantas, apa sajakah hal yang memicu perceraian?

Berikut ini merupakan penyebabnya, sebagaimana dilansir Mag for Woman.

Pelecehan fisik (kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT)

Pelecehan fisik atau KDRT jelas dapat membuat sebuah pernikahan berakhir. Pasangan yang dilecehkan mungkin bisa mentolerir pelecehan namun hanya sampai pada titik tertentu. Akan
tetapi hasil akhir terhadap KDRT selalu saja perceraian.

Keuangan

Masalah finansial atau manajemen keuangan yang buruk dapat menyebabkan konflik antar pasangan. Jika pasangan yang satu suka menyimpan uang sedangkan pasangan yang lainnya boros, maka hal ini dapat menyebabkan argumen antara pasangan. Jika salah satu pasangan meminta yang lain untuk membelanjakan uang dengan bijaksana, bisa jadi pasangannya merasa bahwa kebebasannya sedang dibatasi dan ini bisa menimbulkan konflik yang pada akhirnya akan mengarah pada perceraian.

Penyakit

Pasangan yang menderita penyakit serius dapat menjadi salah satu penyebab terbesar perceraian. Pasangan yang sakit merasa sulit untuk dapat melakukan hal-hal seperti orang normal lainnya. Dia mungkin menjadi tanggung jawab atau beban pasangannya dan hal ini dapat membuat kehidupan pernikahan menjadi membosankan. Seiring waktu berlalu, hal ini sangat mungkin menyebabkan perceraian. (git) (tty)




Orignal From: Inilah Alasan Umum Penyebab Perceraian (II)

Tuesday, July 31, 2012

Cara Menghadapi Pasangan yang Ketergantungan Gadget Hingga Lupa Waktu

pasangan yang tidak bisa lepas dari gadget, seringkali membuat Anda kesal sendiri. Bahkan tak jarang si dia lebih fokus terhadap handphone miliknya ketimbang mendengarkan cerita Anda.

Kecanduan seseorang terhadap teknologi bisa membuat kehidupan pernikahan terganggu. Hal itu diungkapkan oleh Sean Patrick Hatt, Ph.D, psikolog asal Seattle, Amerika. Menurutnya, "dengan mata terus menempel pada layar smartphone Anda bukanlah hal yang kondusif untuk hubungan."

Bahkan sebuah survei yang dilakukan oleh OkCupid.com mengungkapkan bahwa orang yang aktif 'nge-tweet' berisiko memiliki hubungan tidak langgeng (10% lebih pendek) dibandingkan mereka yang tidak punya Twitter. Oleh karena itu, Hatt menyarankan untuk mengurangi kecanduan pada teknologi dan habiskan lebih banyak waktu bersama pasangan dengan mengobrol melalui tatap muka.

Selain berkurangnya waktu bersama, ada masalah lain yang ditimbulkan karena kecanduan teknologi yaitu, finansial. Orang yang kecanduan teknologi biasanya terus mengeluarkan uang demi membeli gadget terbaru. Dan seperti yang diketahui, masalah keuangan merupakan salah satu pemicu timbulnya keretakan pada pernikahan.

Lalu apa yang harus dilakukan? Ada lima cara untuk menghadapi kecanduan pasangan terhadap gadget, seperti yang dikutip dari tecca:

1. Ceritakan Kekesalan Anda
Beritahu pasangan bahwa kebiasaanya itu seringkali membuat Anda kesal. Katakan padanya bahwa handphone atau X-box miliknya menjadikan pasangan tidak lagi menghabiskan waktu bersama.

2. Buat Aturan
Ketika pasangan tahu apa yang Anda rasakan dan mau mengubah kebiasaannya itu, bantu ia dengan membuat aturan. Aturan tersebut akan mengatur waktu-waktu saat pasangan tidak boleh menyentuh gadget miliknya. Misalnya, saat makan malam atau setelah pulang kantor.

3. Jauhkan Gadget dari Tempat Tidur Anda
Minta pasangan agar tidak membawa gadget ke atas tempat tidur. Selain karena bisa mengakibatkan berkurangnya frekuensi bercinta, membawa handphone, iPad, laptop dan gadget lainnya ke tempat tidur bisa memancarkan frekuensi radio elektromagnetik yang dapat meningkatkan risiko kanker.

4. Hentikan Kebiasaan Membeli Gadget Terbaru
Gadget terbaru tidak hadir dengan harga yang terjangkau. Jika Anda merasa bahwa kebiasaan pasangan yang gemar membeli teknologi keluaran terbaru itu sudah menganggu kestabilan finasial rumah tangga, mungkin kini saatnya Anda menyuruh si dia untuk berhenti.

5. Lakukan Digital Detox
Ajak pasangan untuk melakukan 'puasa' teknologi selama beberapa hari, minggu bahkan bulan. Untuk mengalihkan perhatiannya dari gadget miliknya, Anda bisa mengajak pasangan pergi berlibur. Dengan begitu Anda berdua jadi memiliki waktu romantis bersama.

(eya/eny)

Monday, July 23, 2012

KPK Temukan Transaksi Mencurigakan Hambalang






, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan telah menemukan transaksi keuangan mencurigakan dalam penyidikan kasus korupsi Gedung Olahraga di Bukit Hambalang, Bogor. KPK sedang mengkaji penggunaan pasal pencucian uang dalam kasus ini. 

"KPK telah berkoordinasi dengan PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan) terkait transaksi mencurigakan itu," kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P. di kantornya, Senin 23 Juli.

Johan tak mengetahui secara terperinci berapa jumlah transaksi mencurigakan dan kepada siapa saja duit mengalir. Ia hanya menyatakan lembaganya memang sengaja menggandeng PPATK untuk menganalisa transaksi mencurigakan tersebut.

Ketua KPK Abraham Samad tak membantah saat ditanya soal transaksi mencurigakan itu, apakah jumlah besar atau sebaliknya. "Untuk sementara masih dihitung dan diteliti," katanya saat dihubungi. Ia juga tak menyangkal rencana penggunaan pasal pencucian uang dalam kasus ini. "Masih dikaji kemungkinan itu."

KPK telah menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga, Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Proyek ini dikerjakan oleh PT Adhi Karya yang bekerja sama dengan PT Wijaya Karya sejak akhir 2010.

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengatakan ada pihak-pihak terentu yang memperoleh sejumlah alairan duit dalam proyek tersebut. "Tapi setelah kasus Hambalang muncul, duit itu kemudian ditarik lagi," kata dia. 

Bambang menolak menjelaskan siapa saja yang menerima duit maupun yang mengalirkannya. Ia berdalih masih mendalami hasil penggeledahan KPK pekan lalu, "Serta berkonsentrasi mendalami peran tersangka DK (Deddy Kusdinar)."

Sebelumnya, PPATK menyatakan telah menyetorkan daftar 10 transaksi mencurigakan anggota Badan Anggaran DPR kepada KPK. Johan membenarkan adanya laporan itu, namun belum bisa memastikan apakah salah satu laporan terkait kasus Hambalang. "Yang jelas laporannya tengah ditelaah," kata dia.

TRI SUHARMAN 





Orignal From: KPK Temukan Transaksi Mencurigakan Hambalang

Wednesday, July 18, 2012

Peringkat Bakrie Telekom dalam Pengawasan Negatif


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemeringkat Fitch Ratings menempatkan peringkat utang jangka panjang dalam mata uang asing dan lokal yang berperingkat CCC, PT Bakrie Telekom, dalam pengawasan negatif RWN. PT Bakrie Telekom berada dalam pengawasan.

Utang sebesar 380 miliar dollar AS yang saat ini mendapatkan peringkat CCC, juga ditempatkan dalam pengawasan negatif.

RWN ini mencerminkan tingginya risiko, terkait dengan pembayaran kembali obligasinya yang senilai Rp 650 miliar dan akan jatuh tempo pada 4 September 2012.

Pada akhir Maret, aset likuid Bakrie Telekom hanya sebesar Rp 215 miliar, berbentuk kas dan setara kas. Demikian keterangan dari Fitch di Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Pada April 2012, Bakrie Telekom mengumumkan rencananya meraup dana sebesar Rp 755 miliar dari rights issue. Tetapi belum ada rincian keterangan tentang hal ini.

Menurut analis dari Fitch, langkah strategisnya dengan PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) termasuk akuisisi 35 persen saham di STI melalui pertukaran saham, tampaknya tidak terlalu signifikan dalam meningkatkan keuangan Bakrie Telekom atau meningkatkan daya saingnya. <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->








































Orignal From: Peringkat Bakrie Telekom dalam Pengawasan Negatif

Ketergantungan BBM Jadi Masalah PLN


JAKARTA, KOMPAS.com - Persoalan yang ada saat ini adalah pembangkit PLN masih banyak bergantung pada BBM. Akibatnya, biaya pokok produksi listirk sangat rentan terhadap perubahan harga minyak dunia.

 

Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar, mengemukakan itu dalam pidato kunci pada seminar yang digelar Kementerian Keuangan tentang subsidi listrik di Jakarta, Rabu (18/7/2012).

 

"Hal ini juga mengakibatkan nilai dan fluktuasi subsidi listrik yang harus dialokasikan dalam APBN menjadi sulit dikendalikan," kata Mahendra.

Alokasi subsidi listrik dalam APBN, Mahendra melanjutkan, terus meningkat. Pada 2000-2004, subsidi berkisar Rp 3,4 triliun sampai Rp 4,9 triliun.

Seiring dengan perubahan skema dari subsidi terarah, menjadi subsidi untuk seluruh golongan tarif dan meningkatnya harga minyak mentah dunia, maka subsisi terus merangkak naik double digit.

Kondisi ini, menurut Mahendra, diperparah oleh terbatasnya pasokan batubara dan gas yang mestinya bisa digunakan untuk menggantikan BBM. "Untuk masalah ini dapat dikatakan sebagian besar disebabkan oleh masalah infrastruktur," tambah Mahendra. <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->








































Orignal From: Ketergantungan BBM Jadi Masalah PLN

Monday, July 16, 2012

Persibo Belum Terima Hadiah Juara Piala Indonesia  






TEMPO.CO, Bojonegoro - Persibo Bojonegoro mengaku belum menerima hadiah sebagai juara Piala Indonesia 2012 sebesar Rp. 750 juta. Nilai tersebut terdiri atas hadiah juara Rp 500 juta plus fee pertandingan Rp 250 juta.

Persibo meraih juara Piala Indonesia 2012 setelah menang tipis 1-0 atas Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu, 14 Juli 2012. Secara simbolis hadiah diberikan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, usai digelar pertandingan. Persibo juga berhak mengikuti Liga Champion Asia yang digelar pada 2013.

Manajer Persibo, Nur Yahya, mengakui timnya hingga kini belum menerima hadiah tersebut dari PSSI. Namun, dia optimistis hadiah kemungkinan akan cepat cair dalam pekan ini. "Memang belum cair," kata Nur kepada Tempo, Senin, 16 Juli 2012.

Nur mengatakan, status sebagai juara Piala Indonesia dan meraih hadiah Rp 750 juta tentu sangat dinantikan. Paling tidak, hadiah sangat berguna bagi pemain dan dua pelatih, Paolo Camargo dan Asistennya Wanderley Junior yang berjasa mengantarkan klub ini jadi juara.

Apalagi, saat ini Persibo tengah ditelikung krisis keuangan, menyusul para pemain belum menerima gaji dari Konsorsium Liga Prima Indonesian (LPI) selama empat bulan sejak Maret hingga Juni. Sehingga, status bisa meraih juara menjadi sangat penting. Paling tidak, bonus Rp 750 juta itu, bisa digunakan untuk kebutuhan pemain dan pelatih pada Lebaran 2012. "Ini sesuai yang bermanfaat," ujarnya.

Lokal Media Officer Persibo, Imam Nurcahyo, mengatakan saat ini pemain Persibo sangat solid. Lihat saja, kata dia, selama empat bulan pemain tanpa menerima gaji, namun mereka dan pelatihnya tetap rajin berlatih, dan bermain tidak terpengaruh oleh kondisi keuangan. "Saya harus acungkan jempol,katanya.

Saat acara penyerahan hadiah, para pemain Persibo mendapat perlakuan khusus, yaitu dikalungi medali oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu 14 Juli 2012.

SUJATMIKO





Orignal From: Persibo Belum Terima Hadiah Juara Piala Indonesia  

Wednesday, July 11, 2012

Suami Thessa Kaunang Bantah Tipu Annisa Bahar


Jakarta - Suami Thessa Kaunang, Shandy Tumiwa membantah telah menipu pedangdut Annisa Bahar. Hal itu diungkapkan oleh Shandy saat menggelar jumpa pers di kantor kuasa hukumnya, Elza Syarief, Rabu (11/7/2012).

Shandy mengaku sama sekali tidak tahu tentang pemilik perusahaan tersebut. Menurutnya di PT. CSM Bintang Indonesia, Shandy hanya berperan sebagai komisaris yang juga sebagai pemegang saham dan juga memberikan modal kepada perusahaan tersebut.

Namun bukan seperti apa yang dituduhkan Annisa Bahar bahwa Shandy juga ikut menggelapkan uang perusahaan tersebut.

"Perusahaan baru mulai 3 bulan. Klien saya di ajak Astriana (Cici), mendirikan 1 perusahaan, idenya bagus dan bisa meningkatkan perekonomian, dia (Shandy) nggak mengerti bagaimana pengelolaan, perijinan, semuanya, klien saya komisaris yang memodalkan saja," ucap Elza saat ditemui di kantornya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012).

Elza menambahkan kalau Shandy sangat terkejut karena perusahaan yang dimodalinya itu di kelola oleh seorang rekan bisnisnya, Astriana. Astriana sendiri saat ini telah melarikan diri bersama uang para nasabahnya.

"Klien saya berperan sebagai pengawasan keuangan yang biasanya dibuat dalam 1 tahun, kita baru 3 bulan. Klien saya kaget, baru ada surat Bappepti ini, ternyata belum ada ijin. Jadi klien saya ini juga sebenarnya juga korban dari penggelapan uang tersebut," pungkasnya.


(wes/fk)



<!--HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. -->



Orignal From: Suami Thessa Kaunang Bantah Tipu Annisa Bahar