Friday, September 14, 2012

Dikira Paket Bom, Staf Kecamatan Panik

Dikira Paket Bom, Staf Kecamatan Panik

Penulis : Kontributor Surakarta, M Wismabrata | Jumat, 14 September 2012 | 18:19 WIB

Dibaca:

shutterstock Ilustrasi bom

KLATEN, KOMPAS.com - Pegawai Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah dikagetkan dengan sebuah paket yang mirip bom, Jumat (14/9/2012). Paket yang dibungkus kertas warna cokelat tersebut berisi dua pipa paralon dan beberapa rangkaian kabel.

Pegawai kecamatan pun panik. Tim Gegana pun segera didatangkan untuk mengamankan paket tersebut. Untuk antisipasi, petugas kepolisian mensterilkan lokasi dengan garis polisi di sekitar ruang unit pelaksana (UPK) Kecamatan Prambanan.

Paket tersebut tertuju kepada salah satu staf kecamatan, Siti Farich Rochana dengan pengirim tertulis Gufron Sastrawan dan beralamat di Jalan Kenari Raya, Jakarta Pusat.

Menurut salah satu pegawai, Polo Dirgantara, saat melihat ada rangkaian kabel di dalam amplop, dirinya menutup paket tersebut dengan drum.

"Saya lihat ada paralon dan kabel, saya tutup aja dengan drum sambil menunggu polisi datang," katanya.

Setelah tim Gegana datang ke lokasi dan memeriksa paket mencurigakan tersebut, ternyata hanya berisi petasan dan beberapa potongan kabel. Namun demikian, pihak kepolisian akan tetap mengusut teror terhadap kantor Kecamatan Prambanan tersebut.

"Meskipun hanya berupa petasan dan beberapa potongan kabel, namun kita akan mengusutnya sampai tuntas," kata Kapolres Klaten AKBP Kalingga Raharja.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/18192492/Dikira.Paket.Bom..Staf.Kecamatan.Panik
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com