Tuesday, July 17, 2012

Laju Perkembangan Autisme  






TEMPO.CO, Makassar - Dari waktu ke waktu ada kemungkinan seseorang menderita autisme di seluruh dunia terus mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian, pada 1990-an, jumlah penyandang autisme diperkirakan mencapai 4-6 orang dalam setiap 10 ribu kelahiran. Sedangkan pada 2000-an jumlah ini meningkat menjadi 15-10 dalam setiap 10 ribu kelahiran.

Di Indonesia, pada 2010, jumlah penderita autisme diperkirakan mencapai 2,4 juta orang. Hal itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik. Pada tahun tersebut jumlah penduduk Indonesia mencapai 237,5 juta orang dengan laju pertumbuhan 1,14 persen. Jumlah penderita autisme di Indonesia diperkirakan mengalami penambahan sekitar 500 orang setiap tahun.

Dilihat dari jenis kelamin, pada dasarnya jumlah penderita autisme dengan jenis kelamin laki-laki lebih banyak dibanding perempuan, dengan perbandingan 4,3:1. Namun sebenarnya penyakit autisme sama sekali tidak membedakan penyandangnya berdasarkan latar belakang sosial. Autisme bisa saja diderita orang golongan orang kaya atau miskin, berpendidikan tinggi ataupun rendah.

ANISWATI SYAHRIR

Berita Terkait:
Diet bagi Penderita Autisme
Bayi Berukuran Kecil Berisiko Autis
Ibu Obesitas Berpotensi Lahirkan Bayi Autis
Kenali Bayi Autis
Pada Orang Kembar, Faktor Autis Berasal dari Lingkungan
Makanan Terbaik untuk Anak Autis
Beda Otak Anak Autis
Bayi Kurang Berat Badan Berpeluang Autis
Ayah Kreatif Bikin Aplikasi iPad untuk Anak Autis





Orignal From: Laju Perkembangan Autisme  

Sean & Regina Jadi Pembuka Konser David Cook


Jakarta - Pemenang musim ketujuh American Idol, David Cook usai menggelar konsernya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2012) malam. Konser tersebut terasa spesial karena dua finalis Indonesian Idol tampil menjadi pembuka.

Juara Indonesian Idol 2012, Regina tampil membawakan 'Rolling In The Deep' bersama Judika. Ia juga turut membawakan lagu berjudul 'Kemenangan' dan 'Listen'.

Sementara Sean memamerkan suaranya lewat lagu 'One Sweet Day' bersama Penta boys. Kedua finalis Indonesian Idol tersebut mengaku senang berada satu panggung dengan David Cook.

Penyanyi Amerika Serikat kelahiran 20 Desember 1982 itu membukan penampilannya dengan lagu 'Circadian' yang diambil dari album terbarunya 'The Loud Morning'. Seakan tak mau banyak berbasa-basi, David langsung membawakan lagu 'Heroes' yang disambung lagu Oasis berjudul 'Champagne Supernova'.

David yang tampil dengan gaya casual membawa serta band pengiringnya. Ia sempat menyapa sekitar seribuan penonton, dan menyatakan kegembiraannya bisa menggelar konser di Indonesia.

"Butuh waktu yang cukup lama untuk saya bisa ada di sini. Terima kasih untuk kalian yang sudah datang," ucapnya dari atas panggung.

Di tengah konser, David membawakan lagu-lagunya seperti 'Hard To Believe', 'Paper Heart', 'Come Back To Me', 'The Last Goodbye', hingga 'Mr. Sensitive'. Ciri khas David membawakan lagu dengan gitar akustiknya juga tak ketinggalan.

Penyanyi yang memenangkan Nashville Music Awards untuk kategori Song of the Year itu juga membawakan lagu grup band legendaris, Led Zeppelin. 'Rock and Roll' dan 'Whotta Lotta Love' sukses membuat penonton berjingkrak.

Lagu 'Always Be My Baby' yang melambungkan nama David akhirnya dilantunkan. Regina yang tiba-tiba muncul, cukup mengagetkan penonton. Keduanya kemudian berduet dengan cukup baik.

Akhirnya David menutup konser dengan lagu 'Fade Into Me' dan 'Rapid Eye Movement'. Meskipun konser tersebut terbilang tak terlalu penuh, namun David menyajikan pertunjukan yang cukup menghibur.


(ich/ich)



<!--HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. -->



Orignal From: Sean & Regina Jadi Pembuka Konser David Cook

Raih Klimaks Dahsyat Saat Berhubungan Seks (II-Habis)



KLIMAKS menjadi bentuk kepuasan yang ingin diciptakan pasangan manapun saat bercinta. Jika ingin menciptakannya, siasat ini layak dicoba.

Gairah seks yang membara dapat dimanfaatkan untuk menciptakan orgasme ganda. Hal terpenting untuk mewujudkannya, buatlah kenyamanan satu sama lain dan manfaatkan momen terbaik demi kenikmatan tersebut. Womenshealthmag memberikan tipnya.

Pilih posisi seks paling nyaman

Setelah menghidupkan gairah di babak awal, langkah terpenting untuk dilakukan yakni menjalani babak utama. Pilihlah posisi seks ternyaman untuk dilakukan. Ketika Anda merasakan sensasi di alat kelamin atau kedua sisi dinding Miss V, saatnya untuk melakukan menu utama. Ambil posisi yang membuat klitoris saling kontak. Biarkan pangkal Mr P-nya sejajar dengan klitoris, kemudian dorong panggul ke atas sehingga dapat melakukan gerakan melingkar. Anda juga dapat mencoba posisi di mana dia bisa menyentuh klitoris dengan jari-jarinya, seperti dari belakang atau atas.

Bernapas cepat

Saat terjadi kontraksi yang kuat, maka orgasme pun tercipta. Dalam sesi ini memang akan membutuhkan tenaga besar. Meski demikian, Anda tidak perlu menahan napas selama klimaks berlangsung karena hal tersebut akan mengurangi sensasi seksual yang terjadi. Sebaliknya, bernapaslah cepat selama klimaks terjadi. Napas cepat akan mengurangi kadar karbondioksida yang membuat kontraksi Miss V lebih intens.

Teknik lakukan orgasme kedua

Segera setelah orgasme, tekanan darah dan denyut nadi akan kembali tenang dan aliran darah mengendur perlahan sehingga menciptakan alat kelamin tak lagi tegang. Salah satu keunggulan wanita dari pria, yakni kemampuannya untuk mencapai orgasme ganda. Pasalnya, darah yang mengalir di Mr P agak sementara di Miss V berjalan lebih lambat dan membuat wanita lebih mudah terangsang.

Untuk menciptakan orgasme lanjutan. Tunggulah hingga klitoris kurang sensitif dimana memakan waktu beberapa detik atau beberapa menit. Setelah itu, mintalah pasangan untuk merangsang kembali secara manual untuk membangun puncak gairah. (tty)




Orignal From: Raih Klimaks Dahsyat Saat Berhubungan Seks (II-Habis)

Ani Yudhoyono Minta Pertumbuhan Penduduk Dikendalikan






TEMPO.CO, Jakarta -- Ibu Negara Ani Yudhoyono menganggap kesejahteraan keluarga dapat dicapai melalui pengendalian jumlah penduduk. Karena itu, masyarakat Indonesia diimbau untuk merencanakan jumlah anak.

"Sehingga anak yang dilahirkan menjadi sumber yang unggul dan berkualitas serta akan mampu bersaing di era globalisasi," kata dia di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa, 17 Juli 2012.

Menurut Ani, kehidupan ke depan tidak akan semakin mudah karena banyak tantangan dan persaingan berat yang harus dihadapi. Meski begitu, ia menyadari di beberapa daerah dan komunitas terjadi hambatan budaya untuk melaksanakan program Keluarga Berencana.

"Mereka masih percaya dengan semboyan ''banyak anak banyak rejeki'' atau setiap anak membawa rejeki sendiri-sendiri," ujarnya.

Menurut Ani, semboyan tersebut tampaknya sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. Sebabnya, jumlah penduduk yang tidak terkendali menimbulkan persoalan dan bisa menyusahkan negara.

"Oleh karena itu, kita harus berupaya menjaga pertumbuhan penduduk agar kesempatan kerja, ketersediaan lahan, kecukupan pangan, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan lainnya bisa terpenuhi," ujar dia.

Dalam hal ini, Ani melanjutkan, pemerintah, BKKBN, dan segenap elemen masyarakat perlu bekerja keras untuk melakukan sosialisasi mengenai pentingnya keluarga dengan jumlah yang tepat tapi berkualitas.

"Ini merupakan tanggung jawab kita bersama," ucapnya. "Karena itu saya memandang perlu adanya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah."

Ia mengatakan, sejak diberlakukannya otonomi daerah pada awal era reformasi, program KB tidak berjalan seefektif era sebelumnya. Soalnya, tidak semua daerah memiliki perangkat dalam mendukung program KB.

"Sejak ada gerakan revitalisasi yang dijalankan beberapa tahun lalu, ada perkembangan signifikan dan ada keseriusan untuk mengembalikan program KB seperti di era keemasannya dulu," kata Ani.

Menurutnya, momentum tersebut semakin diperkuat dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Keluarga. "Ini menjadi titik tolak dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk," ujar Ani.

Ia melanjutkan, beberapa poin penting dalam undang-undang tersebut antara lain ditegaskannya paradigma kependudukan sebagai titik sentral pembangunan. "Di situ dijelaskan misalnya mengenai pengendalian kuantitas menuju pada keseimbangan demografi."

PRIHANDOKO





Orignal From: Ani Yudhoyono Minta Pertumbuhan Penduduk Dikendalikan

Salah Kaprah Kalender Olahraga Indonesia






TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo, mengakui kurang maksimalnya kalenderisasi keolahragaan Indonesia. Hal itu tercermin dari penyusunan jadwal pertandingan kejuaraan per periode yang tidak mendukung keberlangsungan event puncak seperti Olimpiade.

"Kalenderisasi keolahragaan akan dirumuskan kembali saat masyarakat olahraga Indonesia berunding," kata Rita saat memenuhi undangan TEMPO, Selasa, 17 Juli 2012.

Dikatakan Rita, pihaknya akan mencoba mengumpulkan masyarakat olahraga Indonesia yang terdiri dari Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat dan Daerah, serta para pengurus cabang olahraga. Tujuan besarnya, merampungkan penyusunan cetak biru keolahragaan Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan keolahragaan, sekaligus memperjelas fungsi organisasi yang selama ini berkontribusi dalam olahraga.

"Kita harus mengubah pola pikir bahwa Olimpiade adalah kompetisi tertinggi dalam olahraga," kata Rita. "jadi sebisa mungkin menempatkan Olimpiade sebagai peak (puncak) kejuaraan, supaya kita bisa meraih prestasi di Olimpiade." 

Penyelenggaraan Olimpiade XXX London yang akan berlangsung 27 Juli-12 Agustus 2012, berhimpit dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau yang direncanakan berlangsung 9 September 2012. Padahal idealnya, PON diselenggarakan sebelum Olimpiade, supaya Olimpiade bisa menjadi kejuaraan olahraga yang puncak. PON seharusnya menjadi pemanasan menuju Olimpiade.

Menurut Rita, pengubahan pola pikir terhadap pentingnya Olimpiade nantinya berujung pada pengiriman atlet yang lebih banyak dibanding Olimpiade Londin, di mana Indonesia masih kalah jauh dari Thailand dan Malaysia soal pengiriman atlet. Indonesia hanya mengirimkan 21 atlet, jauh dibandingkan Thailand (38 atlet) dan Malaysia (30).

"Mereka bisa mengungguli Indonesia karena mereka fokus pada cabang-cabang olimpiade di SEA Games," tutur Rita. Pada SEA Games 2011, dari 10 medali terbanyak yang diraih Malaysia dan Thailand, kebanyakan adalah dari cabang olahraga olimpik. Sementara Indonesia, justru banyak yang bukan cabor olimpik.

Rita berharap bisa mengubah kondisi. "Kekuatan KOI tak bisa sendiri. Nanti dilihat cabor yang dipertandingkan, lalu KONI dan Prima menyiapkan atletnya. Ini harus dikerjakan bersama-sama. Maka dari itu, kita perlu sekali cetak biru olahraga."

MUHAMAD RIZKI





Orignal From: Salah Kaprah Kalender Olahraga Indonesia

BNI Securities Luncurkan eSmart Syariah


JAKARTA, KOMPAS.com - Potensi umat Islam sebagai investor pasar modal tergolong besar. Namun perusahaan sekuritas masih sedikit yang memikirkan kenyamanan dan keyakinan para investor potensial ini, untuk bertransaksi di pasar modal sesuai syariah.

Kesempatan itu diambil BNI Securities, lewat peluncuran eSmart Syariah, Selasa (17/7/2012).

Lewat program itu, BNI Securities memberi layanan transaksi saham,baik secara reguler maupun online berbasis syariah. Itu dilakukan, setelah BNI Securities menerima sertifikat yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Sertifikasi ini membuat BNIS secara resmi telah diizinkan bertransaksi efek saham berbasis syariah.

"Diversifikasi bisnis ke layanan berbasis syariah menjadi salah satu strategi Perusahaan di tahun ini. Nasabah pun kini memiliki pilihan dalam bertransaksi efek,"" kata Presiden Direktur BNI Securities, Jimmy Nyo, di Jakarta.

Peluncuran eSmart Syariah ditandai dengan penyerahan sertifikat halal transaksi saham dari DSN MUI oleh KH Ma'ruf Amin.

Jimmy menjelaskan, dengan sertifikasi tersebut kini BNIS merupakan perusahaan sekuritas BUMN pertama yang memiliki layanan transaksi efek saham, sesuai dengan ketentuan syariah.

"Upaya sosialisasi kini terus dilakukan secara berkelanjutan, di antaranya melalui kunjungan ke cabang-cabang," papar Jimmy.

Untuk lebih mengoptimalkan layanan eSmart Syariah, pada kesempatan yang bersamaan sinergi Perusahaan dengan BNI Group pun dilakukan, dalam bentuk penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Presiden Direktur BNI Securities Jimmy Nyo dan Direktur Bisnis BNI Syariah Imam Teguh Saptono.

BNI Syariah yang memiliki jaringan cukup luas, dengan 150 outlet syariah di seluruh Indonesia, saat ini tengah bersiap menjadi bank penerima pembayaran untuk transaksi sekuritas berbasis syariah dari PT BNI Securities.

Kerja sama juga diwujudkan melalui kegiatan promosi dan pemasaran bersama, serta pemberian fasilitas pembiayaan syariah kepada BNI Securities. <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->








































Orignal From: BNI Securities Luncurkan eSmart Syariah