Friday, September 14, 2012

PNM Tetapkan Kupon Obligasi 8,75-9,5%

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menetapkan kupon sebesar 8,75-9,5 persen untuk obligasi PNM I-2012 senilai Rp500 miliar dengan tenor lima tahun.

"Pertimbangan kupon tersebut berdasarkan kupon benchmark negara SUN060 yang jatuh tempo lima tahun lagi," ungkap Direktur PT Bahana Securities Andi Sidharta, di Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Andi juga menambahkan bahwa yield 5,7 persen. Dengan premium yang cukup besar 325-425 bps di atas indikasi negara. Selain itu kisaran bunga tersebut hanya akan menarik investor dalam negeri.

"Investor dapat berpartisipasi, namun distribusi hanya kepada investor domestik saja yang dapat berpartisipasi dalam emisi ini," tambahnya.

Penawaran obligasi ini memang 100 persen ditujukan kepada investor domestik. Sebagai informasi, dalam rangka penerbitan obligasi ini, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan obligasi dengan rating A. (wdi)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/278/690028/pnm-tetapkan-kupon-obligasi-8-75-9-5
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Pertamina Jamin Pasokan Gas KTT APEC

NUSA DUA - PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan pertemuan KTT APEC 2013 tidak akan terganggu meskipun saat ini masih ada ketersendatan pasokan gas ke Bali. Hal ini akibat molornya pembangunan PLTG di Pesanggaran.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya menegaskan tekadnya untuk terus berupaya agar pasokan gas pada pertemuan tingkat dunia mendatang tidak boleh terhambat sedikitpun.

"Pasokan gas sangat penting untuk memenuhi kebutuhan selama pertemuan tingkat dunia berlangsung. Kami berharap ketersendatan pasokan gas tidak terjadi selama KTT APEC," tegasnya di Nusa Dua, Jumat (14/9/2012).

Pihak Pertamina, kata Hanung, sejatinya telah mematok target bisa menyelesaikan seluruh pasokan gas di Pulau Dewata sampai pertengahan tahun ini atau pada Juni lalu.

Hanya saja, kendala di lapangan terkait pembebasan lahan warga yang menolak untuk melepaskan tanahnya untuk pembangunan PLTG Pesanggaran.

"Akibat penolakan itu, pelaksanaan pengembangan PLTG sehingga terjadi kemunduran dari target penyelesaian proyek. Kemunduran target pelaksanaan proyek sudah berlangsung satu setengah tahun," tambahnya.

Karena itu, kini pihaknya terus berpikir keras guna menyelesaikan persoalan itu, dengan melibatkan pihak terkait dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencari solusi terbaik.

"Mohon semua pihak untuk dibantu menyelesaikan masalah ini," harapnya.

Pihaknya optimistis lantaran sudah mulai ada arah kemajuan yang dicapai untuk memenuhi kebutuhan pasokan gas di Bali, institusinya sudah memiliki jalan ke luar. Selama ini respons Pemerintah Bali atas kendala yang dihadapi dinilai cukup baik.

"Kami masih membicarakan dengan beberapa keluarga di sana (yang tak mau melepas tanahnya) untuk solusi terbaiknya," tutup Hanung. (gna)
(rhs)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/19/690021/pertamina-jamin-pasokan-gas-ktt-apec
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Stabilitas Keuangan Terjaga, Perbankan Bergerak Positif

© 2007 - 2012 okezone.com, All Rights Reserved
Connection by: BizNET
read/ rendering in 0.0175 seconds [77]

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/457/690042/stabilitas-keuangan-terjaga-perbankan-bergerak-positif
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6,8%

KUTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 diyakini bisa mencapai 6,8 persen mengingat sejumlah indikator fundamental ekonomi bergerak ke arah positif.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan keyakinan pemerintah itu, berdasar indikator perkembangan perekonomian belakangan yang terus membaik.

Indikator pertama bisa dilihat semakin tingginya minat investor berinvestasi di Tanah Air, program percepatan pembangunan infrastruktur hingga realisasi proyek P3EI.

"Kita lihat, konsumsi rumah tangga masih cukup tinggi, aktivitas ekspor diharapkan mulai membaik, didorong pemulihan demand global, depresiasi nilai tukar," papar Agus saat menjadi pembicara kunci pada Rapat Koordinasi Bidang Finansial dan Keuangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), di Hotel Pullman Kuta, Bali, Jumat (14/9/2012).

Keyakinan lainnnya, tambahnya, dilihat dari dukungan kebijakan stimulus seperti rencana kenaikan PTKP, pemberian fasilitas perpajakan dan lainnya. Terkait kinerja ekonomi 2012, secara umum berjalan cukup baik dan sesuai ekspektasi pemerintah.

"Dalam triwulan pertama dan kedua 2012, ekonomi Indonesia juga masih tumbuh sangat baik yaitu berekspansi pada level 6,3-6,4 persen," tegasnya.

Pertumbuhan ekonomi tersebut juga ditopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih cukup tinggi serta peningkatan kontribusi investasi.

Pencapaian lainnya adalah terjaganya stabilitas ekonomi Indonesia sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga triwulan kedua kemarin.

Tercatat laju inflasi periode Januari hingga Agustus 2012, sebesar 3,48 persen, sedang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam kisaran Rp9.270 (rata-rata sampai dengan Agustus 2012).

Melihat membaiknya beberapa indikator penting dalam pembangunan di Indonesia setahun terakhir ini, kata Agus, pemerintah optimistis hingga akhir tahun 2012 pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,3-6,5 persen. (gna)

(rhs)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/20/690031/pemerintah-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-6-8
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Lapindo Incar Lapangan Minyak di Madura

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - PT Lapindo Brantas berencana mengelola satu lapangan gas di garis pantai Pasuruan-Madura. Rencananya hasil gas tersebut akan dimanfaatkan untuk gas kota di Jawa Timur, namun saat ini pemerintah daerah belum mengeluarkan izin pengeboran.

"Saat ini Lapindo sedang mengincar satu lapangan gas di pantai Pasuruan, yang letaknya antara Madura-Pasuruan yang mengarah ke Banyuwangi, di sana rencananya mereka akan melakukan pengeboran sumur eksplorasi," kata Kepala Divisi Humas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Hadi Prasetyo, di Kantornya, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Menurut Hadi, jika pengelolaan gas dari lapangan tersebut dapat terrealisasi, akan mendatangkan manfaat sangat besar khususnya bagi masyarakat di Jawa Timur, karena nantinya gas tersebut akan digunakan untuk program gas perkotaan.

"Kalau ketemu gasnya, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat sekitar khususnya untuk pembangunan jaringan gas kota, seperti di Surabaya. Walau diperkirakan potensi gasnya hanya sekira 5-10 juta kaki kubik per hari (milion metric standart cubic feet per day/mmscfd)," jelas Hadi.

Namun, rencana Lapindo tersebut belum bisa terealisasi karena masih terkendala perizinan yang belum dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat.

"Tapi izinnya masih belum keluar, tetapi kalau itu berhasil yah bisa pesta," tutup Hadi. (wdi)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/19/690035/lapindo-incar-lapangan-minyak-di-madura
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

HOTEL MALIYAWAN: Aset Hotel Belum Diserahkan Walikota ke PD Citra Mandiri

Hotel Maliyawan (JIBI/SOLOPOS/Ayu Prawitasari)

SOLO–Anggota panitia khusus (Pansus) Persetujuan Pelepasan Aset Maliyawan, Hartati, membantah jika bangunan sudah diserahkan oleh Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), ke perusahaan daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah pada 10 Juni 2011. Hal itu disampaikannya berdasarkan temuan data di Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) Solo.

"Tanggal 10 Juni 2011 bukan penyerahan aset Maliyawan ke provinsi melainkan Jokowi hanya mengajukan surat izin memasukkan Maliyawan ke neraca aset pemkot. Data-data ada di DPPKA," katanya kepada wartawan, Jumat (14/9/2012), di DPRD Solo.

Dijelaskannya, pada 10 Juni 2011 tidak ada penyerahan aset Maliyawan, melainkan hanya penyerahan surat persetujuan penilaian aset untuk dimasukkan dalam neraca aset pemkot. Sehingga, terhitung mulai 10 Juni tersebut hingga saat ini aset Maliyawan masih milik pemkot. "Belum ada persetujuan pelepasan. Saya pikir kemarin terjadi salah paham," ungkap politisi dari PDIP tersebut.

Ditambahkannya, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17/2007 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah menyatakan jika semua aset pemkot harus terdata dan masuk neraca aset. Bangunan Maliyawan, lanjutnya, belum masuk neraca aset sejak 1960 hingga 2007, padahal APBD tetap menganggarkan operasional Maliyawan.

Alhasil, pada 10 Juni 2011 pemkot memasukkan aset bangunan Maliyawan ke neraca. "Akhirnya, pemkot memasukkan ke neraca aset. Hal itu dilakukan untuk mengamankan aset tersebut," tambahnya.

Karena aset Maliyawan dinilai tidak produktif, jelasnya, pemkot berniat melepas aset tersebut. Guna melepas aset tersebut, pemkot mengajukan permit ke dewan.

Lebih lanjut, Hartati mengatakan pansus hanya melakukan pembahasan terkait bangunan yang ada di Maliyawan.

"Hotel Maliyawan masih jadi aset pemkot. Belum ada ganti rugi sesuai apprasial Rp493 juta. Yang disampaikan Pak Jokowi dan Pak Rudi [Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo] memang benar terkait Maliyawan," ungkapnya.

Sebelumnya, salah satu anggota pansus persetujuan pelepasan aset Maliyawan, Reny Widyawati, mengatakan Jokowi sudah menyerahkan aset Maliyawan ke PD Citra Mandiri Jawa Tengah pada 10 Juni. Hal itu disampaikannya berdasarkan informasi yang didapatkan pansus saat menanyakan status Maliyawan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar.

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/hotel-maliyawan-aset-hotel-belum-diserahkan-walikota-ke-pd-citra-mandiri-328907
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Solo Buka Jaringan Promosi dengan VITO

ilustrasi (Dwi Prasetya/Espos)

SOLO—Kalangan penggiat pariwisata Kota Solo bakal membuka jaringan promosi pariwisata dengan Visit Indonesia Tourism Office (VITO) yang ada di Malaysia dan Singapura.

PT Taman Wisata Candi (TWC) menyatakan siap memfasilitasi Solo untuk membuka link dengan VITO yang ada di dua negara tersebut. Hal ini disampaikan Deputy General Manager Marketing PT Taman Wisata Candi, Emilia Eny Utari seusai melakukan pertemuan dengan Badan Promosi Pariwisata Indonesia Solo (BPPIS), Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, di Hotel Riyadi Palace, Jumat (14/9/2012).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut kerja sama pelaku pariwisata Solo dengan PT TWC beberapa waktu lalu. Dimana pada saat itu, PT TWC memang akan membantu Solo untuk membuka jaringan promosi yang lebih luas.

"Salah satu sasaran kami adalah pasar Singapura. Kami mencoba garap Solo karena Solo mempunyai banyak potensi wisata yang sesuai dengan minat pasar Singapura," kata Emilia, saat ditemui wartawan seusai pertemuan tersebut.

Ketua Asita Solo, Suharto menyampaikan pertemuan kali kedua Asita dan BPPIS dengan PT TWC ini telah merubah cara pandang mengenai pola pemasaran pariwisata Solo. Ke depan, kata dia, Solo akan mengurangi cara berpromosi dengan direct selling kepada calon pelanggan. Dua target pasar utama, yaitu Singapura dan Malaysia, akan digarap dengan pola kerjasama B to B. "Misalnya, menghadirkan VITO dan jaringannya ke Solo kemudian mengadakan famtrip  di Solo."

Dia yakin cara ini jauh lebih efektif dari pada harus berbondong-bondong ikut pameran. Dari rencana gathering bersama seluruh kepala sekolah di Singapura saja, dia optimis bisa menarik 2% dari potensi pasar yang ada. "Saya yakin mereka akan tertarik datang ke Solo, karena kementerian pendidikan di Singapura punya program mengenal heritage di luar Singapura."

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/solo-buka-jaringan-promosi-dengan-vito-328881
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Kafilah Rembang Sabet Juara Umum STQ Jateng

Penutupan STQ Jateng, Jumat (14/9/2012). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR–Kafilah Kabupaten Rembang berhasil menyabet juara umum Seleksi Tilawatil Alquran (STQ) Jateng ke 22 dengan total mengumpulkan poin sebanyak 25. Sementara tim tuan rumah berada pada peringkat empat dengan 13 poin.

Sekretaris dewan hakim STQ, Saiful, mengatakan seluruh cabang dalam STQ telah rampung dipertandingkan selama empat hari. Setiap hakim yang menjadi juri di setiap cabang melakukan musyawarah untuk menentukan juara.
Sementara predikat juara umum ditentukan melalui total poin yang disumbangkan qori/qoriah setiap kafilah.
"Setiap qori/qoriah yang menjadi juara dihitung menggunakan sistem poin kemudian dijumlahnya sehingga juara umum akan ketahuan," ujarnya seusai acara penutupan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (14/9/2012).

Qori/qoriah yang menjadi juara I mendapat trophy Gubernur Jateng dan uang pembinaan senilai Rp2 juta. Juara II mendapat trophy Gubernur Jateng dan uang pembinaan senilai Rp1,5 juta. Sementara juara III mendapat trophy Gubernur Jateng dan uang pembinaan senilai Rp1 juta.

Para juara akan dibina untuk persiapan pengiriman utusan mewakili Jateng di STQ nasional di Bangka Tengah pada 2013. Dia berharap qori/qoriah dari Jateng dapat berprestasi di event tingkat nasional tersebut.

"Nanti ada pembinaan selanjutnya, yang terpilih akan mewakili Jateng pada STQ nasional," katanya.

Sementara Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, menyatakan agar para qori/qoriah dapat meningkatkan prestasi di event yang lebih tinggi. Kegiatan ini digelar untuk menyiarkan nilai-nilai Islam dan menjadi Alquran sebagai sumber petunjuk, motivasi dalam kehidupan sehari-hari.

Dia mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang turut menyukseskan STQ Jateng ke 22. "Saya berharap dengan adanya STQ, masyarakat Karanganyar dapat mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/kafilah-rembang-sabet-juara-umum-stq-jateng-328892
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Baleno Versus Panther, Dua Luka

Kecelakaan dua mobil di Boyolali, Jumat (14/9/2012). (Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS)

BOYOLALI–Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Solo-Semarang, tepatnya di barat Terminal Sunggingan Boyolali, Jumat (14/9/2012). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun dua orang terluka dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Jumat, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, melibatkan satu unit truk, mobil Suzuki Baleno berpelat nomor H 7521 GS dan mobil pikep Isuzu Panther berpelat nomor AB 8955 HN.

Peristiwa itu terjadi saat ada truk tronton yang tengah mogok di lokasi kejadian. Suzuki Baleno yang dikemudikan Bahtiar, 42, warga Argomulyo, Gunungpati, Semarang, melaju dari arah barat [Semarang ke Solo]. Saat tiba di lokasi, mendadak dari arah berlawanan muncul truk yang berupaya menyalip truk tronton mogok tersebut.
Lantaran jarak yang terlalu dekat dan tiba-tiba, Bahtiar tidak bisa mengelak dan tak sempat pula membanting setir ke kiri karena saat itu ada kendaraan lain di sisi kiri jalan. Sehingga mobil yang dikemudikan Bahtiar pun terserempet truk tersebut.

Sementara dari arah berlawanan, tepat di depan mobil Bahtiar, Isuzu Panther yang dikemudikan Narno, 27, warga Purwodadi, Grobogan, juga hendak menyalip truk tronton yang mogok tersebut. Tak sempat menghindar lagi, Suzuki Baleno pun kemudian menghantam moncong Isuzu Panther tersebut. Dua mobil yang bertabrakan itu pun langsung ringsek.

Akibat kejadian itu, Bahtiar mengalami luka sobek di kelopak mata kanan. Sementara pengemudi Isuzu Panther, Narno, 27, warga Purwodadi, Grobogan, selamat. Namun, salah satu penumpang yang duduk di bagian depan kiri Isuzu Panther, Ngatmiati, mengalami cedera di bagian bahunya. Sayangnya, pengemudi truk yang menyerempet mobil Bahtiar, langsung melarikan truknya dari lokasi tersebut.

"Harusnya kalau kondisi seperti itu, truk tadi tidak asal menyalip, saya mau banting setir ke kiri juga tidak mungkin karena ada mobil," tutur Bahtiar saat diwawancarai wartawan setelah mendapatkan perawatan di IGD RS Umi Barokah Boyolali, Jumat.

Sementara pengemudi mobil Isuzu Panther, Narno mengaku saat itu dirinya hendak mendahului truk tronton yang mogok di jalan itu.

"Tidak sempat menghindar [mobil Suzuki Baleno], sudah tertabrak," tuturnya.

Sejumlah personel dari Satlantas Polres Boyolali masih melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan. Petugas juga mengejar pengemudi truk yang menyerempet mobil Bahtiar tersebut.

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/baleno-versus-panther-dua-luka-328901
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

KPK Pakai Rutan di Kodam Jaya, Disebut Bukan Untuk Tahanan Polri

Markas Kodam Jaya (geolocations.ws)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah bahwa pemilihan rumah tahanan (rutan) Kodam Jaya sebagai rutan cabang KPK untuk menahan tersangka kasus korupsi proyek simulator SIM, Irjen Djoko Susilo (DS).

"Ini buat semua tahanan KPK. Ini pembicaraan sudah lama, sama sekali tidak ada kaitan dengan KPK menangani kasus simulator SIM," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jumat (14/9/2012). Sedangkan untuk pengamanannya sendiri, lanjut Johan, KPK diberi kesempatan untuk menempatkan petugas di rutannya. Namun KPK secara keseluruhan TNI juga turut menjaga rutan tersebut seperti biasa.

Mengenai standar ruang tahanannya sendiri, kata Johan, akan disamakan dengan rutan yang berada di gedung KPK. Dalam MoU tersebut, menurut Johan menggunakan sistem pinjam pakai lahan dan bangunan. Selain itu alasan pemilihan Kodam Jaya sendiri dikarenakan masih banyak ruang kosong disana. Sementara rutan lainnya Johan mengklaim sudah penuh.

Sebelum ini, pada Kamis (13/9/2012) kemarin KPK menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam MoU tesebut juga terdapat revisi poin yang pernah ditanda tangani pada 2005 lalu. Beberapa hal yang terdapat dalam MoU tersebut diantaranya pengumpulan LHKPN (Laporan harta kekayaan penyelenggara/pejabat negara), pelaporan gratifikasi, serta info secara timbal balik yang bisa digunakan oleh KPK.

Editor: | Dalam : Berita Pilihan,Berita Pilihan,Nasional

Ahmad Mufid Aryono 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/kpk-pakai-rutan-di-kodam-jaya-disebut-bukan-untuk-tahanan-polri-328884
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com