Friday, September 14, 2012

Kebakaran Lahan Semakin Dekat Pemukiman

Kebakaran Lahan Semakin Dekat Pemukiman

Penulis : Dwi Bayu Radius | Jumat, 14 September 2012 | 16:48 WIB

Dibaca:

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Kebakaran lahan mulai terjadi di sejumlah desa di Kalimantan Tengah. Masyarakat meminta pemerintah daerah turut membantu memadamkan kebakaran itu. Mereka khawatir, kebakaran yang belum bisa diatasi akan merembet ke rumah penduduk.

Kepala Desa Petak Puti, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Yoyo Pidulin (48), Jumat (14/9/2012), mengatakan, kebakaran sudah berjarak sekitar 500 meter dari permukiman penduduk. Masyarakat berupaya melakukan pemadaman semampunya dengan menyiram api. "Asap juga sudah mulai mengganggu," ujarnya.

Menurut Yoyo, kebakaran juga sudah terlihat di daerah lain di Kapuas seperti Dusun Kajaru, Desa Tanjung Kelanis, dan Desa Tumbang Muroi di Kecamatan Mantangai. "Jadi, dengan Desa Petak Puti, saya sudah melihat empat kebakaran. Tolong diperhatikan para petinggi Pemerintah Kabupaten Kapuas," ujarnya.

Kepala Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Yanto (40), mengatakan, pihaknya memiliki peralatan untuk memadamkan api namun masih sangat minim. Kebakaran mulai terjadi di desa tersebut sejak tiga hari yang lalu.

"Selang dan pompa ada tapi sangat terbatas. Kami sudah mengusulkan penambahan peralatan beberapa kali kepada Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau tapi belum dipenuhi," ujarnya.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/16484830/Kebakaran.Lahan.Semakin.Dekat.Pemukiman
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Isu SARA Digunakan jika Kehabisan Cara

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Isu SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) dalam pemilihkan kepala daerah digunakan jika tidak ada cara lain yang bisa dipakai. Jika visi, misi, dan program calon kepala daerah tak berhasil meraih dukungan masyarakat, jurus SARA pun digunakan.

Ketua Badan Pengurus Harian Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Katingan, Sarwipin di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (14/9/2012), menjelaskan, isu SARA digunakan jika tim sukses calon kepala daerah sudah kehabisan cara. Namun, isu itu membuat masyarakat tidak berpikir jernih.

"Isu SARA melahirkan politik yang tidak bersih. Pada akhirnya, masyarakat yang terpengaruh hanya akan mencoblos tanpa bersikap objektif," tuturnya.

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang mengatakan, mereka yang menggunakan isu SARA dalam pilkada biasanya memakai jurus terakhir. " Jika visi sudah kalah, tidak punya misi, dan tak bisa membahas program lagi. Jangan gunakan kampanye hitam itu," ujarnya.

Teras mencontohkan calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang tak terpancing menghadapi isu SARA karena yakin terhadap visi, misi, dan programnya. " Kalau Jokowi (Joko Widodo) bilang, tenang-tenang saja karena yang menentukan adalah rakyat. Pemilih pasti sudah tahu apa yang baik dan benar," tutur Teras.   

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/17121142/Isu.SARA.Digunakan.jika.Kehabisan.Cara.
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Simpan Sabu, Istri Oknum Polisi Ditangkap

Simpan Sabu, Istri Oknum Polisi Ditangkap

Jumat, 14 September 2012 | 17:07 WIB

Dibaca:

Sabu Ilustrasi Narkoba

JAMBI, KOMPAS.com - Anggota Satuan Resnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang wanita berinisial AD yang juga seorang istri oknum polisi berpangkat brigadir karena diduga menyimpan dan memiliki narkoba.   

Kepada wartawan di Jambi, Jumat (14/9/2012), juru bicara Kepolisian Daerah Jambi AKBP Almansyah mengatakan, AD diamankan di kediamannya yang ada di daerah Pulau Pinang, Kabupaten Sarolangun pada Jumat dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB.

"AD ditangkap dari hasil pengembangan atas kasus narkoba dengan tersangka S yang terlebih dahulu diamankan di Desa Bernai, Kabupaten Sarolangun," ujar Alamansyah.

Dari tangan S, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket diduga narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp 200 ribu. Dari pengembangan itulah, polisi kemudian menangkap AD di rumahnya.

Lebih lanjut Almansyah mengatakan, dari penggeledahan di rumah AD, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang diduga hasil penjualan narkoba sebesar Rp 2,7 juta, dua buah telepon genggam merek Nokia, satu buah "Blackberry" dan plastik diduga bekas sabu-sabu.

Dari hasil penggeledahan itu juga diketahui, AD mencoba menghilangkan barang bukti sabu-sabu dengan cara membuangnya ke kloset kamar mandi.

"Menurut dia (AD, red) upaya membuang barang bukti sabu-sabu itu atas perintah suaminya melalui pesan singkat melalui telepon genggam," kata Almansyah.

Almansyah menambahkan, kini, suami AD, berinisial Brigadir AS ditetapkan statusnya dalam daftar pencarian orang (DPO) dan rencananya akan menjalani sidang komisi kode etik (KKE) kepolisian.

"Saat penggeledahan AS tidak ada di rumah, yang ada hanya istrinya. Tersangka AD dan S serta barang bukti kami amankan di Mapolres Sarolangun guna penyelidikan lebih lanjut," tambah Almansyah.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/17072647/Simpan.Sabu..Istri.Oknum.Polisi.Ditangkap
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Polda Lampung dan Jasa Raharja Turun ke Lokasi Bus Masuk Jurang

Polda Lampung dan Jasa Raharja Turun ke Lokasi Bus Masuk Jurang

Penulis : Yulvianus Harjono | Jumat, 14 September 2012 | 16:43 WIB

Dibaca:

reny sri ayu Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Lampung dan Jasa Raharja mengirimkan tim untuk melihat langsung kecelakaan tragis mikro bus E 7586 Y yang masuk jurang di perbatasan Lampung - Bengkulu, Jumat (14/9/2012).

"Rencananya hari ini atau besok pagi kami beserta Jasa Raharja mau ke lokasi. Saat ini belum banyak informasi yang bisa kami berikan karena kami belum banyak dapat laporan. Sinyal HP (ponsel) sulit di sana," ujar Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Administrasi Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung Komisaris  Mujiono, Jumat.

Untuk itu, ia mengatakan, Dirlantas Polda Lampung perlu melihat langsung ke lokasi kecelakaan yang berada persis di perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu itu dan menggali informasi soal penyebab kecelakaan. "Rencananya, pak Direktur (Lantas Polda Lampung) juga akan langsung ke sana," tuturnya.

Kecelakaan berupa bus masuk jurang bukan lagi hal yang baru di jalan lintas barat antara Lampung - Bengkulu. Kecelakaan serupa sudah beberapa kali terjadi dengan merenggut puluhan nyawa.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/16434384/Polda.Lampung.dan.Jasa.Raharja.Turun.ke.Lokasi.Bus.Masuk.Jurang
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

10 Bulan Gaji Ditahan, Seorang PNS Ngamuk

shutterstock Ilustrasi uang.

MASOHI, KOMPAS.com - Sial nasib Ridwan Tuarita, salah seorang pegawai negeri sipil di Dinas Perikanan Pemerintah Daerah Maluku Tengah (Malteng). Sudah 10 bulan ini gajinya tidak pernah diberikan karena ditahan pimpinannya. Akibat tidak pernah lagi mendapatkan haknya, Ridwan pun ngamuk di kantornya.

Bersama istri dan anak-anaknya, Ridwan lalu mendatangi kantornya, Jumat (14/9/2012) untuk mempertanyakan dan memprotes masalah yang dialaminya ke kepala Dinas Perikanan dan Kelautan setempat. Ridwan sempat mengamuk saat mendatangi kantornya, ia jengkel karena niatnya untuk mengambil gajinya tidak juga diberikan.

Kepada sejumlah wartawan ia mengatakan, gajinya sudah ditahan sejak Januari 2012 lalu dan hingga kini belum juga diberikan. Menurutnya, penahanan tersebut dilakukan Kadis Perikanan dan Kelautan Jakaria Suneth yang juga pimpinannya sendiri.

"Saya tidak tahu alasan mengapa gaji saya ditahan, ini sudah 10 bulan, keluarga saya butuh makan. Anak-anak saya butuh biaya kuliah, kalau memang ada indikasi penyimpangan kita selesaikan secara baik, bukan tahan gaji saya karena gaji itu hak saya," tegas Ridwan.

Ridwan yang menjabat sebagai ketua penyuluh lapangan di Dinas Perikanan dan dan Keluatan Malteng ini mengaku, selama ini dirinya selalu diperlakukan tidak adil. Menuutnya, kebijakan menahan gaji adalah salah dan tidak patut dilakukan seorang pimpinan terhadap bawahannya.

"Kebijakan seperti ini tidak benar dan tidak manusiawi. Sebagai PNS gaji itu hak saya, oleh karena itu saya berhak menerimanya, kenapa harus ditahan," tandasnya.

Dia mengaku sudah berulang kali meminta gaji di bendahara dinas, namun atas instruksi kepala dinas, gaji Ridwan tidak perna diberikan.

"Saya harap apa yang saya alami ini bisa dimuat di media massa agar orang semua tahu kebijakan kadis yang salah ini," harap Ridwan.

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Perikanan dan Keluatan Jakaria Suneth mengatakan, penahanan gaji Ridwan sebagai bentuk pembinaan kepada yang bersangkutan, karena sebagai pelaksana kegiatan lapangan, Ridwan dinilai tidak menyetor retribusi sesuai target yang ditentukan.

"Gajinya kita tahan sebagai bentuk pembinaan. Masih ada kegiatan di lapangan yang harus ditindaklanjuti, dia sudah kita panggil sebanyak tiga kali, namun dia baru datang hari ini dan buat onar," ungkap Suneth.

Menurut Suneth, gaji Ridwan akan tetap diberikan, tapi sebelum itu yang bersangkutan harus diberi pembinaan terlebih dahulu.

"Gajinya tetap diberikan, besok kita akan memanggil dia guna menyelasaikan masalah tersebut," cetusnya.

14 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/14/17192071/10.Bulan.Gaji.Ditahan..Seorang.PNS.Ngamuk
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Agustus, Aset Bank Muamalat Capai Rp34 T

JAKARTA - PT Bank Muamalat membukukan aset per Agustus 2012 ini sebesar Rp34 triliun.

"Aset kita per Juni 2012 sudah mencapai Rp32,69 triliun, Agustus mungkin sudah mencapai Rp34 triliun," ujar Direktur Keuangan Bank Muamalat Hendrianto ditemui di Gedung Sindo, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Angka asetnya yang mencapai Rp34 triliun ini, menurut dia, telah mengalami kenaikan sekira 30 persen (yoy).

"Sedangkan financing (pembiayaan) kami mencapai Rp27 triliun dengan Non Performing Financing (NPF) 1,8 persen dandengan loan to deposit ratio (LDR) Rp 99 persen," tambah dia.

Hendrianto juga menyebut, bahwa sektor retail seperti usaha mikro dan kecil menengah, KPR dan kredit kepemilikan kendaraan bermotor masih mendominasi pembiayaan.

"Porsinya retail 60 persen, korporat 40 persen," tandasnya.

Meski begitu, Bank Muamalat juga membiayai berbagai bidang seperti perdagangan, kontraktor, energi, energi terbarukan dan infrastruktur seperti pembangunan jalan. (gna)
(rhs)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/457/690000/agustus-aset-bank-muamalat-capai-rp34-t
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

2013, Produksi Migas RI Tambah 44 Ribu Bph dari 11 Lapangan

JAKARTA - Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) mengaku telah menyetujui 11 rencana pengembangan lapangan (Plan of Development/POD) untuk mendongkrak produksi migas 2013.

Deputi Perencanaan Widhyawan Prawiraatmadja mengatakan dengan 11 proyek baru yang mulai berpoduksi pada 2013 tersebut, Indonesia dapat menambah produksi migas sekira 44 ribu barel per hari (bph).

"Dengan 11 proyek itu dapat berproduksi dengan total 44 ribu bph," kata Widyawan, di kantornya, Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Widyawan mengatakan, sebelas proyek yang diharapkan bisa menaikkan produksi minyak tahun depan adalah Lapangan Kerendan milik Salamander Energy Bangkanai Limited, Lapangan South Mahakam dan South Mahakam Fase-2 Total E&P Indonesie, Lapangan Letang Tengah ConocoPhilips, Lapangan Gundih dan Pondok Makmur PT Pertamina EP.

Kemudian juga, Lapangan Anoa Premier Oil, Lapangan Duri North Duri Development (NDD) Area 13 Chevron Pasific Indonesia, Lapangan GG dan UL PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, serta Lapangan Jambu Aye milik ENI Krueng Mane Limited.

Namun menurut Widyawan, produksi dari 11 lapangan tersebut belum bisa mengejar target produksi minyak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013 (RAPBN) sebesar 900 ribu bph. Hal tersebut dikarenakan adanya kendala operasi dan masalah perizinan di lapangan tersebut.

"Sangat sulit ya tetapi akan kita kejar sesuai dengan kemampuan yang kami miliki," tutup Widyawan. (gna)
(rhs)

14 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/19/689992/2013-produksi-migas-ri-tambah-44-ribu-bph-dari-11-lapangan
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

PERIKSA JENAZAH WAHYU RISTANTO

  • Grand 21
  • Perahu Kertas (Grand 1) 11:45,14:05, 16:25, 18:45,21:00
    Test Pack (Grand 2) 11:45, 14:05, 16:25, 18:45, 21:00
    Petualangan Singa Pemberani (Grand 3) 12:00,14:00, 16:00, 18:00, 20:00
    Rumah di Seribu Ombak(Grand 4) 12:00, 14:10,16:20
    The Hole (Hole) (Grand 5) 18:30, 20:40

The Expendables 2 (Studio 1) 12:30, 14:35, 16:40, 18:45, 20:50
The Bourne Legacy (Studio 2) 12:15, 15:00, 17:45, 20:30
The Cabin in The Woods (Studio 3) 12:30, 14:35, 16:40, 18:45, 20:50
Step Up Revolution (3D) (Studio 4) 12:15, 14:20, 16:25, 18:30, 20:35
Wu Dang (Studio 5) 12:30, 14:35, 16:40, 18:45, 20:50

Is Ariyanto 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/periksa-jenazah-wahyu-ristanto-328863
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

KECELAKAAN KA: Warga Jatinom Tewas Tersambar Prameks

KLATEN–Nasib nahas menimpa Sarto, 48, warga Randu Lanang, Jatinom, Klaten. Pasalnya pria tersebut tewas tersambar Kereta Api Prameks di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Dusun Jetak, Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah, Jumat (14/9/2012) siang.

Keterangan yang dihimpun dari saksi mata yang berada di lokasi kejadian menyatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban yang mengend

Polisi dan warga evakuasi motor korban. (Arief Setiadi/JIBI/SOLOPOS)

arai Supra Fit dengan plat nomor AD 6441 FL, melintas di perlintasan tersebut, pada saaat bersamaan Kereta Api Prameks melaju kencang dari arah Solo menuju Jogja dan kecelakaan itu tidak dapat dihindarkan. Saat itu motor dan tubuh korban terseret hingga radius sekitar 50 meter, dan korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Salah seorang saksi mata, Poniman, 43, mengatakan ketika akan melintas, pria itu sudah diperingatkan oleh pengendara lain yang ada di sekitarnya namun pria tersebut terus melaju.

"Dia tidak menggubris saran yang diberikan oleh pengendara lain, mungkin tidak dengar atau ingatannya sudah dilupakan, sehingga dia tetap melaju kencang," kata Poniman di lokasi kejadian.

Poniman juga menjelaskan, biasanya di perlintasan sebidang tersebut terdapat sirine yang berbunyi ketika ada
kereta lewat. Namun pada kejadian itu sirine tersebut tidak berbunyi, sehingga tidak ada peringatan lain, kecuali dari warga.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh anggota Polsekta Klaten menyebutkan kepala korban pecah. Kapolsekta Klaten, AKP Heru Setyaningsih, seusai melakukan olah TKP mengatakan korban tersebut diduga lalai dan kurang berhati-hati ketika melewati perlintasan itu.

"Ini sebagai pelajaran bagi yang lain, agar lebih berhati-hati ketika melintas di perlintasan itu, karena perlintasan itu merupakan perlintasan illegal yang seharusnya tidak boleh dilewati," kata Heru.

Sementara itu korban langsung dibawa oleh anggota Polsekta Klaten ke Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro, Klaten untuk dilakukan autopsi, kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Is Ariyanto 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/14/kecelakaan-ka-warga-jatinom-tewas-tersambar-prameks-328856
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Thursday, September 13, 2012

18-23 September, TBY Gelar Pentas Seni Eksperimen

JOGJA—Untuk yang kedua kalinya, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali menggelar eksperimentasi karya seni. Pertunjukan yang akan berlangsung 18 September -23 September ini akan menyajikan berbagai pertunjukan seperti pentas musik, karawitan dan ketoprak.

Ketua panitia eskperimentasi karya seni, Sukirman menuturkan, gelaran pada tahun ini sangat berbeda dibanding tahun lalu. Pasalnya, pada tahun lalu gelar eksperimentasi karya seni lebih menitikberatkan seni rupa. Sedangkan tahun ini fokus pada musik.

"Tiap tahun kami harapkan tema itu berubah agar  bisa menyentuh berbagi komunitas seni di Jogja," katanya kepada Harian Jogja, belum lama ini.

Menurut dia, gelaran ini merupakan wujud peran TBY sebagai dapur pengolahan seni yang memberikan wahana dan wacana terhadap perkembangan seni di Jogja.

Selama cara ini, TBY mengundang sejumlah seniman muda untuk memeriahkan acara seperti pemusik, pemain karawitan hingga sinden. Sejumlah seniman dari berbagai latar belakang akan mementaskan tiga pertunjukan sesuai spesifikasi mereka masing-masing. Pementasan pertama adalah pertunjukan eskperimentasi karya musik yang diketuai mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja bernama Bayu Citra Raharja lewat grup musiknya bernama BCR Project dengan karya berjudul Kulongkangin. Pementasan ini akan berlangsung pada 18 September. Pada pementasan tersebut, Bayu mencoba memadukan alat musik tradisional seperti kendang bali, kendang sunda, suling dengan alat musik barat seperti bass, gitar serta vibraphone.

Pementasan kedua adalah eksperimantasi karya karawitan yang menampillkan pertunjukan bertajuk Kebar Pradangga pada 20 September. Sedangkan pementasan ketiga akan memunculkan pertunjukan kelompok ketoprak Langen Mandra berjudul Nagih Janji yang akan berlangsung selama dua hari yakni 22-23 September. Pementasan ini akan menjadi menarik karena melibatkan 40 seniman karawitan serta sejumlah sinden muda. Seluruh pementasan akan berlangsung di gedung societed TBY.

Pardiman Joyonegoro, sutradara ketoprak Langen Mandra menuturkan dalam pementasan nanti akan mengusung konsep pementasan Langen mandra wanaran. Pementasan nanti akan sedikit berbeda dengan pementasan Langen Mandra Wanaran pada umumnya. Pasalnya pemain karawitan yang mengiringi akan tampil menjadi pemain begitu juga dengan sinden. "Jadi sembari mengiringi ketoprak, para pemain karawitan juga akan bermain sesuai dengan peran mereka masing masing di panggung," jelasnya.

Rini Yustiningsih 14 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/pergelaran/18-23-september-tby-gelar-pentas-seni-eksperimen-328643
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com