Sunday, September 16, 2012

SKANDAL FOTO: Closer Punya Foto Kate yang Lebih Hot!

Kate Middleton yang bertelanjang dada di muat di majalah Closer (Foto: Dokumentasi)

Majalah Closer yang memuat foto telanjang dada istri Pangeran William dari Kerajaan Inggris, Kate Middleton merespons rencana pasangan ini untuk menuntut majalah itu.

Diberitakan laman skynews.com, Sabtu (15/9), editor Closer, Laurence Pieau dalam suatu wawancara mengatakan foto yang dipublikasi pihaknya tidak merendahkan Kate.

Pasalnya, foto yang ditampilkan sebagai sampul majalah itu lebih baik dibanding foto telanjang Pangeran Harry yang dilansir media Inggris, the Sun bulan lalu.

Menurutnya, reaksi pihak Kerajaan Inggris berlebihan alias tidak proporsional. "Dua pekan lalu ada foto Pangeran Harry diterbitkan pers Inggris. Jadi kita tak perlu munafik. Foto itu (Pangeran Harry) jauh lebih panas dibanding foto yang kami terbitkan,"ujarnya.

"Dia putri bertelanjang dada. Ada orang lain juga…jadi ini bukan hal baru."

"Kami berada di bisnis media selebritas dan kami tahu gambar-gambar ini penuh sukacita, tidak merendahkan dan fokus pada kecantikan putri yang membikin seluruh dunia bermimpi,"ujarnya.

Lebih jauh Pieau mengatakan bahwa pihaknya memiliki foto yang lebih intim dibanding foto telanjang dada Kate, namun pihaknya memutuskan tidak mempublikasi foto itu.

Artikel di majalah itu menyebut: "Lihat foto luar biasa dari Ratu Inggris di masa depan, yang belum pernah Anda lihat sebelumnya…dan sepertinya Anda tak akan pernah lagi melihat foto seperti ini."

"Kate menyempurnakan kulitnya dicokelatkan, dan melapisi kulitnya dengan tabir surya 50%. Sementara William menggunakan komputer tablet. Untuk menghilangkan garis kecokelatan di tubuhnya, Kate melepas baju renangnya…"

Foto itu telanjang dada Kate diambil saat berlibur di rumah keponakan Ratu Elizabeth, Lord Lindley di Provence Prancis.

Rini Yustiningsih 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/skandal-foto-closer-punya-foto-kate-yang-lebih-hot-329360
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Melihat Proses Kerja Nakoula Bikin Innocence of Muslims

Nakoula saat akan dibawa ke kantor polisi/Reuters

Sejak beberapa hari terakhir ini, dunia dihebohkan dengan film Innocence of Muslims yang menyulut kemarahan Umat Islam. Nama Sam Bacile atau yang kemudian diketahui punya nama asli Nakoula Basseley Nakoula, 55, disebut sebagai pria yang bertanggung jawab atas munculnya film tersebut.

Siapakah Nakoula sebenarnya dan bagaimana dia membuat film Innocence of Muslims?

Nakoula adalah seorang penganut Kristen Koptik dan pernah terlibat kasus penipuan bank pada 2010. Dia dihukum 21 bulan penjara dengan masa percobaan selama lima tahun.

Dia dituduh melakukan penipuan kartu kredit dengan menggunakan nomor Social Security yang tidak sesuai dengan nama di aplikasi kartu tersebut. Dia kemudian dibebaskan pada Juni 2011, di mana kemudian film Innocence of Muslims mulai diproduksi setelahnya.

Sejumlah kru film mengungkapkan pada Reuters bahwa film Innocence of Muslims dilakukan di rumah Nakoula di Cerritos, California. Pria yang tidak mau disebutkan namanya itu, mengatakan bahwa pada saat syuting, dia mengetahui bahwa rumah itu adalah kediaman produser Sam Bacile.

Dalam klip film yang beredar di Youtube tampak pintu depan dalam satu adegan, serupa dengan pintu depan rumah Nakoula. Keduanya memiliki kaca buram, berbentuk setengah lingkaran, dengan desain bunga mawar di pintu masuk ganda.

Kru film juga mengungkapkan bahwa bujet film tersebut di bawah US$100.000  (sekitar Rp900 juta) dan pria yang mereka kenal sebagai Sam Bacile adalah yang bertanggung jawab atas pendanaan. "Dia [Bacile] bilang, dia kumpulkan sendiri uang itu. Dia bilang dia punya pom bensin di Orange County dan usaha lainnya," ujar salah satu kru film dikutip Reuters.

Namun menurut laporan Wall Street Journal, asisten sutradara Jeffrey Robinson mengatakan bahwa bujet film itu adalah sebesar US$250.000 (sekitar Rp2,25 miliar).

Menurut Backstage.com, saat proses casting film ini dijelaskan sebagai film dengan "bujet sangat rendah" dan itu terlihat dari properti film yang amatir, seperti jenggot palsu, serta dialog yang terkesan kaku.

Saat proses casting dikatakan pula film ini akan bercerita tentang film Petualangan dan Sejarah Padang Pasir di Arab. Kru film juga diminta untuk membuat setting film seperti di Mesir ribuan tahun lalu.

Seorang kru film juga mengatakan bahwa tokoh yang ditampilkan adalah pejuang padang pasir dan tidak dideskripsikan sebagai Nabi Muhammad.

Dalam beberapa adegan yang ditampilkan di Youtube, tampak juga suara para aktor didubbing dengan memasukkan dialog yang berkaitan dengan Muhammad dan Alquran.

Menurut pejabat Kota Duarte, California, sebuah kelompok nirlaba Media for Christ mengeluarkan izin produksi untuk film tersebut. Pajak dokumennya sendiri terdaftar atas nama Joseph Nasrallah Abdelmasih sebagai kepala Media for Christ.

Berkaitan dengan hal itu, sebuah video online yang diunggah pada 2010 menunjukkan Abdelmasih melakukan demonstarasi di New York dan mendesak orang untuk "menghentikan Islamisasi Amerika". Dia juga menentang sejumlah pembangunan pusat muslim di lokasi penyerangan World Trade Center.

Akibat penayangan film Innocence of Muslims di Youtube, sejumlah demonstrasi di Timur Tengah mulai bergejolak. Korban pun mulai berjatuhan, salah satunya adalah Duta Besar AS untuk Libya, Christopher Stevens, dan tiga pegawai Kedutaan lainnya.

Setelah kasus ini, Nakoula dikabarkan datang dengan sukarela ke kantor polisi untuk diperiksa oleh agen federal. Menurut CNN dan Reuters, sang sutradara itu tidak ditahan dan tidak diborgol. Melalui wawancara dengan Steve Whitmore dari Los Angeles County Sherrif, Nakoula sudah pergi dan dibebaskan.

Sementara itu, Juru Bicara Pengadilan Karen Redmond mengatakan, pembebasan bersyarat Nakoula tengah ditinjau ulang. Dalam masa percobaan itu, Nakoula harusnya tidak dapat mengakses komputer atau perangkat yang dapat mengakses internet tanpa persetujuan dari petugas pengawasnya.

Rini Yustiningsih 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/melihat-proses-kerja-nakoula-bikin-innocence-of-muslims-329341
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Innocence of Muslims: Sang Sutradara Masih Bebas

Naoula, sutradara Innocence of Muslims (Foto: Dokumentasi)

Media massa internasional, Minggu (16/9/2012), membantah pemberitaan yang menyebut bahwa Nakoula Basseley Nakoula, sutradara film Innocence of Muslim, ditahan oleh kepolisian Amerika Serikat.

Setelah CNN, Reuters juga memberitakan bahwa sang sutradara itu tidak ditahan dan tidak diborgol. Nakoula pun datang dengan sukarela ke kantor polisi untuk diperiksa oleh agen federal. Meski begitu, sutradara itu masih belum akan kembali ke rumahnya.

CNN sebelumnya melansir hasil wawancara dengan Steve Whitmore dari Los Angeles County Sheriff's Department. "Dia [Nakoula] sudah pergi dan ia bebas," katanya seperti ditulis cnn.com. Nakoula mengenakan mantel, topi dan syal putih.

Pernyataan Whitmore itu membantah laporan bahwa polisi menahan dan memborgol Nakoula. Sebelumnya, Juru Bicara Pengadilan Karen Redmond, mengatakan bahwa pembebasan percobaan Nakoula tengah ditinjau ulang.

Dalam masa percobaan, Nakoula tidak dapat mengakses komputer atau perangkat yang dapat mengakses Internet tanpa persetujuan dari petugas pengawasnya. Sutradara itu baru bebas dari penjara pada Juni lalu. Bahkan, sutradara Innocence of Muslims itu yang tinggal di Southern California itu baru bebas dari penjara dengan masa percobaan karena kejahatan penipuan bank.

Pada 20120 Nakoula  didakwa atas penipuan uang dan pemalsuan rekening bank menggunakan nomor jaminan sosial yang dicuri. Dia dikenai hukuman penjara 21 bulan dan harus membayar  denda US$790.000. Nakoula juga pernah ditahan pada 1997 atas tuduhan memproduksi obat-obatan terlarang.

Sutradara itu awalnya disebut bernama Sam Bacile yang berdarah Yahudi. Namun belakangan dia diketahui adalah Nakoula, penganut Kristen Koptik Mesir.

Tutut Indrawati 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/innocence-of-muslims-sang-sutradara-masih-bebas-329337
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Astra Autoparts Dirikan 2 Perusahaan Baru

Logo Astra Otoparts. (Foto: Astra)

Logo Astra Otoparts. (Foto: Astra)

JAKARTA - PT Astra Autoparts Tbk (AUTO), anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) membentuk dua perusahaan baru.

Pertama, PT Autoplastik Indonesia yang akan memproduksi plastik part komponen kendaraan bermotor untuk mensuplai keburuh produsen (OE) 4W. Domisili perusahaan ini berada di Karawang dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp75 miliar.

"Perseroan akan menjadi pemegang saham dengan kepemilikan saham, baik langsung maupun tidak langsung sebesar 100 persen," jelas Direktur AUTO Robby Sani dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (16/9/2012).

Kedua, PT Velasto Indonesia yang memproduksi komponen kendaraan bermotor berupa ban dalam (tube) untuk mensuplai kebutuhan OE2W, selang (hose) untuk menyuplai kebutuhan OE2W dan 4W dan transimision belt untuk kebutuhan OE 4W.

Rencananya, perusahaan ini akan berada Purwakarta dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp2,5 miliar. "Pendirian perusahaan tersebut tidak mengandung unsur benturan kepentingan," jelas dia. (wdi)

16 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/16/278/690550/astra-autoparts-dirikan-2-perusahaan-baru
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Gunung Gamalama Meletus Lagi, Kota Ternate Tertutup Abu

Gunung Gamalama Meletus Lagi, Kota Ternate Tertutup Abu

Minggu, 16 September 2012 | 13:58 WIB

Dibaca:

KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAP Ilustrasi: Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, masih mengeluarkan debu vulkanik, Selasa (6/12/2011) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Gamalama di Maluku Utara kembali meletus, Minggu (16/9/2012), siang ini pukul 13.22 WIT.  Selanjutnya, pada pukul 14.15 WIT gunung tersebut meletus lagi disertai suara gemuruh sedang.

Demikian informasi yang disampaikan Kepala Pusat Data, informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada Kompas.com melalu pesan singkat, Minggu. Menurut Sutopo, asap letusan membumbung lebih kurang 1.000 m ke arah tenggara-selatan.

"Hujan abu jatuh di pos pengamatan pukul 14.20 WIT. Debu sudah turun di Selatan Kota ternate. Jarak pandang 50 meter. Tim BPBD Provinsi Maluku Utara saat ini sudah di lokasi kejadian," tulisnya.

Belum ada pengungsian. BPBD Provinsi Maluku Utara telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk penyediaan masker. Masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah karena debu sudah menutup seluruh Kota Ternate.

"Terhitung sejak pukul 14.30 WIT, Gunung Gamalama dinaikan statusnya dari Waspada (level II) ke status Siaga (level III).

Sebelumnya, Sabtu (15/9/2012) malam Gunung Gamalama juga tiga kali meletus. Hujan abu terjadi semalam di bagian timur-selatan Kota Ternate.

16 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/16/13580870/Gunung.Gamalama.Meletus.Lagi..Kota.Ternate.Tertutup.Abu
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Saturday, September 15, 2012

PILKADA JAKARTA: Komunitas Waria Dukung Jokowi

JAKARTA—Komunitas waria yang tergabung dalam Forum Komunikasi Waria Indonesia (FKWI) menyatakan dukungannya terhadap cagub Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilkada DKI Jakarta.

Dukungan itu mereka lakukan dengan menggelar aksi pawai di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (16/9). Sekitar 200-an waria dengan kostum warna-warni tersebut tak sungkan untuk berteriak mendukung Jokowi sebagai gubernur DKI.

"Kami dari FKWI mendukung penuh Pak Jokowi untuk menjadi gubernur DKI Jakarta. Kami rasa beliau sosok yang tepat dan pantas untuk memimpin Jakarta karena dia membela wong cilik termasuk kami kaum yang marjinal," kata Ketua FKWI, Yuli.

Yuli dan segenap waria tersebut berharap Jokowi mampu memenuhi kebutuhan dan hak warga Jakarta yang mereka nilai belum terpenuhi selama ini. "Adalah pemenuhan hak dalam bekerja, kesehatan, jangan lihat orientasi seksual tapi hak sebagai warga Jakarta," jelas Yuli.

Ia juga berharap pelaksanaan Pilkada Jakarta dapat berlangsung aman dan nyaman tanpa adanya suatu tindakan kekerasan karena ketidakpuasan terhadap hasil Pilkada nantinya. "Siapapun yang menang dan kalah, entah itu Pak Jokowi atau Foke kami berharap pasca Pilkada, Jakarta tetap aman," tegasnya.

Untuk perlengkapan pawai, Yuli mengaku sudah mempersiapkan secara swadaya. "Ini kami siapkan sendiri dari uang kami, tidak ada yang membiayai, termasuk Jokowi," tegasnya.

Tampak dari mereka mengenakan kostum karnaval dengan beraneka warna, lengkap dengan bulu-bulu menjulang dijadikan mahkota. Ada juga waria yang mengenakan seragam kotak-kotak, yang dipadu dengan rok, atau celana ketat.

Harian Jogja 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/pilkada-jakarta-komunitas-waria-dukung-jokowi-329302
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

2013, SIM PMI se-DIY Akan Terintegrasi

ilustrasi

JOGJA—Palang Merah Indonesia cabang DIY tengah mengembangkan sistem informasi manajemen (SIM) pendonor berbasis data pendonor di masing-masing wilayah.

Sejak akhir 2010 lalu, PMI Jogja sudah menggunakan SIM tersebut. Direktur Unit Donor Darah PMI Jogja, Aliza mengatakan, diharapkan tahun depan PMI di empat kabupaten lainnya di DIY sudah menerapkan sistem yang sama.

"Sebenarnya, SIM ini sudah lama diterapkan secara nasional. Hanya, untuk DIY baru diberlakukan di PMI Jogja sejak akhir 2010 lalu," kata Aliza belum lama ini.

Menurutnya, banyak keuntungan dari penerapan SIM tersebut. Selain pendataan pendonor dan stok terdata secara komputerisasi, masing-masing PMI bisa langsung mengetahui stok darah. Tidak hanya itu, data pengguna atau pembeli kantong darah di PMI akan terdata sehingga bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

"Data pendonor tercatat, begitu juga dengan pasien yang menggunakan darah tersebut sehingga penggunaan kantong darah bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Meski begitu, Aliza tidak menampik, berjalan baik tidaknya sistem tersebut juga tergantung dari sumber daya manusia (SDM) di masing-masing PMI. Meski begitu, dia yakin setiap PMI akan menyiapkan SDM yang kompeten sebelum SIM se-DIY diterapkan. (ali)

Editor: | Dalam : Berita Pilihan,Kota Jogja

Tutut Indrawati 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/2013-sim-pmi-se-diy-akan-terintegrasi-329291
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

ACES Buka Gerai Baru di Jakarta & Bali

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

JAKARTA - PT Aces Hardwere Indonesia Tbk (ACES) membuka dua gerai barunya. Dengan demikian, perseroan akan memiliki 70 gerai.

Corporate Secretary Aces Helen Tanzil menjelaskan, perseroan akan membuka gerai ke-16 tahun ini pada 13 September 2012 lalu di Kemang Village, Jakarta. Luas area gerai ini mencapai 2.800 meter persegi.

Selain itu, perseroan juga membuka gerai kelima di Bali, yakni di Nusa Dua. Di mana luas areanya mencapai 1.300 meter persegi.

"Dengan demikian, perseroan memiliki total 70 gerai," jelas Helen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (16/9/2012).

Hingga semester I-2012, perseroan mencatat laba bersih Rp166,6 miliar, meningkat signifikan 54,6 persen dari Rp107,8 miliar.

Naiknya pendapatan menjadi pemicu kenaikan laba perusahaan distribusi barang alat rumah tangga ini.

Penjualan bersih pada Juni 2012 tercatat Rp1,4 triliun atau meningkat 35,6 persen dibandingkan Rp1,1 triliun. Peningkatan tersebut tak lepas dari pembukaan gerai-gerai baru di tahun 2011 dan 2012. (wdi)

16 Sep, 2012


-
Source: http://economy.okezone.com/read/2012/09/16/278/690522/aces-buka-gerai-baru-di-jakarta-bali
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Usaha Mocaf Kawasan 4J Terkendala Pemasaran

Mocaf (google/sidajateng.com)

KARANGANYAR–Pengusaha modifikasi tepung ketela pohon (Motekap) atau yang lebih tenar disebut modified cassava flour (Mocaf) di kawasan 4J yakni Jumantono, Jumapolo, Jatipuro, Jatiyoso di Kabupaten Karanganyar masih kesulitan dalam hal pemasaran.

Seorang pengusaha di Jumantono, Supriyanto, saat ditemui Solopos.com, akhir pekan kemarin mengaku pemasaran mocaf masih tergantung pada permintaan pasar lokal, seperti Tawangmangu, Karanganyar dan beberapa industri rumah tangga. Pemasaran belum sampai ke luar kota.

Untuk saat ini, Supriyanto tergabung dalam Koperasi Ngudi Makmur dengan tiga pengusaha dari kecamatan lain di kawasan 4J. Setiap bulan, permintaan pasar hanya empat ton. Harga jualnya Rp5.500 per kilogram.

"Mungkin karena masyarakat masih belum banyak yang mengenal mocaf, jadi permintaannya masih sedikit," ungkap Supriyanto.

Produksi mocaf di kawasan 4J sangat menjanjikan karena lahan kering di kawasan ini sangat cocok ditanami ketela pohon. Sementara salah satu organisasi perempuan di Karanganyar, Bangkit Mandiri Wanita (BMW), turut memopulerkan mocaf dan membantu pemasaran mocaf produksi kawasan 4J. Mocaf yang dibeli diolah oleh anggota BMW menjadi aneka makanan.

"Beberapa makanan yang dapat diolah dari mocaf di antaranya aneka kue kering, kue basah dan gorengan. Namun, beberapa pengusaha makanan masih menggunakan mocaf sebagai campuran tepung terigu," jelas Humas BMW, Siti Sundari

Harian Jogja 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/usaha-mocaf-kawasan-4j-terkendala-pemasaran-329276
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Merkid’s, Komunitas Kaum Pinggiran Kota Jogja

Komunitas Merkid's (JIBI/Harian Jogja/dok)

Tak mudah mengubah image seseorang, terlebih kelompok. Namun Komunitas Merkid's membuktikannya. Aktif berkegiatan sosial dan fokus memperhatikan kaum pinggiran membuat komunitas ini "bersinar".  

Pada sekitar 1999, sekelompok anak muda di wilayah Mergangsan Timur, Jogja membentuk komunitas yang dinamai Merkid's. Awalnya image yang melekat adalah urakan dan nakal. Di 2006, mereka "merombak diri" menjadi komunitas yang memiliki solidaritas sosial tinggi.

"Awalnya Merkid's sendiri berasal dari tempat tinggal saya kampung Mergangsan  Kidul daerah Taman Siswa. Dulunya Merkid's dikenal nakal dan urakan. Namun, sejak tahun 2006 baru mulai eksis dan terjun ke bidang sosial," terang Hasannudin, Ketua Merkid's kepada Harian Jogja.

Sebagai komunitas yang "besar" di jalanan, alias terdiri dari berbagai macam pekerja jalanan, tentu tak mudah mengubah image. Meski bertujuan baik, namun image para anggotanya yang bekerja di jalanan seperti pengasong, pengamen dan juga sejumlah anak jalanan membuat komunitas ini tak mudah mendapat tempat di hati masyarakat.

Di 2006, para anggota komunitas yang terdiri dari anggota aktif dan partisan ini terlibat langsung sebagai sukarelawan pada peristiwa erupsi Gunung Merapi. Sejak itulah, tutur Hasanudin atau juga dipanggil Gepeng, komunitas ini berubah image.

Sejak itu, Merkid's semakin mengembangkan sayap dengan gerakan sosialnya. "Seperti visi kami dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Selebihnya menyongsong esok raih kebersamaan. Serta misi kami yakni mari kita damai selamanya," paparnya.

Menurut Doddy Tri Pamungkas alias Doddy Abu Sayaf, Sekjend Merkid's kini mereka lebih berkonsentrasi pada bidang pendidikan dan kehidupan kaum pinggiran di wilayah Jogja khususnya.

Merkid's juga mengembangkan diri dengan menambah anggota dari kalangan profesional muda. Kini ada sebanyak 75 anggota aktif dan 600 partisan yang tersebar di wilayah Jogja, Bantul, Gunungkidul, Klaten dan Magelang.

Kebanyakan orang-orang yang dirangkul sebagai partisan adalah orang-orang atau masyarakat yang tidak tersentuh pemerintah karena minimnya pengetahuan mereka tentang birokrasi. Dan susahnya mendapatkan pengakuan sosial di masyarakat.

Dengan tekad bulat, lanjut Doddy, Merkid's berusaha membuatkan lapangan pekerjaan atau memberikan kegiatan positif bagi anak-anak "alumni" lembaga pemasyarakatan dan yang sulit mendapatkan perkerjaan.

"Dengan seperti itu mereka alumni [mantan penghuni lembaga pemasyarakatan] tadi tidak merasa dipandang sebelah mata oleh lingkungan sehingga merasakan yang namanya putus asa dan akhirnya tercebur kembali pada dunia kriminal karena tidak ada pilihan pekerjaan lain," jelasnya.

Hasan juga mengatakan orang-orang seperti itulah yang perlu dikhususkan. "Perlu dibantu agar mereka sadar akan kehidupan yang sebenarnya. Walau secara pelan-pelan mendidiknya, kita akan usahakan mereka menjadi manusia yang lebih baik lagi. Serta pekerjaan yang layak bagi mereka," tambahnya pekan lalu.

Soal "alumni" tadi mereka "titipkan" ke beberapa rumah makan sebagai pelayan, SPBU, dan parkir di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bahkan diikutkan teman-teman dari mereka yang memang memiliki usaha seperti event organizer (EO), advertising dan lainnya.

"Kami juga menjalin komunikasi dengan ustadz dan pimpinan-pimpinan panti yang ada di Jogja. Ke depannya, agar bisa lebih terarah tujuan Merkid's sebagai bentuk pengabdian kita yang bisa member sumbangsih solusi tentang penataan mental anggota kami," katanya. 

Sumbang Air

Selain kegiatan sosial merangkul "alumni" lembaga pemasyarakatan, Merkid's juga rutin membantu mengirimkan air bersih ke daerah yang kekurangan air di Kabupaten Gunungkidul. Dalam waktu dekat ini, Merkid's akan mengadakan donor darah dan sunatan masal bagi kaum pinggiran.

"Terutama Kali Code yang warganya tak mampu. Dan untuk donor darah bisa langsung ke PMI yang sudah bekerja sama dengan kami," kata bapak satu anak ini.

Di bidang pendidikan, Merkid's memang belum bisa maksimal memberikan dukungan  lebih.  "Hanya saja Merkid's baru bisa mengumpulkan dana untuk mendukung pendidikan formal seperti SPP atau pembelian keperluan sekolah. Sudah ada 20 anak yang kami bantu secara rutin," ujarnya.

Bicara soal dana, kata Doddy, selama ini Merkid's menghimpun dana dari iuran anggota yang mampu. Biasanya menyisihkan dari hasil pekerjaan masih-masing anggota. Dukungan dari beberapa alumni "jalanan" yang sudah sukses dan donator-donatur baik tetap maupun tidak tetap yang merasa pernah dibantu oleh komunitas ini.

Rencana ke depan, lanjut Doddy, ingin merangkul beberapa pihak untuk mengadakan sekolah gratis untuk anak-anak pinggiran kali Code khususnya yang tidak mampu. Sebagai pilot project juga sebagai penghormatan atas cikal bakal Merkid's yang lahir dari komunitas pinggiran.

Untuk itu, sedang diusulkan komunitas ini sebagai organisasi kepemudaan di tingkat nasional. "Kami butuh pemikir-pemikir masa depan anak bangsa yang mungkin terlalu dipinggirkan karena sepak terjang masa lalu. Untuk itu, Merkid's dari hati ingin mewujudkannya demi masa depan yang lebih baik," pungkasnya.

Harian Jogja 16 Sep, 2012


-
Source: http://www.solopos.com/2012/09/16/merkids-komunitas-kaum-pinggiran-kota-jogja-329255
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com