Friday, June 29, 2012

Selama APBN Defisit Utang, SBN Bertambah


JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Negara Kemenkeu Rahmat Waluyanto menyatakan, selama Anggaran Pendapatan Biaya Negara (APBN) masih defisit, utang negara dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) pun akan terus bertambah.

"Selama enam tahun terakhir ini pinjaman luar negeri kita selalu berkurang dan kita tidak akan menambahnya, tapi khusus utang bentuk SBN justru malah akan terus bertambah. Kenapa bertambang, karena APBN-nya terus defisit," tutur Rahmat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (29/6/2012).

Rahmat mengatakan, utang dalam bentuk SBN, akan diterbitkan dalam bentuk benchmark. Pasalnya, lanjut Rahmat, pangsa pasar keuangan pastinya membutuhkan benchmark di obligasi korporasi, obligasi daerah, dan bahkan untuk menghitung efek-efek yang lain.

Direktur Strategi Portopolio Utang DJPU Schenaider Siahaan mengatakan, total utang negara per Mei 2012 mencapai Rp 1.944,14 triliun. Di antanya terdiri dari, pinjaman luar negeri Rp 638 triliun, dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp 1 triliun.

"Dan justru bagian yang paling besar berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 1.304 triliun," kata Schenaider.

Untuk SBN sendiri, terdiri dari Denominasi Valas sebesar Rp 246,74 triliun dan Denominasi Rupiah sebesar Rp 1.057 triliun.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pengelolan Utang (DJPU) Kemenkeu RI, total utang pemerintah keseluruhan pada 2011 sebelumnya sebesar Rp 1.803,49 triliun. Itu terdiri dari, pinjaman luar negeri sebesar Rp 615 triliun dan dalam negerinya sebesar Rp 810 miliar, sementara SBN sebesar Rp 1.187 triliun. <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->








































Orignal From: Selama APBN Defisit Utang, SBN Bertambah

Nunung Diminta Tak Menyesal Nikahi Iyan


Jakarta - Dewi Vistianti alias DJ Wendy memang seolah tak henti-henti "menggoyang" Iyan, mantan suaminya yang kini akan menikahi Nunung. Namun, Dewi berpesan agar masalah itu tak membuat Nunung mundur.

Namun, pesan Dewi seolah seperti peringatan agar Nunung tak mengulang kesalahannya di masa lalu.

"Buat Mbak Nunung mudah-mudahan jangan ada penyesalan, selamat bahagia," ujarnya saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (29/6/2012).

Dewi juga meminta maaf jika ada sikapnya yang mengganggu rencana pernikahan Nunung dengan Iyan. Tak mau memperkeruh suasana, ia pun meminta agar jangan ada pihak yang ikut campur urusannya dengan Iyan.

"Maaf kalau aku harus kayak gini. Dan tolong buat keluarga Mbak Nunung jangan asal ngomong kalau nggak tau apa-apa," ujarnya.


(fk/mmu)






Orignal From: Nunung Diminta Tak Menyesal Nikahi Iyan

Global Teleshop Tawarkan Saham Perdana Rp 1.150


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Global Teleshop Tbk berencana melakukan penawaran saham perdana (IPO) dengan melepas saham sebanyak 111,112 juta lembar atau setara dengan 10 persen dari modal disetornya.

Dalam prospektus ringkas perseroan yang dipublikasikan Jumat (29/6/2012) disebutkan harga nominal saham Rp 100 dan harga saham yang ditawarkan kepada masyarakat Rp 1.150 per lembar saham.

Direncanakan dana dari hasil proses IPO ini akan digunakan sekitar 60 persen untuk menambah modal kerja perseroan dan anak usahanya. Sedangkan sisanya 40 persen akan digunakan untuk membayar utang kepada PT Trilinium.

Sebelumnya Direktur Utama Global Teleshop Tbk, Evy Soenarjo, mengatakan dengan "go public"  atau IPO ini sejalan dengan rencana pengembangan dan perluasan bisnis serta membangun reputasi di mata publik.

"Kami melakukan IPO ini untuk pengembangan bisnis Global Teleshop, salah satunya dengan melakukan ekspansi outlet dan peningkatan portofolio produk yang dijual demi mengantisipasi pertumbuhan pasar telekomunikasi yang sangat pesat di Indonesia," terangnya.

Dalam pelaksanaan IPO ini, perseroan menunjuk PT Equator Securities dan PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Saham perusahaan ritel telekomunikasi ini akan ditawarkan mulai 2 Juli hingga 4 Juli 2012 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada 10 Juli mendatang.

  <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->








































Orignal From: Global Teleshop Tawarkan Saham Perdana Rp 1.150

Tipe Teman yang Harus Anda Miliki (II-Habis)



KEBERADAAN seorang teman dalam kehidupan Anda tentu dibutuhkan layaknya seorang pasangan di samping Anda. Teman tidak hanya sebagai pelengkap, tapi juga sebagai sosok yang dapat menerima Anda apa adanya.

 

Seperti yang dijabarkan pada artikel sebelumnya, berikut tipe teman yang harus Anda miliki, seperti yang dilansir dari Allwomenstalk.

 
Diva

Semua orang membutuhkan sebuah drama kecil dalam kehidupannya. Tidak ada yang bisa melakukannya lebih baik selain tipe teman seperti ini. Teman tipe ini bukanlah ratu drama, hanya saja bertingkah bak seorang putri dan dramanya tidak berbahaya atau menular dalam kehidupan Anda, namun hanya memberikan bumbu dalam perjalanan hidup. Teman seperti ini dapat menertawakan dirinya sendiri dan dia memiliki kesensitifan tingkat tinggi. Dialah seorang diva!

 
Tomboi

Tentu Anda tahu bagaimana belajar untuk mandiri dan dapat melakukan tindakan kecil dengan sendiri. Tapi, keberadaan teman yang tomboi membantu Anda untuk tegar menghadapi hidup dan biasanya teman seperti ini dapat menenangkan Anda untuk urusan feminisitas yang biasa dilakukan wanita pada umumnya. Karena teman yang bersifat tomboi, lebih menghargai kecantikan natural dibandingkan harus repot dengan urusan tata rias wajah.

Pengasuh

Anda semua membutuhkan seorang ibu di dalam lingkaran pertemanan Anda. Bukan artian ibu yang sebenarnya, tetapi jenis teman yang tahu bagaimana cara menenangkan teman dan dapat mengayomi seorang teman dengan baik. Tipe teman seperti ini bisanya penuh kasih dan membantu. (ina)
(tty)




Orignal From: Tipe Teman yang Harus Anda Miliki (II-Habis)

Muqowwam: Untung Bukan Ayat Quran yang Dikorupsi






TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PPP di Komisi Politik DPR, Ahmad Muqowwam, berharap tak ada kader Partai Persatuan Pembangunan yang terlibat korupsi. Namun Ketua Panitia Khusus Randangan Undang-Undang Desa ini masih bisa berkelakar soal korupsi proyek pengadaan Al-Quran. "Untung bukan ayat Al-Quran yang dikorupsi," ucapnya, Jumat, 29 Juni 2012.

KPK telah menetapkan politikus partai Golkar Zulkarnaen Djabbar sebagai tersangka kasus ini. Ia adalah anggota Badan Anggaran DPR. Tadi pagi, petugas KPK menggeledah rumah Zulkarnaen di Bekasi untuk mencari petunjuk dan barang bukti. Penggeledahan disebut-sebut juga dilakukan di kantor Kementerian Agama.

Pengadaan kitab suci yang belakangan bermasalah itu menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012. Anggaran ini dibahas di DPR sejak sekitar Februari 2011 lalu disahkan pada Juni.

"Sprindik (surat petintah penyidikan) sudah ditandatangani (oleh pemimpin KPK), tersangkanya ZD," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto pada Kamis malam, 28 Juni 2012. Namun, Bambang belum menerangkan berapa nilai proyek berikut kerugian negaranya.

Partai Persatuan Pembangunan sudah menegaskan akan memecat kader mereka apabila terindikasi korupsi dalam kasus itu.

JOBPIE SUGIHARTO

Berita Terkait
PPP Akan Pecat Kader yang Korupsi Proyek Al-Quran 

Ketua Komisi Agama Mengaku Tak Tahu Kasus Al-Quran  

KPK Geledah Rumah Zulkarnaen Djabar

KPK Tetapkan Bupati Buol Sebagai Tersangka

Alasan Golkar Percepat Pencalonan Ical untuk RI-1

KPK Bidik Tersangka Korupsi Pengadaan Al-Quran


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 







Orignal From: Muqowwam: Untung Bukan Ayat Quran yang Dikorupsi

Babak I, Persela Imbangi Persiba 1-1  






TEMPO.CO, Lamongan - Persela Lamongan untuk sementara bermain imbang 1-1 atas tamunya Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat, 29 Juni 2012. Kedua tim bermain saling serang guna mengamankan perebutan papan tengah Liga Super Indonesia (LSI).

Gol Persiba lahir dari kaki penyerang Eki Nurhakim di menit ke-8, sedangkan gol balasan tercipta dari pemain belakang Persela Roman Gulian di menit ke-43.

Pada menit-menit awal Persela lebih banyak melakukan inisiatif menyerang. Kukuhnya barisan belakang tim Beruang Madu membuat bola lebih banyak berada di tengah lapangan. Trio penyerang seperti Mario Costas, Rudi Widodo, dan Jimmy Suparno kesulitan menembus posisi belakang.

Lebih banyak menyerang, membuat posisi lini belakang Persela kedodoran. Kondisi ini membuat Persiba mengoptimalkan serangan. Serangan balik pemain Persiba berasal dari sayap kiri yang disilang ke tengah. Bola tanggung langsung disambar penyerang Eki Nurhakim. Bola masuk tanpa ditepis kiper Persela Choirul Huda.

Tertinggal 1-0 oleh tim tamu, para pemain Persela berambisi membalas kekalahan. Pada menit ke 23, sebuah tendangan bebas dilepaskan Gustavo Lopes. Sayang, bola bisa diblok oleh kiper I Made Wirawan. Begitu juga serangan dari sayap kanan oleh Irsyad Aras. Tendangannya melenceng di sebelah kanan.

Lima menit menjelang babak pertama berakhir, pemain Persela mendapatkan kesempatan melakukan tendangan bebas dari arah kanan. Bola yang ditendang Gustavo Lopes sempat ditendang pemain belakang Persiba. Bola lepas dan langsung ditendang pemain belakang Persela Roman Gulian yang berdiri bebas.

SUJATMIKO





Orignal From: Babak I, Persela Imbangi Persiba 1-1  

Thursday, June 28, 2012

Fitriyanto, Kuli Bangunan yang Kini Bos Produk Salon Mobil


KOMPAS.com - Fitriyanto hanya lulusan SMA. Tapi, berkat tekad yang diiringi dengan usaha keras, ia sukses menjadi produsen perawatan mobil merek Autofit. Pemilik PT Vitechindo Perkasa ini mampu membikin produk yang bisa bersaing dengan merek terkenal.

Hidup ini bagi Fitriyanto benar-benar sebuah perjuangan. Ia lahir dari keluarga sederhana, kalau tidak disebut miskin. Ayahnya hanya seorang tukang kayu. Tapi, dengan tekad yang bulat dan usaha yang kuat, Fitriyanto mampu menjadi seorang pengusaha produk perawatan mobil yang terbilang sukses.

PT Vitechindo Perkasa, perusahaan milik Fitriyanto, berhasil memasok produknya ke bengkel resmi milik agen tunggal pemegang merek (ATPM) besar, seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, Honda, Nissan, Hyundai, Suzuki, Kia, dan Mazda. Bisnis ini menghasilkan omzet Rp 8 miliar per tahun.

Label merek produk buatan Fitriyanto adalah Autofit. Saat ini, ada 20 produk merek Autofit yang sudah diproduksi, antara lain produk sampo, semir ban, pelumas, pembersih evaporator, injection purge, cairan pembersih bahan bakar, pembersih blok mesin, pembersih karburator, dan pembersih ruang bakar mesin kendaraan.

Uniknya, untuk meracik Autofit, Fitriyanto sama sekali tidak memperdalam ilmu kimia secara formal. "Semua saya pelajari secara autodidak," kata pria kelahiran Purbalingga, 10 November 1972 ini.

Ayahnya yang seorang tukang kayu tentu tak mampu menyekolahkannya tinggi-tinggi. Maka, ketika lulus SMA, pada tahun 1992, Fitriyanto langsung hijrah ke Jakarta. Anak bungsu dari lima bersaudara ini menjadi kuli bangunan.

Enam bulan menjadi kuli bangunan, Fitriyanto pindah menjadi tukang bantu-bantu di rumah Rachmat Gobel, kini Presiden Komisaris PT Panasonic Manufacturing Indonesia. Di rumah itulah ia ketemu dengan salah satu manajer Panasonic. "Saya ditawari kerja," ujarnya. Ia lalu menjadi pegawai di Panasonic, divisi komponen, yang memproduksi semua speaker.

Di waktu senggang, Fitriyanto selalu meluangkan waktu untuk membaca buku kisah orang sukses. "Saya menghimpun tekad untuk menjadi orang sukses. Dari buku yang saya baca, orang sukses kebanyakan mengawali karier sebagai tenaga pemasaran (marketing)," kata suami Lihardiana ini.

Fitriyanto lantas hengkang dari Panasonic dan pada tahun 1995, ia menjadi tenaga pemasar di produsen minuman. "Saya mendapat upah Rp 75.000 per bulan, jauh lebih kecil ketimbang jadi kuli bangunan. Ketika jadi kuli, upah saya Rp 60.000 per minggu," kata Fitriyanto yang akhirnya keluar setelah tiga bulan bekerja.

Lantaran bertekad jadi tenaga pemasar, Fitriyanto kembali masuk ke perusahaan cokelat selama setahun, sebelum akhirnya pindah ke PT Prima Karya Gandareksa, perusahaan kimia. Ia tetap jadi tenaga pemasar, tetapi dengan gaji Rp 5 juta per bulan. "Saya banyak belajar tentang produk perawatan mobil di sini," katanya. Lantaran kinerjanya bagus, perusahaan menugaskannya ke Bali. Tapi, ia memilih mundur lantaran tak ingin jauh dari keluarga. Selama setahun, ia beberapa kali pindah kerja di perusahaan kimia.

Fitriyanto akhirnya masuk ke perusahaan produk perawatan mobil dari Jerman. "Di perusahaan ini, saya suka memperhatikan para peracik produk. Saya pelajari, bahan apa saja yang diramu menjadi produk perawatan," katanya.

Setiap Sabtu dan Minggu, dia pergi ke toko kimia untuk mempelajari bahan-bahan kimia yang bisa diramu menjadi produk perawatan mobil. Dia bertahan selama lima tahun di perusahaan itu sebelum akhirnya mengundurkan diri dengan posisi gaji terakhir Rp 24 juta per bulan.

Pinjam uang ke bank

Pengalaman di perusahaan pembuatan produk perawatan mobil membuat Fitriyanto percaya diri untuk memulai usaha sendiri. "Sebagai tenaga pemasar, saya sudah memegang banyak pelanggan. Saya juga sudah bisa membuat produk sendiri," katanya.

Dengan memanfaatkan bengkel sepeda motor di Cikeas, Bogor, yang didirikan saat masih bekerja, pada 2007, Fitriyanto memulai usaha produk perawatan mobil. "Saat itu, cuma ada satu montir dan tempatnya sangat sederhana," kenangnya. Di bengkel itu, dia meracik bahan setelah memenangi tender pengadaan produk perawatan mobil dari salah satu bengkel mobil besar.

Lantaran tak punya modal, Fitriyanto mencari pinjaman bank sebesar Rp 25 juta. "Karena tidak ada agunan, modalnya hanya kepercayaan. Bank itu menjadi pelanggan di bengkel kami," katanya.

Dari modal Rp 25 juta, ia bisa menghasilkan omzet Rp 80 juta. Tiga tahun berjalan, usahanya semakin besar. Dengan pinjaman bank yang lebih besar, dia membuka pabrik di daerah Cipayung, Jakarta Timur, dan mendirikan PT Vitechindo Perkasa.

Saat ini, Fitriyanto memiliki 35 karyawan dan sejak awal bulan Juni 2012, dia membuka lembaga kursus bahasa Inggris dan komputer. "Saya sendiri tak bisa mengoperasikan komputer," katanya sambil tertawa. Ia juga membuka sekolah taman kanak-kanak sembari menjalankan usaha bengkelnya. (Fransiska Firlana/Kontan)

  <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->






KONTAN


































Orignal From: Fitriyanto, Kuli Bangunan yang Kini Bos Produk Salon Mobil

Ashanty Ingin Punya Banyak Anak


Jakarta - Kehadiran momongan menjadi harapan bagi setiap pasangan baru suami-istri. Hal itu pun didambakan oleh pengantin baru Ashanty dan Anang Hermansyah.

Bahkan Ashanty mengaku ingin mempunyai banyak anak. Tapi meski mengaku ingin banyak punya anak, ia malah takut melahirkan. Lho?

"Sebanyak-banyaknya, sedikasihnya. Karena belum pernah ngerasain ngelahirin, kalau nanti tiba-tiba nggak kuat, nah itu nggak tahu deh," tuturnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012).

Namun, Ashanty tak mau menargetkan kapan punya anak. Baginya saat ini masih terlalu dini soal momongan.

"Baru nikah baru sebulan kali. Lagian sebenernya bukan ngundur, aku mikirnya juga mau bikin solo album. Kalau emamg udah waktunya dikasih ya udah," paparnya.


(fk/mmu)



<!--HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. -->



Orignal From: Ashanty Ingin Punya Banyak Anak

Titus Bonai Suka Tampil Kasual



MESKI berprofesi sebagai pemain sepak bola, tidak berarti mereka mengacuhkan penampilan pribadi. Titus Bonai, salah satunya. Pria asal Papua ini diam-diam sangat memperhatikan penampilan di luar lapangan hijau.

 

Pria yang memiliki nama lengkap Titus Jhon Londouw Bonai alias Tibo ini mengaku menyukai gaya berbusana yang santai, tapi serasi dengan bentuk tubuhnya. Pilihan kaus body fit pun selalu menjadi pakaian yang sering dia kenakan.

 

"Saya tipikal orang yang santai, jadi saya lebih suka pakai celana pendek, sepatu kets untuk jalan santai, dan kaus. Tapi, saya juga suka sama kaus yang body fit," tutur Tibo saat ditemui Okezone di Jakarta Fair, Jakarta, belum lama ini.

 

Dalam urusan pakaian, Tibo juga dikenal sangat selektif. Untuk pemilihan warna, diketahui dia sangat menyukai warna biru, putih, dan merah. Pun dengan sepatu. Dalam memilih alas kaki, dia mementingkan kenyamanan agar tidak membuat lecet.

 

"Pilihan warna juga penting buat saya dalam berbelanja pakaian. Jadi, kalau lihat sepatu, yang pertama saya lihat pasti warnanya, setelah itu kenyamanannya. Apalagi kalau melihat warna biru, bisa membuat saya langsung tertarik untuk membeli," tutupnya. (ina)
(tty)




Orignal From: Titus Bonai Suka Tampil Kasual

Deny Indrayana Kaget Ada WiFi di Rutan Balikpapan  






TEMPO.CO, Balikpapan - Wakil Menteri Hukum dan HAM, Deny Indrayana, kaget saat tahu ada fasilitas penguat sinyal WiFi di Rumah Tahanan Balikpapan, Kalimantan Timur. Deny sedang melakukan inspeksi menyusul adanya pemberitaan soal distribusi peredaran narkoba yang melibatkan salah satu narapidana Rutan Balikpapan bernama Amiruddin.

"Kenapa ada penguatan sinyal WiFi di dalam rutan penjara. Bukannya di dalam tahanan tidak boleh menelepon," katanya saat berdialog dengan Kepala Seksi Pengamanan Rutan Balikpapan, Taufik Hidayat, Kamis, 28 Juni 2012.

Taufik hanya terdiam menerima pertanyaan Deny yang mengatakan logikanya tidak bisa menerima laporan kondisi Rutan Balikpapan ini. Dia beranggapan semestinya rutan steril dari segala urusan yang bukan lagi menjadi hak para tahanan maupun narapidana. "Logika saya tidak masuk ini, semestinya tidak perlu ada penguatan sinyal segala," ujarnya.

Deny menyempatkan diri ke Balikpapan menyusul aksi polisi yang menggulung distribusi narkoba jenis sabu seberat 1,07 kilogram yang diduga berasal dari salah seorang narapidana Rutan Balikpapan. Polisi mengembangkan penyidikan berdasarkan keterangan dua tersangka narkoba yang terlebih dulu ditangkap berinisial MA dan DW.

Deny datang hanya ditemani ajudan serta seorang stafnya dari Kementerian Hukum dan HAM pada pukul 12.30 WITA. Hampir 30 menit Deny menelisik satu per satu kamar tahanan yang dianggap menjadi sarang peredaran narkoba di Balikpapan.

Saat inspeksi Deny hanya diterima Taufik Hidayat. Kepala Rutan Balikpapan, Nurwulan Hadi, sedang makan siang bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan Ham Kalimantan Timur, Gunarso. "Saya baru makan siang dua suap, langsung saya tinggal karena ada Pak Wamen," kata Gunarso yang tergopoh-gopoh datang bersama Nurwulan Hadi.

Sehubungan dengan inspeksi ini, Deny menyatakan akan mengevaluasi kembali soal penyediaan sarana prasarana bagi para napi dan tahanan di Balikpapan. Dia menunggu laporan hasil investigasi dilakukan Kanwil Hukum dan HAM Kalimantan Timur dalam pengambilan keputusannya. "Akan kami kaji kembali terlebih dahulu, bila memang terbukti bersalah tentu akan ada sanksi tegas. Tapi bila memang tidak bersalah akan ada pertimbangan pula," ucap dia.

Nurwulan Hadi mengatakan akan membentuk tim investigasi soal adanya penguatan sinyal WiFi dan ponsel dalam Rutan Balikpapan. Selama enam bulan menjabat dia mengaku kecolongan atas keberadaan tiang penguat sinyal yang dipikirnya untuk jaringan transmisi radio. "Saya pikir untuk penguat transmisi radio saja, nanti kita tunggu hasil tim investigasi," kata dia.

SG WIBISONO

Berita terpopuler
Pos FBR Diserang, Ketua Tewas

Bos FBR Dibunuh, Tiga Pembawa Golok Ditangkap

Dahlan : Kasus Korupsi Merpati Luar Biasa Berat

Tahan Ambulans, Wanita Ini Berbaring Tanpa Busana

Anas Berkelit Soal Hadiah Mobil





Orignal From: Deny Indrayana Kaget Ada WiFi di Rutan Balikpapan