Friday, June 29, 2012

Tipe Teman yang Harus Anda Miliki (II-Habis)



KEBERADAAN seorang teman dalam kehidupan Anda tentu dibutuhkan layaknya seorang pasangan di samping Anda. Teman tidak hanya sebagai pelengkap, tapi juga sebagai sosok yang dapat menerima Anda apa adanya.

 

Seperti yang dijabarkan pada artikel sebelumnya, berikut tipe teman yang harus Anda miliki, seperti yang dilansir dari Allwomenstalk.

 
Diva

Semua orang membutuhkan sebuah drama kecil dalam kehidupannya. Tidak ada yang bisa melakukannya lebih baik selain tipe teman seperti ini. Teman tipe ini bukanlah ratu drama, hanya saja bertingkah bak seorang putri dan dramanya tidak berbahaya atau menular dalam kehidupan Anda, namun hanya memberikan bumbu dalam perjalanan hidup. Teman seperti ini dapat menertawakan dirinya sendiri dan dia memiliki kesensitifan tingkat tinggi. Dialah seorang diva!

 
Tomboi

Tentu Anda tahu bagaimana belajar untuk mandiri dan dapat melakukan tindakan kecil dengan sendiri. Tapi, keberadaan teman yang tomboi membantu Anda untuk tegar menghadapi hidup dan biasanya teman seperti ini dapat menenangkan Anda untuk urusan feminisitas yang biasa dilakukan wanita pada umumnya. Karena teman yang bersifat tomboi, lebih menghargai kecantikan natural dibandingkan harus repot dengan urusan tata rias wajah.

Pengasuh

Anda semua membutuhkan seorang ibu di dalam lingkaran pertemanan Anda. Bukan artian ibu yang sebenarnya, tetapi jenis teman yang tahu bagaimana cara menenangkan teman dan dapat mengayomi seorang teman dengan baik. Tipe teman seperti ini bisanya penuh kasih dan membantu. (ina)
(tty)




Orignal From: Tipe Teman yang Harus Anda Miliki (II-Habis)

Muqowwam: Untung Bukan Ayat Quran yang Dikorupsi






TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PPP di Komisi Politik DPR, Ahmad Muqowwam, berharap tak ada kader Partai Persatuan Pembangunan yang terlibat korupsi. Namun Ketua Panitia Khusus Randangan Undang-Undang Desa ini masih bisa berkelakar soal korupsi proyek pengadaan Al-Quran. "Untung bukan ayat Al-Quran yang dikorupsi," ucapnya, Jumat, 29 Juni 2012.

KPK telah menetapkan politikus partai Golkar Zulkarnaen Djabbar sebagai tersangka kasus ini. Ia adalah anggota Badan Anggaran DPR. Tadi pagi, petugas KPK menggeledah rumah Zulkarnaen di Bekasi untuk mencari petunjuk dan barang bukti. Penggeledahan disebut-sebut juga dilakukan di kantor Kementerian Agama.

Pengadaan kitab suci yang belakangan bermasalah itu menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012. Anggaran ini dibahas di DPR sejak sekitar Februari 2011 lalu disahkan pada Juni.

"Sprindik (surat petintah penyidikan) sudah ditandatangani (oleh pemimpin KPK), tersangkanya ZD," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto pada Kamis malam, 28 Juni 2012. Namun, Bambang belum menerangkan berapa nilai proyek berikut kerugian negaranya.

Partai Persatuan Pembangunan sudah menegaskan akan memecat kader mereka apabila terindikasi korupsi dalam kasus itu.

JOBPIE SUGIHARTO

Berita Terkait
PPP Akan Pecat Kader yang Korupsi Proyek Al-Quran 

Ketua Komisi Agama Mengaku Tak Tahu Kasus Al-Quran  

KPK Geledah Rumah Zulkarnaen Djabar

KPK Tetapkan Bupati Buol Sebagai Tersangka

Alasan Golkar Percepat Pencalonan Ical untuk RI-1

KPK Bidik Tersangka Korupsi Pengadaan Al-Quran


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 







Orignal From: Muqowwam: Untung Bukan Ayat Quran yang Dikorupsi

Babak I, Persela Imbangi Persiba 1-1  






TEMPO.CO, Lamongan - Persela Lamongan untuk sementara bermain imbang 1-1 atas tamunya Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat, 29 Juni 2012. Kedua tim bermain saling serang guna mengamankan perebutan papan tengah Liga Super Indonesia (LSI).

Gol Persiba lahir dari kaki penyerang Eki Nurhakim di menit ke-8, sedangkan gol balasan tercipta dari pemain belakang Persela Roman Gulian di menit ke-43.

Pada menit-menit awal Persela lebih banyak melakukan inisiatif menyerang. Kukuhnya barisan belakang tim Beruang Madu membuat bola lebih banyak berada di tengah lapangan. Trio penyerang seperti Mario Costas, Rudi Widodo, dan Jimmy Suparno kesulitan menembus posisi belakang.

Lebih banyak menyerang, membuat posisi lini belakang Persela kedodoran. Kondisi ini membuat Persiba mengoptimalkan serangan. Serangan balik pemain Persiba berasal dari sayap kiri yang disilang ke tengah. Bola tanggung langsung disambar penyerang Eki Nurhakim. Bola masuk tanpa ditepis kiper Persela Choirul Huda.

Tertinggal 1-0 oleh tim tamu, para pemain Persela berambisi membalas kekalahan. Pada menit ke 23, sebuah tendangan bebas dilepaskan Gustavo Lopes. Sayang, bola bisa diblok oleh kiper I Made Wirawan. Begitu juga serangan dari sayap kanan oleh Irsyad Aras. Tendangannya melenceng di sebelah kanan.

Lima menit menjelang babak pertama berakhir, pemain Persela mendapatkan kesempatan melakukan tendangan bebas dari arah kanan. Bola yang ditendang Gustavo Lopes sempat ditendang pemain belakang Persiba. Bola lepas dan langsung ditendang pemain belakang Persela Roman Gulian yang berdiri bebas.

SUJATMIKO





Orignal From: Babak I, Persela Imbangi Persiba 1-1  

Thursday, June 28, 2012

Fitriyanto, Kuli Bangunan yang Kini Bos Produk Salon Mobil


KOMPAS.com - Fitriyanto hanya lulusan SMA. Tapi, berkat tekad yang diiringi dengan usaha keras, ia sukses menjadi produsen perawatan mobil merek Autofit. Pemilik PT Vitechindo Perkasa ini mampu membikin produk yang bisa bersaing dengan merek terkenal.

Hidup ini bagi Fitriyanto benar-benar sebuah perjuangan. Ia lahir dari keluarga sederhana, kalau tidak disebut miskin. Ayahnya hanya seorang tukang kayu. Tapi, dengan tekad yang bulat dan usaha yang kuat, Fitriyanto mampu menjadi seorang pengusaha produk perawatan mobil yang terbilang sukses.

PT Vitechindo Perkasa, perusahaan milik Fitriyanto, berhasil memasok produknya ke bengkel resmi milik agen tunggal pemegang merek (ATPM) besar, seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, Honda, Nissan, Hyundai, Suzuki, Kia, dan Mazda. Bisnis ini menghasilkan omzet Rp 8 miliar per tahun.

Label merek produk buatan Fitriyanto adalah Autofit. Saat ini, ada 20 produk merek Autofit yang sudah diproduksi, antara lain produk sampo, semir ban, pelumas, pembersih evaporator, injection purge, cairan pembersih bahan bakar, pembersih blok mesin, pembersih karburator, dan pembersih ruang bakar mesin kendaraan.

Uniknya, untuk meracik Autofit, Fitriyanto sama sekali tidak memperdalam ilmu kimia secara formal. "Semua saya pelajari secara autodidak," kata pria kelahiran Purbalingga, 10 November 1972 ini.

Ayahnya yang seorang tukang kayu tentu tak mampu menyekolahkannya tinggi-tinggi. Maka, ketika lulus SMA, pada tahun 1992, Fitriyanto langsung hijrah ke Jakarta. Anak bungsu dari lima bersaudara ini menjadi kuli bangunan.

Enam bulan menjadi kuli bangunan, Fitriyanto pindah menjadi tukang bantu-bantu di rumah Rachmat Gobel, kini Presiden Komisaris PT Panasonic Manufacturing Indonesia. Di rumah itulah ia ketemu dengan salah satu manajer Panasonic. "Saya ditawari kerja," ujarnya. Ia lalu menjadi pegawai di Panasonic, divisi komponen, yang memproduksi semua speaker.

Di waktu senggang, Fitriyanto selalu meluangkan waktu untuk membaca buku kisah orang sukses. "Saya menghimpun tekad untuk menjadi orang sukses. Dari buku yang saya baca, orang sukses kebanyakan mengawali karier sebagai tenaga pemasaran (marketing)," kata suami Lihardiana ini.

Fitriyanto lantas hengkang dari Panasonic dan pada tahun 1995, ia menjadi tenaga pemasar di produsen minuman. "Saya mendapat upah Rp 75.000 per bulan, jauh lebih kecil ketimbang jadi kuli bangunan. Ketika jadi kuli, upah saya Rp 60.000 per minggu," kata Fitriyanto yang akhirnya keluar setelah tiga bulan bekerja.

Lantaran bertekad jadi tenaga pemasar, Fitriyanto kembali masuk ke perusahaan cokelat selama setahun, sebelum akhirnya pindah ke PT Prima Karya Gandareksa, perusahaan kimia. Ia tetap jadi tenaga pemasar, tetapi dengan gaji Rp 5 juta per bulan. "Saya banyak belajar tentang produk perawatan mobil di sini," katanya. Lantaran kinerjanya bagus, perusahaan menugaskannya ke Bali. Tapi, ia memilih mundur lantaran tak ingin jauh dari keluarga. Selama setahun, ia beberapa kali pindah kerja di perusahaan kimia.

Fitriyanto akhirnya masuk ke perusahaan produk perawatan mobil dari Jerman. "Di perusahaan ini, saya suka memperhatikan para peracik produk. Saya pelajari, bahan apa saja yang diramu menjadi produk perawatan," katanya.

Setiap Sabtu dan Minggu, dia pergi ke toko kimia untuk mempelajari bahan-bahan kimia yang bisa diramu menjadi produk perawatan mobil. Dia bertahan selama lima tahun di perusahaan itu sebelum akhirnya mengundurkan diri dengan posisi gaji terakhir Rp 24 juta per bulan.

Pinjam uang ke bank

Pengalaman di perusahaan pembuatan produk perawatan mobil membuat Fitriyanto percaya diri untuk memulai usaha sendiri. "Sebagai tenaga pemasar, saya sudah memegang banyak pelanggan. Saya juga sudah bisa membuat produk sendiri," katanya.

Dengan memanfaatkan bengkel sepeda motor di Cikeas, Bogor, yang didirikan saat masih bekerja, pada 2007, Fitriyanto memulai usaha produk perawatan mobil. "Saat itu, cuma ada satu montir dan tempatnya sangat sederhana," kenangnya. Di bengkel itu, dia meracik bahan setelah memenangi tender pengadaan produk perawatan mobil dari salah satu bengkel mobil besar.

Lantaran tak punya modal, Fitriyanto mencari pinjaman bank sebesar Rp 25 juta. "Karena tidak ada agunan, modalnya hanya kepercayaan. Bank itu menjadi pelanggan di bengkel kami," katanya.

Dari modal Rp 25 juta, ia bisa menghasilkan omzet Rp 80 juta. Tiga tahun berjalan, usahanya semakin besar. Dengan pinjaman bank yang lebih besar, dia membuka pabrik di daerah Cipayung, Jakarta Timur, dan mendirikan PT Vitechindo Perkasa.

Saat ini, Fitriyanto memiliki 35 karyawan dan sejak awal bulan Juni 2012, dia membuka lembaga kursus bahasa Inggris dan komputer. "Saya sendiri tak bisa mengoperasikan komputer," katanya sambil tertawa. Ia juga membuka sekolah taman kanak-kanak sembari menjalankan usaha bengkelnya. (Fransiska Firlana/Kontan)

  <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->






KONTAN


































Orignal From: Fitriyanto, Kuli Bangunan yang Kini Bos Produk Salon Mobil

Ashanty Ingin Punya Banyak Anak


Jakarta - Kehadiran momongan menjadi harapan bagi setiap pasangan baru suami-istri. Hal itu pun didambakan oleh pengantin baru Ashanty dan Anang Hermansyah.

Bahkan Ashanty mengaku ingin mempunyai banyak anak. Tapi meski mengaku ingin banyak punya anak, ia malah takut melahirkan. Lho?

"Sebanyak-banyaknya, sedikasihnya. Karena belum pernah ngerasain ngelahirin, kalau nanti tiba-tiba nggak kuat, nah itu nggak tahu deh," tuturnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012).

Namun, Ashanty tak mau menargetkan kapan punya anak. Baginya saat ini masih terlalu dini soal momongan.

"Baru nikah baru sebulan kali. Lagian sebenernya bukan ngundur, aku mikirnya juga mau bikin solo album. Kalau emamg udah waktunya dikasih ya udah," paparnya.


(fk/mmu)



<!--HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. -->



Orignal From: Ashanty Ingin Punya Banyak Anak

Titus Bonai Suka Tampil Kasual



MESKI berprofesi sebagai pemain sepak bola, tidak berarti mereka mengacuhkan penampilan pribadi. Titus Bonai, salah satunya. Pria asal Papua ini diam-diam sangat memperhatikan penampilan di luar lapangan hijau.

 

Pria yang memiliki nama lengkap Titus Jhon Londouw Bonai alias Tibo ini mengaku menyukai gaya berbusana yang santai, tapi serasi dengan bentuk tubuhnya. Pilihan kaus body fit pun selalu menjadi pakaian yang sering dia kenakan.

 

"Saya tipikal orang yang santai, jadi saya lebih suka pakai celana pendek, sepatu kets untuk jalan santai, dan kaus. Tapi, saya juga suka sama kaus yang body fit," tutur Tibo saat ditemui Okezone di Jakarta Fair, Jakarta, belum lama ini.

 

Dalam urusan pakaian, Tibo juga dikenal sangat selektif. Untuk pemilihan warna, diketahui dia sangat menyukai warna biru, putih, dan merah. Pun dengan sepatu. Dalam memilih alas kaki, dia mementingkan kenyamanan agar tidak membuat lecet.

 

"Pilihan warna juga penting buat saya dalam berbelanja pakaian. Jadi, kalau lihat sepatu, yang pertama saya lihat pasti warnanya, setelah itu kenyamanannya. Apalagi kalau melihat warna biru, bisa membuat saya langsung tertarik untuk membeli," tutupnya. (ina)
(tty)




Orignal From: Titus Bonai Suka Tampil Kasual

Deny Indrayana Kaget Ada WiFi di Rutan Balikpapan  






TEMPO.CO, Balikpapan - Wakil Menteri Hukum dan HAM, Deny Indrayana, kaget saat tahu ada fasilitas penguat sinyal WiFi di Rumah Tahanan Balikpapan, Kalimantan Timur. Deny sedang melakukan inspeksi menyusul adanya pemberitaan soal distribusi peredaran narkoba yang melibatkan salah satu narapidana Rutan Balikpapan bernama Amiruddin.

"Kenapa ada penguatan sinyal WiFi di dalam rutan penjara. Bukannya di dalam tahanan tidak boleh menelepon," katanya saat berdialog dengan Kepala Seksi Pengamanan Rutan Balikpapan, Taufik Hidayat, Kamis, 28 Juni 2012.

Taufik hanya terdiam menerima pertanyaan Deny yang mengatakan logikanya tidak bisa menerima laporan kondisi Rutan Balikpapan ini. Dia beranggapan semestinya rutan steril dari segala urusan yang bukan lagi menjadi hak para tahanan maupun narapidana. "Logika saya tidak masuk ini, semestinya tidak perlu ada penguatan sinyal segala," ujarnya.

Deny menyempatkan diri ke Balikpapan menyusul aksi polisi yang menggulung distribusi narkoba jenis sabu seberat 1,07 kilogram yang diduga berasal dari salah seorang narapidana Rutan Balikpapan. Polisi mengembangkan penyidikan berdasarkan keterangan dua tersangka narkoba yang terlebih dulu ditangkap berinisial MA dan DW.

Deny datang hanya ditemani ajudan serta seorang stafnya dari Kementerian Hukum dan HAM pada pukul 12.30 WITA. Hampir 30 menit Deny menelisik satu per satu kamar tahanan yang dianggap menjadi sarang peredaran narkoba di Balikpapan.

Saat inspeksi Deny hanya diterima Taufik Hidayat. Kepala Rutan Balikpapan, Nurwulan Hadi, sedang makan siang bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan Ham Kalimantan Timur, Gunarso. "Saya baru makan siang dua suap, langsung saya tinggal karena ada Pak Wamen," kata Gunarso yang tergopoh-gopoh datang bersama Nurwulan Hadi.

Sehubungan dengan inspeksi ini, Deny menyatakan akan mengevaluasi kembali soal penyediaan sarana prasarana bagi para napi dan tahanan di Balikpapan. Dia menunggu laporan hasil investigasi dilakukan Kanwil Hukum dan HAM Kalimantan Timur dalam pengambilan keputusannya. "Akan kami kaji kembali terlebih dahulu, bila memang terbukti bersalah tentu akan ada sanksi tegas. Tapi bila memang tidak bersalah akan ada pertimbangan pula," ucap dia.

Nurwulan Hadi mengatakan akan membentuk tim investigasi soal adanya penguatan sinyal WiFi dan ponsel dalam Rutan Balikpapan. Selama enam bulan menjabat dia mengaku kecolongan atas keberadaan tiang penguat sinyal yang dipikirnya untuk jaringan transmisi radio. "Saya pikir untuk penguat transmisi radio saja, nanti kita tunggu hasil tim investigasi," kata dia.

SG WIBISONO

Berita terpopuler
Pos FBR Diserang, Ketua Tewas

Bos FBR Dibunuh, Tiga Pembawa Golok Ditangkap

Dahlan : Kasus Korupsi Merpati Luar Biasa Berat

Tahan Ambulans, Wanita Ini Berbaring Tanpa Busana

Anas Berkelit Soal Hadiah Mobil





Orignal From: Deny Indrayana Kaget Ada WiFi di Rutan Balikpapan  

Federer dan Djokovic ke Babak Ketiga Wimbledon






TEMPO.CO, London - Para petenis unggulan putra tanpa kesulitan melaju ke babak ketiga Wimbledon Open 2012 di lapangan utama Wimbledon, London, Rabu waktu setempat. Petenis asal Swiss Roger Federer berhasil mengatasi perlawanan Fabio Fognini di babak kedua dengan skor 6-1, 6-3, dan 6-2. Juara bertahan Novak Djokovic juga berhasil melaju ke babak ketiga setelah mengandaskan pemain Amerika Serikat, Ryan Harrison, 6-4, 6-4, dan 6-4.

Di babak ketiga, Federer akan menghadapi petenis Prancis, Julien Benneteau. Sedangkan Djokovic akan menghadapi pemenangan antara unggulan ke-28, Radek Stepanek atau Benjamin Becker. Walaupun menang, Federer mengaku pertandingan yang berlangsung 74 menit tersebut berjalan sengit. "Saya rasa laga tadi tidak mudah. Saya mencoba keras untuk fokus," kata Federer.

Petenis yang tiga kali menjadi runner up Wimbeldon, Andy Roddick, berhasil menang atas Jamie Baker pada babak pertama dengan skor 7-6, 6-4, dan 7-5. Roddick baru akan melakoni laga babak kedua, Kamis, melawan petenis Jerman, Bjorn Phau. Roddick menyatakan bermain lepas adalah strategi yang ia terapkan sehingga bisa menang. "Anda hanya butuh bermain lepas, tidak usah memikirkan hal lain di luar kendali Anda," katanya.

Dari sektor putri, unggulan ke-11 asal China, Li Na, tersingkir setelah kalah dua set langsung dari petenis Rumania non unggulan, Sorana Cirstea. Li Na kalah 6-3 dan 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 37 menit. Sebelumnya, ungulan ke-5 Samantha Stosur dan unggulan ke-7, Caroline Wozniacki, tersingkir lebih dahulu.

Stosur gugur di babak kedua setelah kalah dari petenis Belanda, Arantxa Rus, 6-2, 0-6, dan 6-4. Sementara Wozniacki harus terhenti di babak pertama setelah kalah dari petenis Austria, Tamira Paszek, 5-7, 7-6, dan 6-4. Dalam laga tersebut, Cirstea tampil agresif sejak awal. Li Na beberapa kali kewalahan menghadapi strategi Cirstea yang bermain all out. Pada babak ketiga, Cirstea akan menghadapi unggulan ke-17, Maria Kirilenko.

REUTERS | ANANDA W. TERESIA





Orignal From: Federer dan Djokovic ke Babak Ketiga Wimbledon

Wednesday, June 27, 2012

Jero Wacik: Giri Suseno Inspirasi Saya


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, mengungkapkan perasaan duka atas wafatnya Mantan Menteri Perhubungan Giri Suseno Hadihardjono.

Ia mengatakan, almarhum merupakan inspirasi dalam pekerjaannya. "Orangnya sangat sederhana, mantan menteri tapi sangat bersahaja, itu pula jadi inspriasi buat saya," ujarnya kepada wartawan di rumah duka, Jl. Cipinang Elok, Blok U nomor 1, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (27/6/2012).

Ketika almarhum menjadi menteri perhubungan tahun 1998, Jero mengaku tak pernah kesulitan untuk menemui almarhum. Saat terakhir bertemu Giri satu tahun lalu, ia mengaku kagum dengan semangat almarhum, meski tengah mengidap kanker. "Kelihatan masih sehat. Meski kena kanker tahun 2008, masih kelihatan bergairah, ya begitu lah, semoga dapat tempat yang layak," lanjutnya.

Jero yang pernah menjadi mahasiswa semester satu saat almarhum menjadi dosen ini, mengungkapkan, Indonesia kehilangan salah satu putera terbaiknya di bidang transportasi. Oleh sebab itu, masyarakat wajib mengenang karya-karya terbaik almarhum. "Itulah cara kita melepas orang yang kita hormati. Mudah-mudahan beliau dapat tempat yang layak disisinya," lanjutnya.

Kini, pria yang wafat di usia ke 71 tersebut disemayamkan di rumah duka, Jl. Cipinang Elok 1, Blok U1, Jatinegara, Jakarta Timur. Turut hadir dalam penyemayaman tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, Menteri Perhubungan, E.E. Mangindaan dan Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro. Almarhum, wafat pukul 17.10 WIB di Rumah Sakit Premiere, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pria yang menjadi salah satu konseptor Sabuk Nusantara, yang menghubungkan setiap pulau di Indonesia dengan angkutan feri penyeberangan tersebut, tutup usia setelah menderita sakit prostat. Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, 5 Januari 1941 tersebut meninggalkan seorang isteri, Dra Sri Saparini, dan tiga orang anak, yakni Ir Laksmi Wijayanti, Ir Budi Setiawan, dan Dian Nurcahyanti. <!--Baca Juga Lipsus Asuransi 2011 Kompas.com -->









































Orignal From: Jero Wacik: Giri Suseno Inspirasi Saya

Pacar Ajak Nikah, Rossa Pilih Naik Haji


Jakarta - Rossa saat ini tengah menjalin kisah asmara dengan seorang pengusaha yang masih dirahasiakan namanya. Hubungan keduanya pun diakui Rossa semakin serius.

Bahkan, sang kekasih sudah mengajak ibu satu anak itu untuk naik ke pelaminan. Sayangnya, Rossa menolak. Lho, kenapa?

"Kayaknya ngajak nikah sih (tahun ini), tapi saya belum jawab iya. Habis gimana ya, saya belum merasa (siap), masih mempelajari," ungkap Rossa saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012).

"Nggak tahun ini, insya Allah mau haji dulu," sambungnya seolah menjawa sendiri keraguannya.

Rossa sepertinya memang masih butuh waktu untuk kembali berumah tangga, setelah perceraiannya dengan drummer Padi Yoyo.

Kini, ia pun menunggu waktu yang tepat untuk melepaskan status jandanya. "Nunggu waktunya dikasih Allah karena aku sangat percaya semua ada waktunya. Untuk jodoh aku yakin," tandasnya.


(fk/mmu)



<!--HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. -->



Orignal From: Pacar Ajak Nikah, Rossa Pilih Naik Haji