Thursday, September 13, 2012

Ines Putri Blakblakan Soal Nikah & Karier




 

Pada usianya yang masih terbilang muda, 23, Ines Putri sudah memiliki segudang prestasi. Karier golf yang dirintisnya sejak kecil telah memberi medali emas untuk Bali pada ajang PON, serta penghargaan MURI di ajang Piala Gubernur Bali. Demikian pula dengan dunia beauty pageant yang baru ditekuninya selama menjadi Miss Indonesia 2012.

 

Namun, hal tersebut tak lantas membuat gadis yang hobi memasak ini lantas berpuas diri. "Saya masih mau mengejar mimpi jadi juara LPGA dan mencoba berbagai hal baru," ungkap adik dari Demian Ardika ini saat wawancara eksklusif dengan Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, 11 September 2012.

 

Sebagai seorang wanita, tentu saja menikah menjadi impian tersendiri baginya. "Mungkin, saya akan menikah di atas 25 tahun," sambungnya.

 

"Saat sudah menikah, saya ingin menjadi ibu yang baik dan tidak menyesal karena belum mencoba hal-hal yang saya inginkan," jelas gadis yang fasih berbahasa Inggris ini.

 

Sementara itu, mengenai kariernya selepas Miss Indonesia, Ines tak menampik bahwa dirinya mau mencoba berbagai hal baru. "Fokus lagi ke golf sepertinya menjadi pilihan pertama. Namun, saya tidak keberatan mencoba profesi baru," tutup Ines menyebut profesi sebagai presenter olahraga atau pembawa acara masak.
(tty)



Orignal From: Ines Putri Blakblakan Soal Nikah & Karier

Wednesday, September 12, 2012

Rayakan Ultah ke-23, Ini Harapan Ines Putri




USIA yang bertambah sedianya membuat seseorang menjadi dewasa. Demikian pula yang dirasakan Ines Putri, Miss Indonesia 2012 yang kini telah berusia 23 tahun.

Pada 5 Spetember 2012 menjadi hari yang spesial untuk Ines Putri. Sebab, dara cantik asal Bali ini genap 23 tahun. Seperti layaknya orang yang bertambah usia, penerima beasiswa dari University of Georgia ini juga berharap menjadi pribadi yang lebih baik.

"Semoga makin tua, saya bisa semakin bijaksana," tutur Ines saat wawancara eksklusif dengan Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, 11 September 2012.

Rupanya, pengalaman selama menjadi Miss Indonesia, sekaligus partisipasinya dalam ajang Miss World 2012, memberi banyak perubahan pada diri gadis Bali ini. Pada momen ulang tahunnya, Ines justru memiliki harapan untuk membantu sesama.

"Saya ingin lebih banyak membantu orang lain dan mungkin mewakili Indonesia dalam bidang yang lain," katanya.

Disadari Ines, perannya sebagai Miss Indonesia membuatnya sadar akan banyak potensi yang bisa digali.

"Mungkin terdengar klise, tapi saya benar-benar ingin menjadi role model yang baik untuk generasi muda di Indonesia," tutupnya.

Dengan segala prestasi yang diraihnya, tak heran bila Ines Putri merupakan contoh yang baik untuk remaja di Indonesia. Tak hanya berprestasi di ajang Miss Indonesia dan Miss World. Sebelumnya di usia 12 tahun, bungsu dari tiga bersaudara ini berhasil menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai juara termuda sekaligus wanita pertama yang memenangkan Gubernur Cup di Bali. (tty)




Orignal From: Rayakan Ultah ke-23, Ini Harapan Ines Putri

Monday, September 10, 2012

Menikah, Blake Lively Kenakan Gaun Marchesa




 

Saat pernikahan, Blake menampilkan gaun menutupi tangan yang terbuat dari tulle sutra dan berhiaskan kristal dan bordir mawar emas. Pengiring pengantin mengenakan gaun sutra sifon merah dengan detail kristal yang sama. Sedangkan sang mempelai pria (35) mengenakan setelan rancangan Burberry yang dirancang desainer sahabatnya, Christopher Bailey.

 

Pasangan ini bertukar cincin yang dirancang oleh Lorraine Schwartz di Boone Hall Plantation Charleston, South Carolina. Rumah yang menjadi tempat Blake dan Ryan mengikat sumpah menjadi terkenal karena muncul di film romantis The Notebook yang dibintangi Rachel McAdams dan Ryan Gosling.

 

Pasangan yang bertemu ketika bermain bersama di film Green Lantern ini memakai jasa Martha Stewart untuk merancang pernikahan impian mereka, dengan bantuan dari wedding planner lokal, Tara Guerard.

 

Upacara pernikahan mereka diselenggarakan di sebuah gudang pedesaan, sedangkan resepsnya diadakan di bawah tenda putih di perkebunan tersebut, seperti dilansir Dailymail.
(tty)



Orignal From: Menikah, Blake Lively Kenakan Gaun Marchesa

Sunday, September 9, 2012

Anak Tiba-Tiba Cemas? Begini Atasinya



KURANGNYA keterampilan sosial yang dimiliki si kecil bisa menyebabkan anak cemas. Semakin tidak terampil, si buah hati akan merasa takut berada di lingkungan baru. Bagaimana mengatasinya?

 

Hari pertama sekolah menjadi hari yang buruk bagi Aldi, 6. Bocah yang biasanya selalu ceria ini tiba-tiba menangis sejadinya pada hari pertama sekolah. Aldi seakan takut menginjakkan kaki di sekolah.Tangisnya semakin menjadi-jadi ketika menyaksikan anak-anak seusianya yang tidak dikenal.

 

Aldi semakin kencang bergelayutan di pangkuan ibunya, seakan tidak ingin ditinggalkan.
Kondisi tersebut tentu saja membuat orangtua Aldi sangat heran dan sama sekali tidak menyangka bahwa buah hatinya akan setakut itu berada di lingkungan baru.

 

Kejadian itu sebenarnya wajar dialami oleh anak-anak. Sebab, masa awal anak-anak (early childhood) merupakan periode perkembangan yang terentang dari akhir masa bayi hingga usia kira-kira 5 atau 6 tahun. Pada masa ini anak mulai belajar untuk mandiri, mengembangkan berbagai keterampilan seperti pengenalan huruf, mematuhi perintah, dan menghabiskan waktu dengan bermain terutama bersama teman sebayanya. Periode ini disebut juga tahun-tahun prasekolah karena merupakan masa persiapan bagi anak untuk memasuki sekolah dasar. Taman kanak-kanak merupakan tempat yang tepat bagi anak-anak untuk mempersiapkan dirinya sebelum masuk ke sekolah dasar.

 

Taman kanak-kanak merupakan salah satu media yang bisa menyediakan fasilitas yang dibutuhkan anak dalam mengembangkan fungsi intelektual dan potensi lain yang dimilikinya.Selain itu,anak akan mulai belajar untuk dapat menguasai lingkungan sosial yang lebih luas daripada lingkungan keluarga.



Pertama kali anak memasuki lingkungan baru,di antaranya taman kanak-kanak, umumnya mereka mengalami ketakutan dan juga kekhawatiran. Manifestasi dari perasaan takut ini bisa menimbulkan macam-macam gejala gangguan, antara lain berupa kejang atau sakit perut, sering buang air besar, sering kencing, sakit kepala, dan timbulnya tics (gerak- gerak facial pada wajah, misalnya mengedip-ngedipkan mata terus-menerus, menggeleng-gelengkan kepala, mengernyit-ngernyitkan alis atau anak jadi cepat marah. Ada kalanya anak juga jadi pemurung dan penakut.

Hasil survei awal yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa pada minggu-minggu pertama anak memasuki taman kanak-kanak,beberapa anak menangis karena harus berpisah dengan orangtuanya, anak tidak ingin ditinggal orangtuanya, anak menjadi pendiam dan pemalu, dan anak datang ke sekolah dengan wajah murung. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat, di mana banyak ditemui anak-anak yang mengeluh dan menolak untuk pergi ke sekolah.

"Ketakutan yang menghinggapi anak-anak ketika berada dalam lingkungan baru itu menandakan bahwa sebenarnya anak belum siap dan kurangnya sosialisasi dari orangtua," kata psikolog anak alumnus Universitas Indonesia (UI), Dr Farah Agustin. Ditambahkan Farah, sosialisasi yang dapat dilakukan orangtua seharusnya adalah dengan sering-sering bercerita kepada anak bahwa lingkungannya yang baru adalah sebuah tempat yang menyenangkan dan membuat anak jadi lebih pandai.

"Dibutuhkan kesabaran bagi orangtua. Sebab, tidak semua anak bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan barunya," kata dia.

 

Dikatakannya pula, perilaku anak yang muncul terkait dengan penolakan untuk pergi ke sekolah jika berlangsung dalam waktu yang panjang dan terjadi pada usia pertumbuhan bukanlah suatu hal yang bisa dianggap ringan tetapi mengarah pada masalah yang lebih serius.
Salah satunya adalah perasaan cemas yang dialami saat akan masuk ke sekolah dan berdasarkan data penelitian pada 2003 di Amerika Serikat menunjukkan bahwa gangguan kecemasan adalah salah satu bentuk penyakit jiwa terbanyak yang dialami oleh anak-anak dan 10% di antaranya membutuhkan perawatan medis.

 

Jadi, risiko anak-anak prasekolah di Amerika Serikat untuk terkena gangguan kecemasan bisa naik di atas 10%. Kecemasan itu sendiri dapat berpengaruh negatif kepada diri anak dalam jangka panjang, di antaranya hilangnya kepercayaan diri, sulit untuk bersosialisasi, perasaan tidak berdaya, anak terlihat menjadi pemurung, dan tidak jarang muncul perasaan khawatir.
(tty)




Orignal From: Anak Tiba-Tiba Cemas? Begini Atasinya

Wednesday, September 5, 2012

Mau Tau Proses Orgasme Wanita? Ini Jawabannya!



SELAMA ini pria telah dipetakan bahwa otak mereka terisi oleh erotisme selama beberapa dekade, sedangkan orgasme wanita masih tetap menjadi misteri sampai sekarang. Dan untuk pertama kalinya telah diketahui mengenai pemetaan orgasme wanita.

Para peneliti di Rutgers University telah memetakan otak seksual wanita untuk pertama kalinya. Studi ini terletak pada daerah otak yang merespon stimulasi, serviks Miss V, klitoris, dan puting.

 

Ini ditemukan bahwa setiap zona sensitif seksual dikaitkan dengan bagian terpisah dari otak yang berkumpul di satu wilayah tengkorak wanita. Daerah yang sama juga dikaitkan dengan rangsangan genital pada pria.

Peneliti yang dipimpin oleh Barry Komisaruk R., BS, Ph.D., dari Rutgers University, menggunakan functional magnetic resonance imaging (FMRI) untuk memetakan respon kortikal sensorik ke klitoris, Miss V, leher rahim, dan puting pada stimulasi diri, yang dilakukan oleh 11 wanita sehat dengan usia 23-56 tahun.

Para peneliti juga memetakan tanggapan terhadap rangsangan dari ibu jari dan kaki yang besar. Hasil ditemukan bahwa rangsangan dari masing daerah genital pada kenyataannya menghasilkan aktivasi yang signifikan dan kuat dari situs tertentu dan berbeda di korteks sensorik.

Para ilmuwan menemukan bahwa stimulasi diri sendiri pada puting diaktifkan pada wilayah yang sama dari otak yang berhubungan dengan alat kelamin.

"Ini meletakkan dasar bagi pemahaman tentang bagaimana stimulasi genital menyebar berurutan melalui otak dari aktivasi awal korteks sensorik dimana akhirnya mengaktifkan wilayah otak yang menghasilkan orgasme," kesimpulan dari Komisaruk, seperti yang dikutip dari Mid Day. (ina)

 
(tty)




Orignal From: Mau Tau Proses Orgasme Wanita? Ini Jawabannya!

Tuesday, September 4, 2012

Nuansa Ungu Tingkatkan Gairah Seksual



MENURUT sebuah studi baru, pria dan wanita yang tidur dalam kamar tidur bernuansa ungu ternyata lebih sering melakukan hubungan seks.

 

Pasangan yang mencat dinding kamar tidur mereka dengan warna lilac atau menggunakan seprei warna ungu rata-rata bercinta 3,5 kali dalam seminggu.

 

Survei yang dilakukan terhadap 2.000 orang dewasa oleh peritel Littlewoods.com ini menemukan bahwa warna selanjutnya yang meningkatkan gairah adalah warna merah. Pasangan yang memiliki tempat tidur bernuansa merah bercinta 3,2 kali per minggu. Sementara pasangan dengan kamar tidur bernuansa biru ada di urutan ketiga dengan rata-rata 3,1 kali seminggu, seperti dilansir The Sun.

 

Yang paling tidak bergairah adalah pasangan yang kamar tidurnya berdinding abu-abu atau menggunakan selimut penutup. Mereka berhubungan seks hanya 1,8 kali.

 

Pasangan yang tidur dengan seprei sutera juga lebih aktif bercinta dengan rata-rata 4,25 kali seminggu, dibandingkan dengan pasangan yang tidur menggunakan sprei kapas (2,72), nilon (2,35) dan polyester (2,33).

 

Laurence Llewelyn-Bowen, ahli gaya dari Littlewoods Homes mengatakan, "Selama bertahun-tahun saya telah mengatakan kepada orang-orang di Inggris, kamar tidur bernuansa krem membuat kehidupan seks menjadi runyam. Itu salah satu hal yang saya harap tidak terjadi pada siapa pun." (ina)
(tty)




Orignal From: Nuansa Ungu Tingkatkan Gairah Seksual

Monday, September 3, 2012

Ukuran Mr P, Fantasi Seksual Wanita Capai Orgasme


UKURAN Mr P mempunyai ruang khusus di dalam pikiran seorang wanita, tetapi hal itu hanya datang pada saat orgasme wanita. Ukuran Mr P itu sendiri digunakan bukan pada saat durasi foreplay, melainkan untuk meningkatkan kemungkinan memenuhi fantasi seksual wanita.

Seperti yang dilansir Mid Day, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Stuart Brody dari Universitas West of Scotland, memfokuskan pada sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap keteraturan orgasme Miss V. Para peneliti menggambarkan orgasme Miss V sebagai orgasme yang dihasilkan hanya dari gerakan Mr P di daerah Miss V wanita tanpa stimulasi tambahan.

Boffins menemukan bahwa faktor-faktor seperti ukuran panjang Mr P, durasi hubungan seksual, kemampuan untuk fokus pada sensasi mental Miss V, minus durasi foreplay, dan meningkatkan kemungkinan orgasme.

"Mengingat Miss V memiliki kepadatan tinggi saraf menyeluruh, stimulasi yang lebih menyeluruh berasal dari panjang penuhnya Miss V tersebut, mungkin menghasilkan pengalaman yang lebih memuaskan," dikutip ABC Science.

Tetapi beberapa peneliti Australia dan praktisi telah melihat keraguan atas metodologi dan motivasi di balik penelitian tersebut. Dr Gemma O'Brien, seorang ahli ilmu faal reproduksi dari University of New England di Armidale mengatakan, "Pelaporan diri memerlukan perlakuan yang sangat hati-hati. Hal ini datang ke persepsi dan yang memperkenalkan kelemahan dalam studi tersebut."

Dr.Vivienne Cass, seorang profesor di Curtin University of Technology, Perth dan penulis The Orgasm Elusive, juga mempertanyakan motivasi dari penelitian yang diberikan Miss V dalam orgasme dimana secara signifikan lebih besar dari klitoris.

 
Associate Professor Rosemary Coates, juga dari Curtin University of Technology dan presiden dari Asosiasi Dunia untuk Kesehatan Seksual, mengatakan "Beberapa bentuk rangsangan klitoris hampir selalu diperlukan untuk memicu orgasme." (ina)
(tty)




Orignal From: Ukuran Mr P, Fantasi Seksual Wanita Capai Orgasme

Incoming Search :

seks orgasme,posisi sek wanita,gaya hubungan sek,cara berhubungan sek,membuat wanita klimaks,cara melakukan hubungan badan,cara cepat membuat wanita organisme,cara gaya seks,posisi sek terbaik,bagaimana membuat wanita klimaks,cara melakukan hub intim,cara seks wanita,cara cepat organisme wanita,www hubungan sek,model gaya seks,cara behubungan intim,posisi saat berhubungan badan,cara cara melakukan hubungan sek,posisi untuk seks,gaya posisi sek,proses melakukan seks,berhub intim,tips hubungan sek,saat berhubungan,video wanita klimak,cara membuat wanita klimax,cara cara melakukan hubungan,

Sunday, September 2, 2012

Abaikan Kritik, Rahasia Langgeng Hubungan Beda Usia



BEDA usia yang jauh dalam hubungan percintaan seringkali memicu masalah. Yang perlu Anda lakukan ialah berkomitmen dan abaikan kritik dari orang lain.

Konon, cinta itu buta hingga perbedaan usia yang besar bukanlah sebuah masalah. Fenomena ini memang cukup menarik. Sebab, tak hanya wanita muda yang melakoninya, melainkan juga pria muda. Semakin berkembangnya zaman, semakin usia tak lagi dianggap sebagai penghalang.

Bila Anda sedang menjalani hubungan seperti ini, jangan pernah merasa pesimistis. Berikut ini beberapa hal yang dapat menjaga keharmonisan hubungan beda usia, seperti dilansir Mag for Women.

Jangan tersinggung

Masalah paling umum Anda akan hadapi ialah menangani kritik dari keluarga dan teman-teman. Padahal, ini dapat memengaruhi kesetaraan pribadi dengan pasangan. Lantas apa yang harus Anda lakukan? Sederhana, abaikan orang-orang yang mengkritik dan berbicara tentang hubungan Anda. Jangan berdebat, bersikap defensif, dan tersinggung karena hal ini bisa menciptakan konflik dalam hubungan. Bersikaplah tenang dalam menghadapi hal ini.

Tetap berkomitmen dan kompromi

Persiapan mental merupakan modal penting untuk menjalani hubungan yang memiliki perbedaan usia yang besar. Jagalah komitmen Anda dengannya, tak usah ambil pusing terhadap kata-kata orang lain.

Berpikir di luar daya tarik fisik

Perbedaan usia yang besar tentu saja membuat pasangan yang lebih tua akan cepat menua. Setelah beberapa lama, daya tarik fisik juga akan semakin berkurang. Anda perlu memahami hal ini dan berpikir di luar daya tarik fisik. Hal ini dapat memperkuat hubungan Anda seiring berjalannya waktu. (git) (tty)




Orignal From: Abaikan Kritik, Rahasia Langgeng Hubungan Beda Usia

Saturday, September 1, 2012

Berselera Fesyen Tinggi, Hitz Tak Sewa Stylist Pribadi



BERKARIR di dunia hiburan sudah pasti dituntut memiliki selera fesyen yang tinggi. Apalagi, jika nantinya ingin ditonton oleh jutaan penggemarnya.

 

Oleh karenanya, penampilan yang modis dan berbeda tentu akan menjadi daya magnet tersendiri. Seperti yang dilakukan oleh salah satu boyband pendatang baru, Hitz.

 

Grup musik yang beranggotakan tiga personel diantaranya Irwan, Ferdinand dan Lee ini memang mengadopsi gaya fesyen Korea. Maka tak heran, jika penampilan mereka pun terlihat seperti boyband dari Negeri Ginseng. Meski demikian, mereka juga masih tetap mengedepankan unsur padu padan.

 

"Sebenarnya lebih ke Indonesia, Korea sama international style, jadi kita tetap padukan supaya bisa diterima oleh orang-orang,"ujar Ferdinand saat berbincang dengan Okezone di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (01/09/2012).

 

Namun, untuk menghadirkan gaya berbusananya selama ini, pria asal Surabaya tersebut mengaku jika para personel Hitz tidak menyewa jasa stylist pribadi. Sebab, masing-masing personelnya sudah memiliki cita rasa fesyen yang tinggi.

 

"Untuk sampai saat ini dari kita sendiri, kebetulan untuk background-nya Irwan dan Lee itu modeling, dari situ kita kolaborasi, sambil reseach juga,"tutupnya.
(tty)




Orignal From: Berselera Fesyen Tinggi, Hitz Tak Sewa Stylist Pribadi

Friday, August 31, 2012

Sering Diwarnai, Rambut Ayu Ting Ting Tipis





"Saya memang sengaja, kalau rambut berubah-ubah mulu. Karena kalau warnanya sudah agak-agak luntur, langsung warnai lagi," tutur Ayu saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (31/8/2012).

Agar terlihat lebih natural, Ayu memilih warna yang soft. Pasalnya, dia mengaku sudah lelah dengan warna rambut yang terlalu terang. Apalagi, saat ini rambutnya sudah mulai rusak karena perwarna rambut.

"Sekarang saya sudah lelah yang warnanya terang-terangan. Ingin yang soft saja, kayak cokelat gini. Ini rambut saja sudah mulai tipis, kering," jelas Ayu sambil membelai rambutnya yang berkurang volumenya.

Karena itulah, dara yang menggemari penampilan artis-artis Korea ini berusaha untuk memberikan perawatan ekstra untuk kesuburan rambutnya. Namun sayangnya, Ayu tidak terlalu suka melakukan perawatan di salon. Dia lebih memilih melakukannya sendiri di rumah.

"Selagi saya masih bisa, saya keramas sendiri. Rambut saya bersih wangi, itu yang penting kan. Kecuali kalau rambut saya sudah kering, baru ada perawatan sedikit," tutupnya. (ina)
(tty)




Orignal From: Sering Diwarnai, Rambut Ayu Ting Ting Tipis