Tuesday, September 18, 2012

Berharap Badai Samba Berlalu

Cuaca

Berharap Badai Samba Berlalu

Penulis : Irma Tambunan | Selasa, 18 September 2012 | 13:43 WIB

Dibaca:

JAMBI, KOMPAS.com - Tim modifikasi cuaca untuk penyemaian hujan buatan berharap, badai tropis Samba segera berlalu.

Penyemaian garam di atas awan cumulus sangat dibutuhkan, untuk menghasilkan hujan buatan yang efektif mengendalikan kebakaran lahan dan hutan di Jambi.

Koordinator Tim Modifikasi Cuaca (TMC) Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) untuk Provinsi Jambi, Djazim Syaifullah, mengatakan, sudah hampir sepekan badai Samba yang berlangsung di wilayah utara Filipina mempengaruhi cuaca di Jambi.

Ketersediaan awan cumulus menipis, sehingga peluang hujan hampir tidak ada. Walaupun tim telah menebar lebih dari 11 ton garam di atas langit Jambi, hujan belum juga turun dalam sepekan terakhir ini.

"Wilayah Jambi ikut terpengaruh badai Samba. Pertumbuhan awan cumulus sangat kecil di wilayah ini," ujarnya, Selasa (18/9).

Pihaknya berharap badai ini segera berlalu. "Kami juga memperoleh informasi bahwa Badai Samba akan melemah mulai hari ini. Kami sangat berharap badai ini berlalu, supaya peluang hujan bisa lebih besar," tambahnya.

Tim memulai hujan buatan sejak Jumat (7/9/2012) pekan lalu. Saat ini, sudah 11,3 ton garam ditebar pada ketinggian 8.000 kaki hingga 12.000 kaki. Penyemaian garam menghasilkan hujan pada Sabtu dan Minggu (9/9/2012) di Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. Namun setelah itu, hujan tidak lagi turun walaupun penyemaian garam masih berlanjut.

18 Sep, 2012


-
Source: http://regional.kompas.com/read/xml/2012/09/18/13430235/Berharap.Badai.Samba.Berlalu
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com