Tuesday, June 26, 2012

Ini Komentar Mega Soal Klaim Tari Tortor






TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, angkat bicara ihwal rencana pemerintah Malaysia mengklaim tari tortor dan alat musik Gordang Sambilan asal Mandailing, Sumatera Utara.

"Dicolong Malaysia, baru kita ngamuk. Tidak dari awal (dipatenkan)," kata dia saat melantik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Taruna Merah Putih dan Departemen Pelajar Mahasiswa Pemuda Olahraga di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2012.

Mega menuturkan, ia sudah mengusulkan mematenkan budaya Indonesia sejak menjabat sebagai Wakil Presiden. "Saya sudah bilang ada yang namanya hak atas kekayaan intelektual. Ada undang-undangnya dan itu barang (bisa) dipatenkan," ujar dia.

Menurut dia, tak perlu repot-repot produk budaya Indonesia langsung didaftarkan ke organisasi kebudayaan internasional (Unesco). "Pergi saja ke hak paten. Patenkan tortor itu milik kita sambil jalan (proses pendaftaran) di Unesco," ucap putri sulung mantan Presiden Soekarno ini.

Polemik klaim Malaysia terhadap budaya Indonesia kembali memanas belakangan ini setelah kantor berita Bernama di Malaysia melansir keinginan pemerintahnya untuk mematenkan budaya tari tortor dan alat musik Gordang Sambilan.

PRIHANDOKO

Berita Terpopuler
Dahlan Sumbang 6 Bulan Gajinya untuk Gedung KPK
Pedagang Kaki Lima Sumbang Biaya Gedung Baru KPK
Umar Patek Sempat Marah Lihat Rakitan Bom Bali I
Marzuki Bantah DPR Jegal Pembangunan Gedung KPK
DPR Tahan Anggaran Gedung KPK Dua Kali


 





Orignal From: Ini Komentar Mega Soal Klaim Tari Tortor