Thursday, January 17, 2013

Seks & Alkohol, Cukupkah Membuat Orang Bahagia?



KEBAHAGIAAN antar satu dengan yang lain memang berbeda. Meski demikian, banyak orang mengaku jika seks menjadi salah satu elemen pencipta kebahagian.

Penelitian oleh peneliti pascasarjana psikologi, Carsten Grimm, dari Universitas Canterbury di Selandia Baru menemukan bahwa orang-orang menilai seks sebagai kegiatan yang membuat mereka kebahagiaan, diikuti oleh minum alkohol atau berpesta. Sedang melakukan kegiatan bersama anak atau merawat anak ada di peringkat kelima.

Para peneliti di universitas tersebut melakukan penelitian dengan menggunakan metode menarik untuk mengumpulkan data tentang apa yang orang lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana perasaan mereka tentang aktivitas masing-masing, yaitu melalui SMS.

 Grimm meminta peserta survei memeringkatkan 30 kegiatan (dari membesarkan anak sampai bermain video game) dalam tiga kategori. Ketiga kategori itu, yaitu apakah kegiatan tersebut membuat mereka senang, seberapa terlibatnya mereka ketika melakukan aktivitas tersebut, dan apakah kegiatan itu membuat mereka bahagia secara keseluruhan. Dan hasilnya adalah, berhubungan seks menempati urutan pertama di semua kategori, seperti dilansir She Knows.

Kegiatan lain yang masuk daftar sebagai hal yang membuat kita bahagia adalah menjadi sukarelawan dan pengasuh (3), meditasi dan kegiatan keagamaan (4), mendengarkan musik atau podcast (6), dan bersosialisasi (7). (ind) (tty)




Orignal From: Seks & Alkohol, Cukupkah Membuat Orang Bahagia?